Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Pelayanan di Disdukcapil atau Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, saat ini terhenti selama 3 hari kedepan.
Hal tersebut karena saat ini Disdukcapil Ciamis sedang melakukan migrasi data ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Migrasi data administrasi kependudukan itu menuju Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terpusat sesuai dengan Permendagri.
Kabid Pelayanan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Ciamis, Didin Hardisuryaman mengatakan, untuk sekarang ini input data pembuatan KTP dihentikan untuk sementara.
Jadi, katanya, Disdukcapil Ciamis hanya menerima berkas saja. Ia pun memohon maaf kepada masyarakat yang datang ke kantor belum bisa langsung menerima KTP.
“Terhenti selama 3 hari. Jadi bagi yang sekarang mengirimkan berkas, nanti pada hari Kamis atau Jumat sudah bisa menerima KTP-nya,” katanya kepada HR Online, Selasa (22/3/2022).
Menurutnya, meskipun nanti migrasi data ini sampai 3 hari, namun pelayanan Disdukcapil mungkin belum bisa optimal sampai akhir bulan Maret ini. Pasalnya, adanya proses penyesuaian terlebih dahulu.
“Mungkin bulan April akan kembali maksimal untuk pelayanan di Disdukcapil Ciamis. Mudah-mudahan saja migrasi ini lancar. Karena kalau gagal nanti harus mengulang lagi,” tuturnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, dengan adanya migrasi data terpusat ini bisa mempermudah warga. Seperti halnya mengurus kepindahan kependudukan atau pembaharuan data lainnya.
Tidak hanya itu, warga juga bisa mencantumkan nomor WA aktif dan email. Nantinya akan ada notifikasi masuk, sehingga bisa memantau proses pembaharuan KTP.
“Migrasi data terpusat ini juga bisa mencegah adanya data ganda dan gantung. Jadi jika ada yang pindah ke daerah lain, akan langsung ada notifikasi di daerah tujuannya. Sehingga warga tersebut tidak ribet lagi,” jelasnya.
Sementara itu, untuk ketersediaan blanko KTP sendiri Disdukcapil Ciamis saat ini hanya ada sebanyak 3.000 blanko. Namun blangko tersebut juga hanya untuk seminggu kedepan.
“Iya memang kurang. Kita rencananya akan ke Jakarta lagi untuk mengajukan blanko KTP, rencananya akhir bulan ini,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor-Adi)