Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita TasikmalayaPMII Soroti Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Kota Tasikmalaya

PMII Soroti Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Kota Tasikmalaya

Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Berserakannya sampah di hampir setiap titik pinggir jalan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terus menuai polemik.

Setelah sebelumnya mendapat sorotan dari Lembaga Perlindungan Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI), kali ini Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Tasikmalaya juga ikut menyoroti masalah sampah.

PMII menilai polemik sampah di Kota Tasikmalaya tidak pernah terselesaikan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya. 

Menurut Ketua PMII Kota Tasikmalaya Muhaemin Abdul Basit, peran Pemkot Tasikmalaya tidak begitu signifikan dalam pengelolaan sampah.

Baca Juga : Tsunami Sampah di Kota Tasikmalaya, Masih Layak Disebut Kota Resik?

“Sehingga menyebabkan pembeludakan sampah di mana mana,” ucapnya kepada HR Online, Rabu (25/5/2022).

Alasan Klasik Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Kota Tasikmalaya

Sebelumnya diberitakan HR Online, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, Deni Diyana, mengakui terjadi peningkatan jenis sampah rumah tangga selama akhir ramadan sampai lebaran.

Oleh karena itu, menurutnya armada pengangkut sampah yang DLH miliki cukup kewalahan menanganinya.

Selain itu, permasalahan lainnya salah satu alat berat (dozer) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir rusak. Sehingga operasional pengolahan sampah terganggu. 

“Jadi, truk sampah yang seharusnya datang dan langsung curah, karena ada penumpukan sampah maka terjadi antrean truk antara 2-3 jam,” tutur Deni.

Menurutnya, antrean truk tersebut membuat rotasi armada pengangkut sampah menjadi terganggu.

Biasanya, armada mengangkut 4-6 rit. Akan tetapi saat ini, katanya, truk paling bisa mengangkut sampah 3-4 rit saja. 

“Kondisi ini lah yang otomatis berdampak pada pengangkutan sampah di TPS-TPS di wilayah Kota Tasikmalaya,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PMII Kota Tasikmalaya menegaskan, bahwa alasan armada adalah klasik.

Pasalnya, pada tahun 2021 Pemkot menyampaikan kendala tidak maksimalnya pengelolaan sampah karena kurangnya armada.

“Kemudian tahun 2022 poin yang disampaikan masih sama yaitu kurangnya armada,” jelasnya.

Sehingga menurutnya, hal tersebut memperlihatkan tidak matangnya perencanaan Pemkot Tasikmalaya dalam mengkaji dan mencari solusi menangani sampah berserakan di pinggir jalan.

“Ini membuktikan Pemkot Tasikmalaya tutup mata,” tukasnya.

Masalah Sampah Jadi Bom Waktu

Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa penanganan sampah perlu perencanaan yang matang, dan eksekusi yang cepat, serta menangani dari hulu sampai hilir.

Selain itu, peran komunikasi Pemkot Tasikmalaya dan stakeholder harus berjalan. Hal tersebut untuk menangani dan menekan jumlah sampah.

Jadi, katanya, bukan cuma menyalahkan dan menekan kesadaran masyarakat saja. Dan tidak perlu pura-pura kekurangan informasi mengenai masalah sampah berserakan di pinggir jalan Kota Tasikmalaya.

“Lihat saja dampak lingkungan yang kita rasakan saat ini. Sungai tercemar, banjir ketika hujan. Selain itu, saat kemarau panasnya luar biasa, karena gas metana sampah hasilkan,” katanya.

Muhaemin menegaskan, bukan masyarakat saja yang dituntut untuk disiplin. Tetapi pemerintah dan pengusaha yang ada di Kota Tasik agar disiplin dan sadar bahwa sampah bukan masalah yang sepele.

“Apalagi Kota Tasikmalaya menurut BPS jumlah penduduknya 716.000 orang dan luas lahan 18.385,07 hektare, ini akan menjadi bom waktu, ketika pengelolaan sampah tidak dikelola dengan baik,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...