Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TerbaruKriteria Makmum Masbuk Harus Terpenuhi Agar Sempurna Salatnya

Kriteria Makmum Masbuk Harus Terpenuhi Agar Sempurna Salatnya

Kriteria makmum masbuk tentunya menjadi hal yang penting bukan? Rasanya-rasanya, semua orang pasti pernah masbuk.

Dengan adanya ketentuan tersebut, tentunya bukan untuk mempersulit kita dalam melakukan salat. Akan tetapi, untuk menyempurnakannya supaya juga tuma’ninah.

Betapa sempurna dan indahnya agama Allah SWT ini, jangankan salat, seseorang yang ketinggalan jumlah rakaat sekalipun juga memiliki peraturan sendiri.

Meskipun terlambat dari imam, tapi ganjaran yang akan didapatkan itu sama dengan mereka yang tidak ketinggalan. Allah sebaik itu, meski kita seburuk apapun.

Masbuk memang sudah tidak asing lagi jika kita dengarkan. Apalagi dalam kehidupan sehari-hari, pasti ada yang telat dalam mengikuti salat jamaah meskipun hanya satu rakaat saja.

Entah apapun yang menjadi penyebabnya, akan tetapi semua itu sumbernya dari individu masing-masing. Namun, pembahasan kali ini tidak membahas perkara yang menyebabkan seseorang ketinggalan imam.

baca juga: Waktu Terbaik Shalat Tahajud dalam Islam Agar Do’a Terkabul

Beberapa Kriteria Makmum Masbuk yang Penting

Sebelum kita lanjut ke pembahasan mengenai ketentuannya, perlu Anda ketahui juga bahwasanya masbuk itu artinya tertinggal.

Sedangkan untuk makmum masbuk adalah orang yang ketinggalan saat melakukan salat berjamaah.

Bagaimana bisa seorang makmum itu dikatakan masbuk? Mengenai hal ini mungkin terdapat beberapa pendapat.

Akan tetapi, kebanyakan orang menggunakan pendapat, seseorang itu masbuk apabila datangnya setelah imam melakukan ruku’.

Dengan demikian, siapapun yang masbuk, maka hendaknya mengikuti gerakan imam pertama kali ia dapati.

Meskipun hal itu adalah hal lumrah, akan tetapi masih banyak orang yang belum bisa atau tahu bagaimana kriteria makmum masbuk yang baik dan benar.

baca juga: Syarat Menjadi Imam dalam Islam yang Menyempurnakan Pahala Shalat

Lakukan Posisi Sesuai Imam

Untuk kriteria makmum masbuk yang pertama adalah hendaknya kita melakukan posisi yang sesuai dengan imam, waktu kita pertama kali datang.

Seperti penjelasan pada bagian sebelumnya tadi, yang mengatakan hal demikian juga. Hal yang demikian ini sangat perlu untuk Anda perhatikan.

Apabila Anda mendapati imam tersebut sedang sujud, ruku’, maupun i’tidal, maka sudah seharusnya kita yang masbuk juga melakukan hal sama. Hal itu seperti wajib hukumnya.

Namun, sebelum Anda melakukan gerakan sesuai dengan imam, Anda juga harus tetap melakukan takbiratul ihram serta mengucapkan takbir. Baru setelah itu, Anda bisa melakukan yang imam juga lakukan tersebut.

baca juga: Menangis Saat Shalat Ternyata Berbahaya, Simak Penjelasannya

Perhatikan Jumlah Rakaatnya

Kriteria makmum masbuk yang berikutnya adalah jangan lupa perhitungkan juga jumlah rakaatnya. Jangan sampai nantinya Anda melakukan banyak jumlah rakaat, akan tetapi malah salah.

Siapa yang mau tanggung jawab kalau begitu? Apakah imam? Tentu saja bukan, yang masbuk kan kita, bukan imam.

Anda terdakwa ketinggalan satu rakaat apabila sebelumnya tidak mengikuti ruku’ dengan imam.

Tetapi, jika sebelumnya Anda mengikuti gerakan tersebut, maka Anda terbebas dari masbuk. Namun ingat, lakukan takbiratul ihram.

Ganti Jumlah Rakaat yang Tertinggal

Bukan hanya itu saja kriteria makmum masbuk, melainkan Anda juga memiliki kewajiban untuk mengganti jumlah rakaat yang tertinggal.

Apabila Anda tertinggal dua rakaat, maka Anda juga harus menggantinya dengan jumlah sama. Berlaku untuk semua salat jamaah apapun. Baik Magrib, Isya, Asar, Zuhur, dan Subuh.

Jika kita tidak mengetahuinya, maka jumlah rakaatnya tidak akan sama dengan jumlah rakaat yang Allah perintahkan.

Misalnya saja, dalam salat zuhur, Anda masbuk dua rakaat, akan tetapi Anda hanya menggantinya satu rakaat saja.

Berarti jumlah rakaat yang Anda kerjakan itu hanya tiga rakaat, bukankah itu salat magrib? Akan tetapi, mengapa kita kerjakan pada waktu Zuhur?

Apakah salat Zuhur dengan jumlah tiga rakaat tersebut bakalan Allah SWT terima? Nah, inilah yang menyebabkan mengapa kita harus mengganti jumlah rakaat yang tertinggal supaya Allah tetap menerima salat kita.

Hendaknya Memperhatikan Posisi Duduk

Makmum yang masbuk harus memperhatikan posisi tasyahud akhirnya bagaimana. Tentu saja tidak sama dengan posisi yang imam lakukan. Karena, saat tasyahud akhir, imam itu melakukan gerakan duduk tawarruk. Kita hendaknya duduk iftirasy.

Mengapa demikian kriteria makmum masbuk? Karena memang jumlah rakaat yang ia kerjakan belum selesai.

Bukankah Anda itu harus mengganti jumlah rakaat yang sudah tertinggal? Untuk itu, hendaknya kita tidak duduk sama dengan imam, karena posisi duduk tasyahud akhirnya memang sudah selesai.

Nah, itu tadi penjelasan mengenai kriteria makmum masbuk. Semoga membantu kita untuk lebih khusyu’ juga tuma’ninah dalam melakukan salat kepada Allah SWT. (Muhafid/R6/HR-Online)

Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Dunia hiburan tanah air kembali berduka, aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada usia 68 tahun. Artis Indonesia legendaris ini, menghembuskan nafas terakhirnya pada...
Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...