Menjalankan usaha rental mobil kabarnya termasuk bisnis penuh risiko. Utamanya jika kendaraan tidak kembali karena terbawa lari penyewa. Namun bisnis ini termasuk sangat potensial asal mengerti strategi dalam mengembangkannya. Saat ini ada banyak tempat yang menawarkan jasa sewa mobil.
Konsumen yang berminat bisa memilih beragam kendaraan yang ada lengkap beserta fasilitasnya. Termasuk ketersediaan sopir ataupun dengan mengendarainya sendiri. Jenis usaha ini umumnya banyak tumbuh terutama pada kawasan perkotaan. Dinamika yang ada mendorong tingginya kebutuhan masyarakat kota dalam menggunakan kendaraan untuk menjalankan aktivitasnya.
Baca Juga: Jasa Persewaan Mobil, Begini Tips Memilihnya Yang Mudah
Aktivitas bisnis dan layanan publik yang berkembang membuat banyak wilayah menjadi kota yang sibuk. Apalagi jika ada banyak tempat wisata yang menarik tentunya tingkat aktivitas masyarakatnya akan semakin tinggi saja.
Untuk mendukung kelancaran bisnis, keberadaan kendaraan sebagai moda transportasi tentu saja sangat penting. Dengan kendaraan yang selalu siap tentunya akan memudahkan pelanggan dalam menjalankan aktivitasnya.
Menyewa kendaraan roda empat oleh konsumen tentunya untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Baik untuk mengadakan pertemuan bisnis dengan klien, menghadiri suatu acara, berlibur bersama keluarga, hingga kebutuhan lainnya.
Cara Memulai Usaha Rental Mobil
Buat Anda yang ingin menjalankan bisnis transportasi ini ada baiknya melakukan perencanaan bisnis yang matang. Termasuk mempersiapkan langkah untuk menekan berbagai risiko yang mungkin bisa timbul.
Nah, berikut ini berbagai cara memulai usaha rental mobil yang perlu Anda lakukan. Dengan persiapan yang matang akan lebih mudah menjalankan dan mengembangkan usaha sewa kendaraan ini.
Tetapkan Jangka Waktu Sewa
Umumnya tarif untuk biaya sewa mobil akan berbeda tergantung dari setiap jenis kendaraan yang ada. Kendaraan yang mahal tentu harga sewanya jauh lebih besar ketimbang mobil yang lebih murah.
Selain itu, Anda juga bisa menerapkan tarif sewa ini berdasarkan lamanya waktu sewa. Anda bisa menetapkannya dalam beberapa kelompok, seperti per jam (untuk kurang dari 6 jam), setengah hari atau harian, mingguan, hingga bulanan.
Baca Juga: Investasi Emas UBS dan Pengertian, Apa Bedanya dengan Emas Antam?
Tarif setiap kelompok ini berlainan, baik yang bulanan, harian atau mingguan. Namun menyewa bulanan atau mingguan jauh lebih murah ketimbang harian atau per jam.
Dengan atau Tanpa Sopir
Membangun usaha rental mobil juga perlu menyediakan sopir sebagai bagian dari layanannya. Jika dengan sopir, maka harga sewanya ada biaya tambah. Ada banyak jasa rental ini yang menggunakan tenaga lepas sebagai sopirnya.
Namun Anda bisa menyediakan layanan sopir secara gratis jika ada pelanggan yang menyewa kendaraan untuk jangka waktu lama. Seperti mingguan atau bulanan. Ini merupakan fasilitas gratis yang bisa Anda berikan.
Selain dengan sopir, Anda juga perlu menetapkan aturan yang jelas jika ada pelanggan yang ingin menyewa kendaraan kosongan alias tanpa sopir. Karena risikonya yang tinggi, aturan in ibis untuk pelanggan yang Anda kenal saja.
Fasilitas Asuransi
Untuk menekan risiko yang ada, sebaiknya usaha rental mobil Anda juga perlu mendaftarkannya ke jasa asuransi. Anda bisa memasukkan nilai asuransi ini dalam tarif sewa yang Anda tetapkan.
Ada berbagai jenis asuransi yang perlu Anda perhatikan. Baik berupa asuransi jiwa, kecelakaan, hingga asuransi untuk kendaraan Anda sendiri. Asuransi bukan hanya untuk Anda sebagai pemilik usaha namun juga untuk melindungi pelanggan.
Dari pengalaman, layanan sewa mobil untuk jangka mingguan atau bulanan biasanya menyediakan asuransi all risk yang sangat meringankan beban penyewa. Khususnya jika terjadi kecelakaan, perampokan, atau insiden lainnya.
Membangun Kerja Sama
Layanan persewaan mobil umumnya menyasar pada segmen yang luas. Baik perorangan, komunitas, maupun lembaga. Usaha rental mobil Anda juga perlu menetapkan target pasar yang ingin Anda raih, apakah perorangan atau semua segmen.
Baca Juga: Menghasilkan Uang dari Rumah, Begini Strategi Jitu yang Mudah
Membandingkan keuntungan maupun potensi dan risiko yang ada, membangun kerja sama dengan instansi atau perusahaan swasta bisa menjadi segmen yang sangat menarik. Apalagi dengan besarnya biaya perawatan kendaraan dinas.
Menyewakan mobil untuk instansi atau perusahaan biasanya berlangsung dalam bentuk kontrak jangka waktu tertentu. Seperti mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan. Anda bisa menjalin kerja sama jika ingin meraih pelanggan instansi. Itulah berbagai cara memulai usaha rental mobil yang perlu Anda lakukan. Penting melakukan perencanaan usaha yang matang agar lebih mudah dalam menjalankan dan mengembangkan usaha agar cepat meraih sukses. (R11/HR-Online/Editor-Ndu)