Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranSoal Ronggeng Gunung, Pangandaran akan Koordinasi ke Pemprov Jabar

Soal Ronggeng Gunung, Pangandaran akan Koordinasi ke Pemprov Jabar

Foto: Ilustrasi Ronggeng Gunung

Seni Tari Ronggeng Gunung yang dipopulerkan oleh Nyi Raspi, seniman asal Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Foto: Ist/Net
Seni Tari Ronggeng Gunung yang dipopulerkan oleh Nyi Raspi, seniman asal Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Foto: Ist/Net

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Penjabat Bupati Pangandaran, Endjang Naffandy, mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Jabar agar mengkaji kembali terkait asal muasal Seni Budaya Ronggeng Gunung.

Endjang menambahkan, ketika wilayah Pangandaran belum menjadi daerah otonom, memang tidak salah apabila Ronggeng Gunung disebut sebagai seni budaya Kabupaten Ciamis. Tetapi, ketika Pangandaran sudah berpisah dari Ciamis, otomatis kondisi itu pun berubah.

Menurut Endjang, catatan sejarah mengenai lahirnya Seni Tari Ronggeng Gunung berasal dari cerita Dewi Samboja dari Kerajaan Pananjung yang kala itu berperang dengan Bajo (Bajak Laut). Kalau ditelaah dari sejarah itu, lanjut dia, sangat jelas Ronggeng Gunung berasal dari wilayah Pangandaran.

“Bajo atau bajak laut itu pastinya berada di daerah pantai. Logika sederhananya, apa mungkin bajak laut berada di Kabupaten Ciamis yang daerahnya tidak memiliki kawasan pantai? Kalau di Pangandaran sangat mungkin, karena punya kawasan pantai,” ujarnya.

Fakta lainnya, tambah Endjang, bahwa penyebaran atau berkembangnya seni Ronggeng Gunung merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Pangandaran. Sementara di Kabupaten Ciamis, kata dia, Ronggeng Gunung hanya berkembang di satu daerah saja, yakni di Kecamatan Banjarsari.

“Apakah di Panjalu atau di daerah Ciamis lainnya berkembang seni Ronggeng Gunung? Tidak kan!. Nah, fakta-fakta kekinian itu bisa menjadi bukti bahwa Ronggeng Gunung berasal dari Pangandaran,” tegasnya.

Endjang mengatakan, meski Ciamis sudah menyatakan enggan melepas Ronggeng Gunung, pihaknya yang didorong oleh seluruh Budayawan Pangandaran akan segera melakukan klarifikasi ke Pemprov, BPNB, Lembaga HAKI dan UNESCO untuk meminta meninjau ulang terkait asal muasal Ronggeng Gunung.

“Kita akan meminta dilakukan sebuah kajian sejarah yang dilakukan oleh akademisi dan ahli sejarah mengenai asal muasal seni tari Ronggeng Gunung. Apakah asli seni budaya dari Ciamis atau Pangandaran,” ujarnya. (Mad/Ntang/Koran-HR)

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut, Polisi Olah TKP

harapanrakyat.com,- Seorang wisatawan kolam renang di Cipanas Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas tenggelam saat rekreasi, Minggu (6/4/2025). Petugas kepolisian dari Polsek Tarogong Kaler bersama...
Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...