Rabu, Februari 12, 2025
BerandaBerita TerbaruFitur AI Cinemagraph pada Huawei P50 Pro, Hadir Lebih Canggih

Fitur AI Cinemagraph pada Huawei P50 Pro, Hadir Lebih Canggih

Fitur AI Cinemagraph memberikan pengalaman fotografi nyata bagi para penggemarnya. Huawei P50 Pro akan hadir di Indonesia tanggal 11 Februari 2022.

Ponsel flagship terbaru ini diklaim menghadirkan pengalaman fotografi paling nyata di kelasnya.

Kemampuan fotografi dari smartphone ini memperoleh dukungan pembaruan AI Cinemagraph.

Teknologi tersebut membantu mengabadikan momen pada objek bergerak. Saat penggunanya menekan tombol shutter, maka tidak akan kehilangan momen tersebut.  

Teknologi tersebut semakin sempurna dengan mengintegrasikan desain kamera dual-matrix. Kombinasinya dapat mengabadikan momen foto dan video, namun dengan lebih jernih, dramatis, stabil, serta penuh warna.  

Patrick Ru, Country Head of Huawei CBG Indonesia mengungkapkan melalui setiap produk dari Huawei seri P.

Huawei selalu berupaya dalam menghadirkan pengalaman fotografi terbaik bagi penggemarnya.

Hadirnya AI Cinemagraph sebagai bukti dedikasi untuk pengembangan teknologi yang sudah dijalankan selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Kelebihan HP Huawei P50 Pro yang Segera Hadir di Indonesia

Mengenal Fitur AI Cinemagraph

Cinemagraph merupakan efek artistik di antara foto dan video untuk membentuk momen lebih hidup, namun dari jalinan visual stabil dan dinamis secara bersamaan. Karakteristik fantastis dan menawan dari teknologi ini memberikan pengalaman sensorik terbaik.

Bahkan juga menghasilkan setiap karya visual yang lebih menonjol dari foto dan video biasa. Perlu diketahui di fotografi konvensional, umumnya Cinemagraph membutuhkan integrasi sejumlah perangkat sekaligus hanya sekali waktu.

Seperti penggunaan smartphone, kamera, dan tripod. Bahkan belum termasuk dengan gadget lunak profesional seperti halnya Photoshop serta After Effects. Untuk dapat mengkombinasikan dengan masking agar hasil akhirnya tampak lebih hidup.

Semuanya memang membutuhkan keterampilan penyuntingan tertentu. Hal ini juga membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk benar-benar memahaminya.

Meski tersedia aplikasi mobile yang dapat memberikan efek serupa, namun pengoperasiannya tidak mudah, efeknya terbatas, dan beberapa di antaranya berbayar.

Saat ini Huawei memahami tantangan tersebut, sehingga menyematkan algoritma AI yang kuat pada fitur Cinemagraph di ponsel P50 Pro.

Bahkan mampu menangani masalah rumit terkait stabilisasi, analisa gerakan, serta fusi multi-bingkai. Keunggulan tersebut memungkinkan penggunanya untuk mendapatkan momen visual dengan kecerdasan dan teknologi terdepan.

Caranya dengan mengklik tombol shutter di perangkat Huawei P50 Pro. Hadirnya antarmuka yang sederhana, penggunanya lebih leluasa dalam mengambil foto.

Hanya dengan beralih pada fitur gambar bergerak. Pengguna juga dapat masuk ke galeri dan geser ke gambar bergerak untuk memberikan momen spesial.

Sementara itu untuk konektivitas, pengguna dapat menyimpan dan berbagi hasil foto ke media sosial. Bahkan hanya dengan satu klik sederhana lewat koneksi wifi.

Fitur AI Cinemagraph pada Huawei P50 Pro membuat pengguna tidak memerlukan sejumlah peralatan fotografi yang rumit.

Baca Juga: HP Huawei P50 Pro Rilis di Indonesia Awal Tahun 2022

Hasilkan Gambar Stabil

Huawei P50 Pro gabungkan keunggulan dari beragam metode stabilisasi yang umum digunakan. Mulai dari Electronic Image Stabilization (EIS), OIS (Optical Image Stabilization), dan AIS (AI Image Stabilization).

Apabila memperkuat kemampuan AIS bersama giroskop dan chipset kamera, tentu dapat menciptakan algoritma terdepan di sektor terkait. Sehingga hasil visual akhirnya menjadi lebih stabil daripada kompetitor di kelasnya.

Sinematik

Berkat eksplorasi dan inovasi berkelanjutan dalam fitur AI Cinemagraph AI, kini Huawei semakin meningkatkan kemampuan AI yang melengkapi segmentasi AI motion canggih.

Teknologi tersebut menjadi kunci untuk ciptakan efek khusus perfilman Hollywood. Selain itu, juga dukung optimalisasi otomatis saat mengenali lingkungan sekitarnya dengan presisi tinggi.

Serangkaian bukti komprehensif tersebut, tentu dapat membayangkan betapa detail dan artistiknya hasil fotonya. Baik dalam berbagai skenario cahaya, bahkan dari momen bergerak sekalipun.

Baca Juga: HP Huawei P50 Pocket Rilis, Tampilan Belakang dengan Pola Berlian 3D

Peningkatan Imajinasi Gambar Video

Peningkatan teknologi AI Cinemagraph pada Huawei P50 Pro menghadirkan kolaborasi sempurna untuk gambar dinamis dan statis.

Secara teknis, peningkatan AI menjadi terobosan penting untuk merekonstruksi pencitraan, sehingga senantiasa terdepan dalam tren.

Selain itu, memenuhi permintaan pada peningkatan kemampuan estetika visual. Peningkatan AI secara artistik dapat menginspirasi penggunanya untuk memperluas imajinasi gambar.

Tentunya hanya dengan sentuhan klik yang mudah pada Huawei P50 Pro. Hal tersebut semakin membuktikan semangat Legend Reborn dari Huawei, terutama dalam dunia videografi.

Huawei P50 Pro kini menyematkan fitur AI Cinemagraph yang canggih. Teknologi yang mampu memberikan pengalaman fotografi paling nyata di kelasnya. (R10/HR-Online)

Cara Mengatasi Coloros Recovery Oppo A71 yang Ampuh

Cara Mengatasi Coloros Recovery Oppo A71 yang Ampuh

Cara mengatasi ColorOS Recovery Oppo A71 banyak pengguna HP cari agar perangkat kembali berfungsi normal. Mengalami masalah pada smartphone bisa menjadi hal yang sangat...
AC Mobil Hanya Keluar Angin Membuat Kabin Tidak Nyaman

AC Mobil Hanya Keluar Angin Membuat Kabin Tidak Nyaman

Perawatan mobil yang rutin sangat penting guna meminimalisir resiko kerusakan pada komponennya. Salah satu komponen pada mobil yang sering mengalami kerusakan adalah air conditioner...
Sejarah Karnaval Indonesia dari Zaman Dahulu hingga Modern

Sejarah Karnaval Indonesia dari Zaman Dahulu hingga Modern

Sebelum menjadi semeriah seperti sekarang, karnaval di Indonesia telah melalui perjalanan panjang sejak zaman dahulu hingga mencapai bentuknya saat ini. Umumnya, pelaksanaan karnaval ini...
Lenovo ThinkPad X9 Aura Edition Gunakan Layar OLED

Lenovo ThinkPad X9 Aura Edition Gunakan Layar OLED

Lenovo kembali mengguncang dunia teknologi dengan merilis ThinkPad X9 Aura pada ajang CES 2025. Laptop ini membawa perubahan signifikan dalam desain dan fitur. Hal...
Lolly Kembali Ke Keluarga, Nikita; Cari Korban yang Lain

Lolly Kembali Ke Keluarga, Nikita: Cari Korban yang Lain

Kini Lolly kembali ke keluarga dan Nikita sudah merasa bahwa ia telah memenangkan perseteruan. Nikita Mirzani memang akhirnya sudah berhasil menjauhkan putri sulungnya dengan...
Budidaya Bonsai Sancang dengan Tepat, Bisa Jadi Ide Bisnis

Budidaya Bonsai Sancang dengan Tepat, Bisa Jadi Ide Bisnis

Budidaya bonsai sancang patut Anda pertimbangkan. Hal ini mengingat tanaman bonsai masih menjadi favorit banyak orang. Banyak yang tertarik membudidayakannya, baik sebagai hobi maupun...