Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranBPKD Sebut Penyebab Target PBB di Pangandaran Tidak Tercapai

BPKD Sebut Penyebab Target PBB di Pangandaran Tidak Tercapai

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Pangandaran, Jabar, tahun 2021 kemarin tidak tercapai.

Dari target Rp 18.650.000.000 per tahun, Pemkab hanya mampu merealisasikan capaian hingga Rp 12.922.458.555, atau sekitar 69,41 persen.

Ada sisa sekitar Rp 5.727.541.445 yang tidak terserap oleh pemerintah.

Widi Sukamto Kasubid Penagihan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pangandaran menyebut, ada beberapa penyebab tidak tercapainya target PBB tahun 2021.

Penyebab pertama tidak ditemukannya wajib pajak pemilik tanah ataupun bangunan yang tertera dalam SPPT.

Hal itu terjadi lantaran saat transaksi jual beli tidak ada laporan ke pemerintah Desa, sehingga SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang) tidak dialih nama.

“Sehingga saat kolektor atau penagih pajak melakukan penarikan, banyak kepemilikan tanah yang sudah beralih, namun administrasinya tidak diurus dan Desa tidak mengetahui,” ujar Widi Jumat (21/1/2022).

Baca juga: Insentif RT/RW di Pangandaran Butuh Rp 49 M, Anggaran Cuma Rp 13 M

Selain itu, penyebab target PBB di Pangandaran tidak tercapai bisa karena indikasi tidak disetorkan oleh kolektor.

“Jadi kita imbau kepada wajib pajak agar membayar PBB lewat bank,” katanya.

Untuk menyiasati agar hal itu tidak terjadi, pihak BPKD Pangandaran melakukan audit ke seluruh Desa.

Apabila ditemukan uang PBB yang sudah ditarik namun terpakai, pihak Pemkab akan memberikan kesanggupan jeda pembayaran.

“Jika sampai jatuh tempo tidak melunasi, maka akan ada sanksi dari pihak Inspektor kepada kolektor,” jelas Widi.

Sebagai informasi, akibat target PBB di Pangandaran tidak tercapai, insentif RT/RW sebelumnya tidak dibayarkan. (Ceng2/R8/HR Online/Editor Jujang)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...