Pengertian tulang kompak atau yang memiliki nama kedokteran kortikal adalah jaringan internal yang membentuk tulang. Jaringan tulang dalam tubuh hewan terbagi menjadi dua, yaitu kompak dan spons. Nama dari jaringan tersebut sebenarnya sudah menyiratkan bahwa ada perbedaan kepadatan antara keduanya. Tulang kompak lebih padat dan kokoh dari tulang spons.
Baca Juga: Perbedaan Tulang Rusuk Pria dan Wanita Ada di Jumlahnya, Benarkah?
Inilah Pengertian Tulang Kompak
Tulang kompak atau bisa juga disebut tulang kortikal merupakan tulang padat di dalam tubuh. Matriks dari tulang ini sangat kokoh.
Isi di dalam tulang ini berupa organik substansi dasar serta garam organik secara penuh. Hanya tersisa ruang kosong yang kecil berisi osteosit atau sel tulang.
Tulang kortikal memberi dukungan struktural pada pembentukan tubuh hewan. Dalam tulang ini terdapat sistem haversian yang terkemas dengan rapat.
Fungsinya adalah untuk membentuk apa yang tampak menjadi massa padat. Haversian atau anal oteonik juga mengandung pembuluh darah yang sejajar.
Pembuluh darah tersebut berada sejajar dengan sumbu tulang dan saling berhubungan.
Zat Penyusun Tulang Kompak
Pada tulang kortikal terdapat dua lapisan fibrovaskular yang mengelilinginya. Dalam fibrovaskular tersebut terdapat sel-sel tetap osteogenik.
Di lapisan terluar, ada periosteum. Sedangkan pada jaringan dalam, ada endosteum yang terletak antara kompakta dan ruang medular.
Jika melihat dari pengertian tulang kompak yang padat, ketebalannya merupakan hasil dari deposisi subperiosteal tulang.
Baca Juga: Fungsi Tulang Air Mata Relatif Kompleks, Simak Penjelasannya!
Karakteristik dan Sifat
Sama seperti tulang pada hewan lainnya, tulang kompak memiliki beberapa jenis sel dan matriks tulang. Sel tersebut terdiri dari empat jenis:
- Sel Osteoprogenitor
- Osteoblas
- Sel Osteosit
- Osteoklas
Sel yang bertanggung jawab pada sintesis komponen organik yang menjadikan ciri jaringan tulang adalah osteoblas.
Komponen organik yang dihasilkan berupa protein berserat, seperti glikoprotein, proteoglikan, dan kolagen. Ada juga fosfor, kalsium, bikarbonat, sitrat, magnesium dan lainnya.
Tulang kompak memiliki sifat yang kuat daripada tulang spons. Karena itu, tulang ini menjadi struktur utama dalam tubuh yang mendukung, melindungi, dan bergerak.
Fungsi Tulang Kompak
Jaringan tulang ini memiliki fungsi sebagai berikut:
- Untuk melindungi organ dalam tubuh, seperti jantung, paru, hati dan lainnya.
- Memberikan bentuk tubuh dan membentuk kerangka. Tulang ini dapat menopang struktur tubuh sehingga menentukan ukuran.
- Menjadi pengungkit lengan panjang dan tulang tungkai dengan tuas-tuas yang bergerak.
- Memberikan titik penambat pada bagian dalam tubuh, misalnya otot. Tulang-tulang ini menjadi tempat menempelnya otot dan menjaganya agar tetap berada pada posisi benar.
- Menyimpan dan melepaskan kalsium saat tubuh membutuhkan.
- Menyediakan sistem mekanis yang kuat karena sifatnya yang padat.
Baca Juga: Contoh Tulang Keras, Fungsi, Pengertian dan Ciri-cirinya
Letak Tulang
Jaringan tulang kortikal terdapat di tulang pipa. Tulang pipa sendiri terletak di tulang paha, hasta, dan betis.
Selain itu, pengertian tulang kompak juga bisa kamu temukan di telapak tangan, ruang jari-jari tangan, tulang telapak kaki, selangka, dan jari-jari kaki. (R10/HR-Online)