Galaksi Bunga Matahari terletak di rasi bintang Canes Venatici. Galaksi tersebut memiliki cakram pusat dengan banyak segmen lengan pendek.
Lengan-lengan galaksi yang berbentuk spiral yang unik. Galaksi satu ini menjadi bagian dari grup M51 yang merupakan kelompok galaksi.
Nama resmi dari galaksi satu ini adalah M63. Tercatat hingga kini galaksi M63 masih aktif dengan inti LINER.
Penemuan Galaksi Bunga Matahari
Di alam semesta ini terdapat jutaan galaksi. Namun, baru beberapa yang berhasil teridentifikasi oleh para ilmuwan.
Pada 14 Juni 1779, seorang astronom berhasil menemukan keberadaan galaksi baru. Galaksi tersebut kemudian dinamakan sebagai Messier 63, M63, atau NGC 5055.
Baca Juga: Galaksi Ursa Mayor yang Membentuk Konstelasi, Ini Dia 7 Bintangnya!
Astronom yang berhasil menemukan keberadaan galaksi tersebut adalah Pierre Francois Andre Mechain. Galaksi M63 terletak di rasi bintang Canes Venatici.
Messier 63 memiliki cakram pusat yang terdapat banyak segmen lengan berbentuk spiral berukuran pendek di sekelilingnya. Hal itu membuat penampakan Messier 63 mirip seperti bunga matahari.
Sehingga, Messier 63 mendapat julukan galaksi Bunga Matahari hingga kini. Bahkan, orang awam sepertinya akan lebih mengenal julukan tersebut daripada nama aslinya.
Galaksi Messier 63 menjadi bagian dari grup M51 yang juga mencakup galaksi Pusaran.
Jarak galaksi Messier 63 dari Bumi cukup jauh, yakni 27 tahun cahaya. Messier 63 memiliki magnitudo 9,3 dan hanya terlihat seperti petak cahaya redup dari teleskop berukuran kecil.
Oleh sebab itu, untuk meneliti galaksi ini membutuhkan teleskop modern luar angkasa yang sangat canggih. Waktu yang paling tepat untuk mengamati Messier 63 adalah pada bulan Mei setiap tahunnya.
Termasuk ke Dalam Tipe Galaksi Spiral
Galaksi dalam pengertiannya secara ilmiah merupakan sebuah sistem yang sangat besar. Di dalam galaksi terdapat berbagai macam materi yang saling terikat oleh gaya gravitasi.
Jenis galaksi juga tidak hanya satu. Ada berbagai macam jenis galaksi berdasarkan bentuknya.
Baca Juga: Tempat Teraman Tinggal di Bima Sakti, Penelitian Terbaru Para Astronom
Jenis yang paling umum dimiliki galaksi sejauh ini adalah spiral. Galaksi Bunga Matahari menjadi salah satu bagian dari kelompok tersebut.
Hal itu terlihat dari adanya cakram dan lengan-lengan pendek di sekitar Messier 63 yang menjadi ciri khasnya.
Lengan cakram merupakan daerah tempat pembentukan bintang-bintang baru. Itulah kenapa, daerah tersebut selalu terlihat lebih terang daripada pusat galaksi itu sendiri.
Daerah cakram galaksi spiral memiliki bintang muda yang masih sangat panas. Salah satu keunikan dari Messier 63 adalah cakram lengannya yang tidak utuh.
Jika terlihat dari teleskop, lengan cakram galaksi Messier 63 ini seperti putus-putus yang menjadikannya spiral flokulen.
Sepasang lengan galaksi bersinar akibat radiasi dari keberadaan bintang biru di sana. Bintang tersebut baru saja terbentuk dan akan lebih terlihat jelas dalam proses observasi spektrum inframerah.
Melansir dari Wikipedia, jenis galaksi spiral terdiri dari jutaan bintang di dalamnya. Meski tidak semasif Bima Sakti, Messier 63 tetap mengandung jutaan bintang muda hingga tua.
Seperti galaksi spiral lainnya, Messier 63 memiliki bagian utama berupa halo, bulge, dan lengan spiral.
Terdapat tiga bagian pada galaksi spiral. Bagian tersebut mencakup titik pusat galaksi, lingkaran bintang, dan tumpuk bintang.
Rasi Bintang Canes Venatici
Seperti yang disebutkan sebelumnya, galaksi Bunga Matahari terletak di rasi bintang Canes Venatici. Seperti apa sebenarnya rasi bintang satu ini?
Canes Venatici juga memiliki nama lain sebagai anjing pemburu. Rasi bintang ini termasuk ke dalam kategori kecil yang berada di utara.
Baca Juga: Model Skala Sistem Tata Surya, Apa Fungsi Sesungguhnya?
Ilmuwan pertama yang memperkenalkan keberadaan Canes Venatici adalah Johannes Hevelius pada abad ke-17.
Luas rasi bintang sekitar 465 derajat persegi dengan bintang yang paling terang bernama Cor Caroli. Canes Venatici berbatasan dengan rasi bintang Ursa Mayor, Bootes, dan Coma Berenices.
Rasi bintang Canes Venatici dapat terlihat dengan baik pada wilayah dengan garis lintang +90 derajat dan -30 derajat.
Waktu pengamatan paling baik adalah pada pukul 21.00 WIB selama bulan Mei, sama seperti galaksi di Messier di dalamnya.
Untuk mendapatkan gambar yang lebih nampak, maka pengamatan Canes Venatici beserta Messier 63 dapat menggunakan teleskop luar angkasa khusus.
Hal itu karena jarak mereka yang cukup jauh dari Bumi membuatnya terlihat samar jika hanya dengan teleskop biasa. Sejak penemuannya, ilmuwan masih mengamati bagaimana bintang terbentuk di galaksi Bunga Matahari ini. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)