Cara melihat kadaluarsa ban mobil bisa Anda ketahui melalui kode yang tertera. Sehingga akan memudahkan Anda untuk bisa memilih ban yang berkualitas.
Mengingat komponen ini cukup vital, tentu Anda tidak bisa memilih secara sembarangan. Sama seperti komponen kendaraan lainnya jika ban juga memiliki masa pemakaian.
Sehingga ketika kondisinya sudah tidak layak pakai, Anda harus segera menggantinya. Mengingat ban bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, pastikan Anda tahu kondisinya setiap saat.
Sebaiknya lakukan pengecekan jika komponen tersebut sudah terasa kurang nyaman saat Anda berkendara. Seiring pemakaiannya, ban memiliki performa yang berkurang.
Bahkan ban juga memiliki masa kadaluarsa. Mungkin masih banyak pemilik kendaraan yang enggan untuk memperhatikan hal tersebut. Padahal cara melihat kadaluarsa ban mobil cukup mudah.
Mereka justru hanya memperhatikan tampilan ban saja tanpa melihat apakah ban masih berkualitas atau belum kadaluarsa.
Agar tidak salah dalam memperhatikan, sebaiknya Anda tahu cara melihat tanggal kadaluarsa ban itu sendiri.
Baca juga: Menggunakan Ban Mobil Lebih Lebar untuk Harian, Ini Nilai Plus Minusnya
Panduan Cara Mudah Melihat Kadaluarsa Ban Mobil
Sehingga mengetahui masa kadaluarsa ban menjadi salah satu hal penting yang harus Anda perhatikan. Masih banyak pemilik mobil yang kurang tahu bagaimana cara mengecek kadaluarsa ban.
Bahkan tidak jarang dari mereka yang mengabaikan hal tersebut. Padahal cara yang bisa Anda lakukan cukup mudah. Salah satu yang bisa Anda lakukan yaitu melihat kode produksinya.
Melihat Kode Produksi Ban
Salah satu cara melihat kadaluarsa ban mobil bisa Anda ketahui melalui kode produksi ban. Setiap ban tentu memiliki kode produksi yang tercetak pada bagian dindingnya.
Biasanya kode tersebut terdiri atas 4 digit angka. Misalnya jika kode produksi menunjukkan angka 0414. Hal ini mengartikan jika ban tersebut sudah diproduksi pada minggu ke-4 pada tahun 2014.
Kode produksi pada ban mengartikan jika ban sudah memasuki lolos uji SNI di Indonesia. Cara ini juga bisa membantu Anda mengetahui kualitas ban itu sendiri.
Bahkan ada juga anggapan jika kode produksi tersebut menjadi pertanda habisnya masa jaminan ban oleh sebuah perusahaan atau pabrikannya. Pada umumnya, masa jaminan akan habis setelah 5 tahun produksi.
Sebagai pengguna mobil yang baik, Anda jangan sampai mengabaikan kode produksi ban. Segera lakukan penggantian ban apabila memang sudah tak layak jalan.
Baca juga: Ban Mobil Tanpa Udara dan Cara Kerjanya, Tak Perlu Lagi Isi Angin
Kondisi Fisik Ban
Selain menggunakan kode produksi, cara melihat kadaluarsa ban mobil juga bisa Anda tahu dari kondisi ban itu sendiri. Meski ban belum terpakai setelah diproduksi, tentu usianya juga akan terus berjalan.
Ada beberapa kondisi yang menandakan jika ban sudah memasuki masa kadaluarsa. Ban akan terlihat getas dan kelenturannya mulai berkurang.
Bahkan sering juga ditemui ban akan terlihat retak-retak kecil pada bagian alurnya. Untuk itu, ketika Anda hendak mengganti komponen tersebut, bisa memilihnya dengan baik.
Pastikan Anda tahu bagaimana cara melihat tanggal kadaluarsa ban mobil. Sehingga bisa mendapatkan ban yang berkualitas untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Anda tentu ingin berkendara dengan aman bukan? Maka dari itu, jangan anggap sepele hal ini.
Tidak Ada Aturan Baku
Sebenarnya ban mobil memang memiliki masa pemakaian yang bisa menunjang keselamatan berkendara. Namun dengan kode produksi ban yang tertera, bukan berarti barang tersebut tidak bisa lagi Anda pakai.
Tidak ada aturan baku pada pemakaian ban mobil yang baru. Sehingga jika ban diproduksi pada minggu ke-4 tahun 2014, bukan berarti pada bulan Februari 2019 tidak bisa Anda gunakan.
Meski masa garansi ban sudah habis, Anda bisa langsung cek kondisi fisik ban itu sendiri. Sehingga bisa memastikan untuk tetap digunakan atau tidak.
Sebaiknya selalu cek kondisi ban sebelum Anda ganti dengan yang lama. Selama kondisi fisiknya masih bagus, maka ban masih layak pakai.
Selain mengetahui cara melihat kadaluarsa ban mobil, Anda juga perlu tahu kondisi fisiknya. Jangan hanya sembarangan dalam memilih ban agar tetap nyaman dan aman selama berkendara. (R10/HR Online)