Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Ketua Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kabupaten Pangandaran Wowo Kustiwa mendatangi petani yang sedang bersiap menanam padi di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (2/11/2021).
Kedatangan anggota DPRD Pangandaran tersebut untuk memberi semangat para petani, salah satunya dengan memberi dudukuy atau topi yang berguna menghalangi panas saat bercocok tanam.
Wowo mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, ekonomi masyarakat hampir lumpuh, termasuk juga perekonomian di daerah pedesaan.
“Saya lihat ibu-ibu petani desa lagi menyiapkan benih padi buat persiapan masa tanam, supaya tidak kepanasan kita berikan topi dudukuy,” kata Wowo Kustiwa kepada HR Online, Rabu (3/11/2021).
Baca Juga: DPRD Tinjau Pembangunan Jalan Cikidang-Pantai Timur Pangandaran
Sebagai wakil rakyat, Wowo merasa perlu memberikan semangat optimisme di tengah pandemi dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat. Langkah efektif menurutnya, adalah dengan terjun langsung menghidupkan potensi ekonomi pedesaan seperti sektor pertanian, UMKM, dan Desa Wisata.
“Potensi di Desa lah sebenarnya yang harus kita dorong, karena apabila ekonomi masyarakat desa tumbuh saya yakin ekonomi akan pulih,” ungkap Wowo.
Wowo juga mengutip perkataan Presiden RI melalui Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif yang menyebut Desa Wisata merupakan simbol kebangkitan ekonomi. Namun hal itu, hanya bisa terwujud apabila semua pihak mendorong kemajuan potensi desa mulai dari pertanian, UMKM, dan Desa Wisata.
“Saya terus akan dorong para petani Desa, usaha kecil, dan Desa Wisata agar tetap semangat di tengah pandemi ini, dan terus menciptakan kreativitas dengan berbagai inovasinya,” jelas Wowo.
Wowo menambahkan Pemerintah Daerah sudah membuka peluang kepada para petani desa dan usaha kecil supaya mampu bersaing di tengah industri kreatif, di antaranya dengan ikut membantu memasarkan produk UMKM melalui pasar swalayan maupun pasar online seperti marketplace.
“Alhamdulillah, Pak Bupati sudah memberikan ruang kebijakannya untuk mendorong serta menumbuhkan para petani desa dan usaha kecil menengah agar perekonomian bangkit dan maju terus berkembang walaupun di tengah pandemi,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online)