Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyebut akan melakukan sweeping pedagang yang tidak divaksin namun berani berjualan di area wisata Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Hal itu disampaikan Jeje saat melantik pengurus Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Chapter Pangandaran di Ballroom Krisna Beach Hotel, Kamis (4/11/2021).
Jeje juga menegaskan pihaknya berusaha mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19 akibat libur natal dan tahun baru.
“Khususnya di daerah obyek wisata Pangandaran, kita tetap mengatur penerapan prokes 3M, 3T dan vaksinasi harus menjadi syarat utama,” katanya.
Baca Juga: Awas! Dilarang Berenang di Pantai Karapyak Pangandaran
Menurut Jeje, pihaknya akan sering melakukan testing Covid-19 di sekolah, pasar, tempat wisata, pesta hajatan dan pengajian.
“Selanjutnya jumlah pengunjung wisata akan kita batasi, dengan aplikasi PeduliLindungi sudah mulai diterapkan di pintu masuk sebagai pencegahan. Intinya di tempat keramaian akan kita pilih-pilih yang boleh masuk dan yang tidak boleh masuk,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Jeje, petugas kesehatan akan melakukan tes sampling rapid antigen setiap sabtu-Minggu.
“Hal ini supaya tetap terkontrol dan terpantau apabila ada kasus, kita juga akan sweeping pedagang yang tidak divaksin,” tegasnya.
Kebijakan yang dibuat Bupati Jeje ini diamini oleh para Manager Hotel yang hadir dalam kegiatan pelantikan pengurus IHGMA Chapter Pangandaran.
Mereka sepakat untuk memperketat protokol kesehatan dan mendukung vaksinasi sebagai syarat wisatawan berkunjung ke Obyek Wisata Pangandaran. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)