Senin, April 7, 2025
BerandaBerita BanjarPersentase Kasus Stunting di Kota Banjar Cukup Rendah

Persentase Kasus Stunting di Kota Banjar Cukup Rendah

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Persentase kasus stunting di Kota Banjar, Jawa Barat, masuk kategori cukup rendah. Persentase yang rendah tersebut berkat penanganan semua pihak.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana usai menghadiri Forum Stunting Nasional secara virtual di Aula Kantor DPPKB Kota Banjar, Selasa (14/12/202).

“Masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak atau persentase kasus stunting di Kota Banjar cukup rendah,” katanya.

Lebih lanjut Nana mengatakan, Kota Banjar sudah masuk kategori yang cukup bagus dan rendah. Dalam penanganan stunting, pemerintah kota juga bekerjasama dengan berbagai OPD.

Ia menjelaskan, stunting bukan hanya tubuh anak dalam kondisi pendek saja. Tetapi bisa juga terjadi pada tubuh normal, dan akan menjadi lemah ketika menginjak usia 40 tahun ke atas.

“Stunting itu ternyata bukan hanya sekadar pendek, tetapi stunting itu juga bisa terjadi pada orang yang tubuhnya normal masuk kategori stunting. Tapi mereka akan lemah ketika usianya lebih dari 40 tahun. Jadi pendek itu stunting, tapi stunting itu tidak selamanya pendek,” jelas Nana.

Baca Juga : Jumlah Stunting di Kota Banjar Tahun 2020 Meningkat 1159 Kasus

Penanganan Stunting Rumit

Kemudian, dalam penanganan kasus stunting juga memiliki kerumitan. Misalnya dari sperma yang sehat dan tidak sehat bisa menimbulkan bayi lahir stunting.

Setelah berbicara dengan berbagai pihak terkait, ketika seseorang akan menikah biasanya akan stress untuk mempersiapkan acara pernikahannya.

“Nah, justru pada saat stress itu sperma akan tumbuh tidak normal. Jadi persiapan untuk menikah pun perlu mendapat edukasi,” tandas Nana.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Banjar, Saifuddin, mengatakan, berdasarkan data dari tahun 2019, angka stunting di Kota Banjar mencapai 799 orang.

Sedangkan, pada tahun 2020 kasusnya naik hingga mencapai 1.159 orang atau 9,3 persen. Selain itu, kasus paling banyak terjadi dalam wilayah Kecamatan Pataruman, yakni 496 orang.

“Pendataan itu biasanya ada di Dinkes melalui bulan penimbangan balita, yaitu bulan Februari dan Agustus. Sedangkan data untuk sekarang belum ekspose karena masih pendataan,” terangnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Arus balik di Jalur Selatan Garut

Arus Balik di Jalur Selatan Garut Minggu Malam Mulai Lancar, Volume Kendaraan Mengarah ke Bandung Berkurang

harapanrakyat.com,- Volume kendaraan arus balik lebaran 2025 yang melintas di jalur selatan Garut, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025) malam, sudah mulai menurun. Meski masih...
Remaja terseret ombak Pantai Karang Papak Garut

4 Remaja Terseret Ombak Pantai Karang Papak Garut, 1 Orang Tewas 

harapanrakyat.com,- Niat wisata malah jadi malapetaka, empat orang remaja asal Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat terseret ombak pantai Karang Papak Kecamatan Cikelet pada...
Lucky Hakim liburan ke Jepang

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang: Bilang Dulu Ya!

harapanrakyat.com,-  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyentil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang liburan ke Jepang saat momen libur lebaran. Tak tanggung-tanggung Dedi Mulyadi mengunggah...
Pemudik arus balik

Potret Lonjakan Pemudik Saat Puncak Arus Balik di Terminal Tipe A Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Memasuki H+6 lebaran Idul Fitri 1446 H ratusan pemudik memadati Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, saat puncak arus balik pemudik pada...
Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...