Penampakan planet Venus keluar secara dramatis dari langit malam selama pembukaan awal tahun 2022. Venus akan bersinar rendah di barat daya setelah Matahari terbenam
Pada awal tahun 2022, Venus berkobar dengan magnitudo -4,4. Kemudian masih terbenam lebih dari satu jam setelah Matahari.
Baca Juga: Hujan di Planet Venus Mengandung Logam dan Paling Asam di Tata Surya
Kapan Penampakan Planet Venus Terlihat Cemerlang di Tahun 2022
Setelah bulan, Venus menjadi objek alami paling terang di langit malam. Ini merupakan objek tetangga terdekat Bumi di Tata Surya kita.
Planet ini mirip dengan Bumi baik dari segi ukuran, gravitasi, maupun komposisi. Namun, kita tidak dapat melihat permukaan Venus dari Bumi. Pasalnya terhalang oleh awan tebal.
Venus mempunyai atmosfer paling padat dari empat planet terestrial, yang meliputi Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.
Sebagian besar, Venus terdiri dari karbon dioksida. Sehingga selalu tampak cemerlang. Bahkan bersinar dengan cahaya keperakan yang stabil.
Mengutip laman space.com, pagi di langit timur saat fajar 17 Januari hingga 27 Agustus 2022 Venus terlihat cemerlang. Waktu terbaik saat melihatnya adalah pada 29 Januari hingga 27 Februari.
Tanggal 23 Desember hingga 31 Desember akan tampak terang saat malam hari. Kemudian akan mencapai kecemerlangan terbesarnya di langit pagi pada 13 Februari.
Selama akhir bulan Januari sampai pertengahan Februari di langit pagi, penampakan planet Venus akan menyerupai fase bulan sabit. Bila melihatnya di teleskop dan teropong yang dipegang terus-menerus di langit pagi, akan sangat mencolok.
Teropong atau teleskop akan menunjukkan jika bola dunia hanya menyala 2%. Lalu bulan sabit ramping ini mengukur 61 detik busur luar biasa besar dari ujung ke ujung. Terlihat 3,3% dari diameter bulan yang tampak.
Setiap hari setelah itu, Venus tampak lebih rendah dan bulan sabitnya semakin tipis. Kita dapat mengamati dengan teleskop atau teropong yang stabil. Bahkan jika beruntung dapat melihatnya dengan mata telanjang.
Selain Venus, Jupiter akan terlihat sangat dekat satu sama lain. Kejadian tersebut kemungkinan akan berlangsung di pagi hari tanggal 30 April dan 1 Mei.
Baca Juga: Cuaca Malam di Venus, Terdeteksi dengan Pencitraan Inframerah
Peningkatan Kecerahan pada Venus
Awal bulan lalu Venus muncul hanya sekitar 5 derajat di atas cakrawala saat Matahari terbenam. Hal tersebut dapat teramati oleh pengamat di garis lintang utara-tengah.
Venus akan mengalami konjungsi inferior dan transisi ke langit pagi. Sepekan kemudian tepatnya pada pertengahan bulan ini, Venus akan muncul kembali.
Kemudian berdiam di langit fajar hingga akhir Agustus. Venus terbit lebih dari satu jam sebelum Matahari.
Berikutnya pada akhir bulan, Venus akan terlihat tidak jauh dari Merkurius. Bintang pagi ini tingginya sekitar 14 derajat 45 menit sebelum Matahari terbit.
Cahayanya lalu menjadi cerah dengan magnitudo -4,8 yang luar biasa. Sementara bulan sabitnya melebar hingga 15 %. Namun penampakan planet Venus tersebut harus kita amati dengan bantuan teropong. (R10/HR-Online)