Persamaan bulan dan bumi ternyata cukup beragam. Mungkin adanya persamaan ini sering tidak kita sadari sepenuhnya.
Bumi dan bulan ibaratnya seperti sejoli yang tidak dapat terpisahkan. Keduanya selalu mempunyai keterkaitan satu sama lain.
Perlu Anda ketahui bahwa bulan memiliki peranan penting bagi Bumi. Bulan merupakan satu-satunya satelit alami bagi Bumi.
Berbeda dengan planet lain yang mempunyai banyak satelit, akan tetapi Bumi hanya mempunyai satu satelit alami yakni bulan.
Sebagai satelit, bulan bergerak mengitari Bumi dengan kecepatan rata-rata hingga 1 km per detik. Dengan demikian, dalam sekali putaran memerlukan waktu 27,3 hari.
Waktu perputaran bulan disebut dengan periode orbit atau periode sidereal. Dari gerakan bulan dalam mengelilingi Bumi mampu memberikan berbagai manfaat.
Namun tahukah Anda bahwa kedua benda ini ternyata memiliki kesamaan yang seringkali tidak kita sadari? Apa saja persamaan tersebut? Simak ulasan berikut ini.
Mengetahui Persamaan Bulan dan Bumi
Bulan adalah satelit Bumi yang sudah ada sejak ribuan tahun lamanya di Tata Surya. Pengaruh bulan terhadap Bumi cukup signifikan, terutama dalam hal gravitasi serta pasang surut air laut yang terjadi.
Baca Juga: Dampak Badai Matahari Bagi Bumi, Bisa Terjadi Kiamat Internet?
Bulan juga merupakan satelit alami terbesar Tata Surya. Hal ini sesuai dengan ukuran planet yang telah diorbitnya. Bentuk orbit bulan akan matahari tidak murni bulat, akan tetapi cenderung berbentuk oval.
Dengan bentuk orbitnya yang tidak pasti serta gerak rotasi atau revolusi terhadap Bumi, maka para ilmuwan memperkirakan bahwa bulan mengalami pergeseran jarak dengan Bumi.
Meskipun antara bulan dan Bumi ternyata memiliki beberapa persamaan. Persamaan tersebut antara lain:
Sama-Sama Berbentuk Bulat Seperti Bola
Terkadang kita temui bentuk bulan yang berubah-ubah. Terkadang nampak bulat sempurna, setengah lingkaran, berbentuk sabit, bahkan tidak nampak sama sekali. Pada aslinya, bentuk bulan adalah bulat seperti bola.
Begitu juga bumi dan planet lainnya juga memiliki bentuk yang hampir sama yakni bulat. Meskipun Bumi tidak benar-benar berbentuk bulat, hal ini dapat kita buktikan dengan adanya gravitasi yang selalu mengarah pada pusat massa.
Baca Juga: Proses Terjadinya Lubang Ozon, Apakah Berbahaya?
Gravitasi akan memberikan tekanan pada materi tersebut secara lebih merata dari segala arah menuju titik pusat dan membentuk bola. Pada saat Bumi mendingin serta menjadi padat, maka ia akan membentuk bola bundar.
Saat Bumi tidak berputar, maka akan terbentuk menjadi planet dengan bulatan sempurna. Para ilmuwan pun menyebutkan bahwa sesuatu yang bundar sempurna di segala arah akan menjadi seperti bola.
Memiliki Massa dan Gaya Gravitasi
Bumi dan bulan merupakan benda langit yang memiliki persamaan perihal massa. Sebuah lembaga antariksa milik USA mencatat bahwa massa Bumi bernilai sekitar 5,97×10^24 atau 5,97 kali 10 pangkat 24 kilogram.
Sedangkan untuk massa bulan senilai senilai 7,35 x 10^22 atau 7,35 kali 10 pangkat 22 kilogram.
Selain itu, Bumi dan bulan merupakan benda langit yang sama-sama memiliki gravitasi. Gravitasi bulan menyebabkan adanya pasang dan surut air laut.
Sedangkan gravitasi Bumi berfungsi untuk menarik atmosfer serta menahannya. Dengan demikian, semua makhluk hidup pun dapat bernapas dengan baik.
Baca Juga: Ruang Kosong di Alam Semesta, Apakah yang Ada di Dalamnya?
Berada dalam Satu Tata Surya
Persamaan Bumi dan bulan selanjutnya adalah sama-sama berada dalam Tata Surya. Seperti yang kita ketahui bahwa Tata Surya merupakan sistem interaksi berbagai jenis benda langit.
Terdiri dari matahari sebagai pusatnya serta benda-benda langit lain yang mengelilinginya seperti planet.
Selain planet, benda langit lain yang juga berada di dalam Tata Surya adalah bulan, satelit lainnya, komet, asteroid, meteoroid, dan sebagainya
Sama-Sama Berotasi, Berevolusi, serta Berpusat pada Matahari
Matahari mempunyai massa dan gravitasi terbesar apabila kita bandingkan dengan bintang lainnya. Dengan demikian, matahari dapat membuat planet-planet serta benda langit lainnya bergerak mengitari orbitnya.
Hal ini pun berlaku pada Bumi dan bulan yang juga mengorbit matahari. Sehingga ini menjadi salah satu persamaan antara Bumi dan bulan. Dengan kata lain, matahari merupakan pusat dari Tata Surya.
Persamaan bulan dan Bumi selanjutnya adalah sama-sama berotasi serta berevolusi. Bumi berotasi pada porosnya serta berevolusi mengelilingi matahari.
Sedangkan bulan berotasi pada porosnya serta berevolusi mengelilingi planetnya (Bumi). Dengan mengetahui beberapa persamaan Bumi dan bulan tersebut yang mungkin jarang kita sadari, diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)