Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Alex Herlansyah (36), atlet disabilitas peraih perak dari nomor atletik lempar cakram di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XIV Papua, tengah menunggu bonus atlet cair.
Bonus yang ia tunggu pencairannya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar, dan juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
Adapun bonus peraih perak dari Pemprov Jabar sebesar Rp 125 juta. Namun bonus tersebut belum dipotong pajak.
Selain itu juga dana kontribusi pembinaan ke National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Banjar, Jabar dan pusat total 25 persen.
“Nantinya bonus tersebut 10 persen untuk NPCI Jabar. Kemudian 10 persen buat NPCI Cabang Kota Banjar, dan 5 persen untuk NPCI Pusat,” paparnya saat kepada HR Online di rumahnya, di Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, Minggu (28/11/2021).
Sementara bonus untuk atlet peraih perak pada Peparnas XIV Papua 2-13 November 2021 lalu, dari dari Pemkot Banjar sebesar Rp 25 juta.
Akan tetapi, ia mendengar kabar bahwa kedua bonus tersebut baru dianggarkan untuk tahun 2022 nanti.
Rencana Atlet Peraih Perak Asal Kota Banjar Jika Bonus Cair
Lebih lanjut Alex menambahkan, bahwa uang bonus yang ia dapatkan tersebut, nantinya untuk membuka usaha. Seperti usaha pengisian air minum isi ulang (depo air refil), dan membuka warung kelontongan.
Hal itu ia lakukan sebagai sarana pengisi “periuk nasi” untuk keluarganya di masa depan
Namun, tak menutup kemungkinan, warga Lingkungan Babakansari, RT 03/09, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, itu berencana untuk bertani dari uang bonus atlet.
“Paling saya cari gadaian sawah untuk tani padi. Karena kalau beli sawah, uangnya tak cukup. Sebab banyak kebutuhan,” ungkapnya.
Baca Juga : Alex Herlansyah Atlet Peparnas Asal Banjar, Dulu Buruh Pabrik
Selain itu, ia juga harus pandai-pandai mengalokasikan uang bonus atlet tersebut. Hal tersebut agar bermanfaat dan seluruh kebutuhan terpenuhi.
Belum lagi, Alex mengaku bahwa selama ini istrinya banyak menunggak uang kuliah. “Saya pun harus membayar uang kuliah istri sejumlah Rp 15 juta,” ungkapnya.
Alex mengatakan, bahwa istrinya saat ini bekerja sebagai tenaga honorer di Madrasah Ibtidaiyah Bantarsari, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar.
Istri Alex yang bernama Sri Puspitasari (Pipit), telah bekerja sebagai honorer sejak 2016 hingga sekarang.
Baca Juga : Walikota Banjar Tidak Tahu Ada Atlet Daerah Ikut di Peparnas XVI Papua
Saat ini, Pipit tengah kuliah di Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Putra Galuh, dan sedang menunggu wisuda. Namun masalahnya terkendala tunggakan dana.
Tak lupa, Alex juga mengucapkan terima kasih pada seluruh jajaran Pemkot Banjar. Terutama Wali Kota Banjar dan Kadisporapar dan jajarannya.
“Saya ucapkan terima kasih atas semua suport dan perhatian selama ini. Karena tidak ada atlet nasional tanpa dimulai dari daerah,” pungkasnya.
Informasi Kadisporapar Banjar Mengenai Pencairan Bonus Atlet Perak
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Banjar, Dedi Suardi mengatakan, pencairan bonus atlet perak sebesar Rp 25 juta, baru dianggarkan di tahun anggaran 2022.
“Uang bonus akan cair pada triwulan pertama 2022,” katanya kepada HR Online melalui pesan WhatsApp, Minggu (28/11/2021).
Selain itu, ia pun menginformasikan kepada Alex bahwa dari Pemprov Jabar juga akan mendapatkan bonus.
“Setahu saya dari Pemprov pun bonus untuk atlet akan cair pada tahun 2022,” ungkapnya. (Aan/R5/HR-Online/Editor-Adi)