Berita Nasional, (harapanrakyat.com),- Buntut “temuan” Menteri BUMN Erick Thohir tentang toilet berbayar saat berkunjung ke SPBU di Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) Senin (22/11/21) lalu, PT Pertamina (Persero) bertindak tegas pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia yang yang toiletnya masih harus bayar.
Hal itu disampaikan oleh Fajriyah Usman, VP Corporate Communications and Investor Relations Pertamina, kepada media pada Selasa (23/11/21) kemarin.
Di samping itu, pihaknya juga mengajak konsumen serta masyarakat untuk berpartisipasi melaporkan jika terdapat toilet SPBU yang masih menarik bayaran.
Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir Minta Ke Pertamina Toilet SPBU Harus Gratis
Lebih lanjut Fajriyah menyampaikan agar masyarakat mengadukan pelanggaran SPBU kepada Call center 135.
Sementara itu selama ini call center 135 diketahui sebagai saluran pengaduan terkait kualitas produk BBM Pertamina seperti Premium, Pertalite, Pertamax, dan lainnya.
Fajriyah pun menjamin semua laporan yang masuk dari masyarakat mengenai toilet berbayar SPBU juga akan ditampung dan Pertamina akan menindaklanjutinya.
“Semua pengaduan (toilet berbayar) akan dimonitor serta ditindaklanjuti,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Corporate Secretary Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) Irto Ginting.
Irto mengharapkan agar masyarakat bersedia membantu melaporkan adanya pelanggaran pada seluruh jasa dan layanan Pertamina.
“Kami berterima kasih masukan Pak Menteri (Erick Thohir) dan bapak/ibu semua, termasuk masukan dari masyarakat guna Pertamina lebih baik,” papar salah satu pejabat Pertamina itu.
Temuan Toilet SPBU Berbayar Erick Thohir
Sebelumnya diberitakan, Erick Thohir menemukan toilet berbayar di Probolinggo Jatim pada (22/11/21). Erick merekamnya dalam sebuah video. Video tersebut ia posting di Instagram pribadinya @erickthohir.
Dalam video itu terlihat Erick Thohir bertanya pada petugas toilet, mengapa fasilitas umum di SPBU Swasta itu harus berbayar.
“Saya mengharapkan fasilitas umum seperti ini seharusnya gratis. Karena kan sudah mendapat keuntungan dari penjualan BBM. Selain itu ada juga toko kelontongan,” papar Erick dalam video.
Lebih lanjut ia meminta Direksi Pertamina agar memperbaiki ini. “Nanti saya minta seluruh kerja sama dengan SPBU swasta yang di bawah Pertamina toiletnya tak boleh berbayar harus gratis,” tukasnya.
Tak butuh waktu lama jajaran direksi Pertamina mengabulkan permintaan Erick. Hore, nggak usah cari uang receh lagi untuk bayar toilet SPBU saat ke toilet dalam perjalanan. (Aan/R7/HR-Online/Editor-Ndu)