Fosil reptil bersayap Pterosaurus berhasil para ahli temukan di Skotlandia. Kira-kira seperti apa ya bentuknya? Lebar sayap pada fosil tersebut sekitar 2.5 meter. Sontak saja penemuan fosil ini membuat ilmuwan memiliki bahan penelitian lebih banyak.
Baca Juga: Fosil Bunga Nanjinganthus Ditemukan di Tiongkok Berusia 174 Juta Tahun
Ilmuwan Temukan Fosil Reptil Bersayap Pterosaurus
Dalam evolusi Bumi, terdapat sebuah makhluk hidup berukuran raksasa yang hidup jutaan tahun lalu. Makhluk tersebut memiliki nama dinosaurus.
Dinosaurus sama dengan binatang-binatang saat ini. Mereka terdiri dari berbagai jenis. Namun, dinosaurus harus punah karena adanya bencana alam dahsyat di Bumi.
Mereka yang mati akan terkubur jauh di dalam tanah, sedangkan yang bertahan hidup perlahan-lahan menyusut dan berevolusi menjadi jenis baru.
Tubuh dinosaurus yang punah akhirnya tertimbun di dalam tanah hingga jutaan tahun lamanya. Beberapa dari mereka berhasil terdeteksi.
Baru-baru ini, ilmuwan berhasil menemukan fosil di sekitar Isle of Skye yang berada di lepas pantai barat laut Skotlandia. Fosil tersebut terlihat memiliki sayap yang lebarnya mencapai 2,5 meter.
Tidak hanya itu, fosil juga memiliki kepala yang aerodinamis dengan gigi atas dan bawah saling bersilangan seperti halnya bulu kaku pada tumbuhan penangkap lalat Venus.
Dengan begitu, ilmuwan memperkirakan bahwa temuan tersebut adalah fosil dari Pterosaurus, si burung purba.
“Ini merupakan kali pertama dalam sejarah yang sangat panjang (penelitian Pterosaurus di Inggris), kami berhasil menemukan tengkorak dan tubuh yang saling menempel” ujar Natalia Jagielska University of Edinburgh.
Jagielska juga menambahkan bahwa fosil reptil bersayap Pterosaurus ini adalah remaja sedang bertumbuh yang dibuktikan dengan tulang belum menyatu di kepala dan punggungnya.
Struktur mikro tulang juga terlihat tumbuh cepat. Meski masih muda, nyatanya fosil ini memiliki tulang tungkai dan tengkorak yang lebih panjang.
“Perkiraan lebar sayap total lebih besar dari Pterosaurus lainnya. Anggota spesies terbesar mungkin mencapai 3,8 meter” tambah Jagielska.
Baca Juga: Fosil Spesies Callichimaera Perplexa Bermata Besar 95 Juta Tahun
Berusia 170 Tahun
Melalui penelitian, ilmuwan memperkirakan bahwa fosil tulang sudah berusia 170 tahun. Spesies ini membuktikan bahwa Pterosaurus membesar jauh lebih awal dari zaman prasejarah.
Pterosaurus sendiri adalah reptil terbang yang sudah berevolusi sejak 230 juta tahun lalu selama periode trias.
Tetapi, pada zaman kapur Pterosaurus seperti Quetzalcoatlus sudah tumbuh seukuran jet tempur modern dengan lebar sayap mencapai 12 meter.
Lebih lanjut dari inspeksi visual lebih dekat serta mikro tomografi terkomputerisasi sinar X mengungkapkan bahwa kerangka terpelihara dengan baik.
Baca Juga: Misteri Coretan Stephen Hawking Belum Juga Terkuak, Akan Dipamerkan!
Meski sudah berusia 170 tahun, bentuk tulang tersusun seperti di kehidupan nyata yang tertanam di lempengan batu kapur.
Seperti jenis lainnya, fosil reptil bersayap Pterosaurus memiliki leher dan ekor panjang namun tidak memiliki jambul. Gigi atas yang bawah dan bersilang di luar mulut juga menjadi penanda bahwa mereka berburu dan menangkap ikan. (R10/HR-Online)