Senin, April 7, 2025
BerandaBerita BisnisPakan Ternak Fermentasi untuk Cadangan Makanan Bernutrisi

Pakan Ternak Fermentasi untuk Cadangan Makanan Bernutrisi

Pakan ternak fermentasi memiliki manfaat yang membantu tumbuh kembang hewan secara efektif. Pengolahan pakan untuk ternak menggunakan proses fermentasi dengan bantuan dari mikroorganisme, baik jamur dan bakteri baik. Sehingga untuk usaha ternak lebih baik mengandalkan jenis pakan seperti ini.

Baca Juga: Ternak Ayam KUB untuk Pemula, Sukses di Percobaan Pertama

Pembuatan pakan ternak tetap mempertimbangkan kandungan nutrisi. Bahkan lebih efektif dan bisa terserap dengan baik, langsung ke dalam tubuh hewan ternak. Kini sudah banyak jenis pakan fermentasi khusus untuk sapi, kambing, bebek, dan bahkan ayam.

Pakan Ternak Fermentasi untuk Cadangan Makanan

Mengenal tentang pakan ternak penting, yakni melalui proses fermentasi lalu berubahnya struktur kimia dalamnya. Penggunaan bakteri dan jamur pada proses fermentasi tersebut juga tetap membutuhkan bahan lainnya. Mulai dari leguminosa, garam, dan dedak untuk menambah kandungan nutrisi hewan.

Pengembangan jenis pakan ini membantu untuk mengefisiensi proses merumput atau mencari pakan segar. Selain itu, ketika sudah masuk proses pengolahan, beberapa bahan makanan tersebut lebih tahan untuk disimpan lama. Bagi peternak di Indonesia bisa menggunakannya dalam beberapa musim, misalnya ketika kemarau.

Hal ini akan menekan risiko kesulitan untuk mencari makanan untuk ternak. Sehingga jika mempelajarinya dengan baik, peternak akan mendapatkan banyak keuntungan. Ketahanan pakan fermentasi bisa disimpan sampai bulanan, bahkan tahunan.

Cara Pembuatan Pakan Ternak Fermentasi

Berikut ini cara membuat pakan untuk hewan ternak seperti kambing atau sapi yang memiliki jenis makanan sama. Sehingga bagi pemilik usaha ternak bisa mencoba membuatnya dengan langkah yang benar.

Siapkan Bahan

Hal paling penting adalah mempersiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan pakan ternak. Jadi usahakan untuk menyiapkan bahan berikut ini dan potong-potong ukuran sedang untuk memaksimalkan proses fermentasi.

  • Jerami (batang padi) bisa juga mengganti dengan Gedebog (batang pisang)
  • Garam
  • Gula
  • Bekatul (dedak padi)
  • Air Bersih
  • Ampas Tahu
  • Nanas

Beberapa peternak menambahkan tambahan vitamin khusus untuk membantu pertumbuhan hewan ternak. Maka dari itulah bisa sesuaikan dengan kondisi hewan peliharaan.

Buat Larutan

Selanjutnya proses pembuatan larutan yang digunakan untuk proses fermentasi. Campurkan air, gula, dan parutan nanas. Aduk untuk membantu mikroorganisme yang dibutuhkan untuk proses pembusukan.

Baca Juga: Ternak Kelinci Pedaging, Minim Pesaing Untung Menjanjikan

Takaran campuran larutan ini 10 liter untuk membuat bahan dari jerami. Sedangkan untuk penggunaan gedebog hanya membutuhkan 1 liter larutan saja.  Sesuaikan saja dengan bahan yang tersedia di lingkungan tempat tinggal.

Campur Bahan

Pakan ternak fermentasi tinggal campur saja dalam sebuah tempat besar. Ikuti langkah tepatnya berikut ini:

  1. Masukkan bahan jerami atau gedebok pisang, ampas tahu, dan bekatul.
  2. Lalu lanjut ke larutan fermentasi yang sudah dibuat sebelumnya. Takarannya sesuaikan.
  3. Setelah itu aduk sampai bahan-bahan tercampur rata.
  4. Larutkan sisa cairan fermentasi dalam 10 liter air untuk tambahan menyiramkan pada adonan tersebut.
  5. Pencampuran tersebut harus diaduk sampai merata.
  6. Terakhir tinggal menaburkan garam dan mengaduknya.

Proses Fermentasi

Semua adonan fermentasi tersebut bisa ditaruh dalam sebuah ember atau drum besar menyesuaikan banyaknya. Untuk memaksimalkan proses fermentasi perlu menutup wadah tersebut. Silahkan gunakan terpal atau plastik agar udara tidak ikut masuk.

Pada proses ini membutuhkan waktu satu hari untuk bahan jerami. Lalu untuk gedebog hanya membutuhkan satu sampai tiga jam. Perhatikan untuk menghindari kemungkinan kerusakan pada adonan tersebut.

Pakan Siap Konsumsi

Pakan ternak fermentasi yang sudah melalui proses fermentasi siap untuk dikonsumsi. Kita bisa memberikannya langsung kepada hewan. Sedangkan sisanya bisa simpan dengan membongkar adonan dari proses fermentasi tersebut, lalu angin-anginkan hingga kering.

Untuk menyimpan dalam wadah yang lebih ringkas bisa melakukan press sampai padat. Cadangan makanan ini bisa bertahan lebih lama apabila proses penyimpanannya tepat. Sebab itulah proses pembuatan dan penyimpanan sama pentingnya untuk diperhatikan.

Tujuan pembuatan pakan fermentasi ini menghindari kemungkinan kesulitan mencari pakan ternak di musim tertentu. Sehingga tidak menghambat tumbuh kembang hewan peliharaan. Apalagi beberapa waktu peternak akan menghadapi kemungkinan kenaikan bahan pakan tersebut.

Baca Juga: Cara Ternak Maggot untuk Pemula, Raup Cuan dengan Mudah

Pakan ternak fermentasi cukup efektif menjadi opsi yang membantu para pengusaha. Tidak hanya untuk kebutuhan peliharaan pribadi. Jika menghitung secara bisnis, tentu jenis pakan ini menghemat pengeluaran untuk konsumsi harian hewan ternak. (R10/HR-Online)

Arus balik di Jalur Selatan Garut

Arus Balik di Jalur Selatan Garut Minggu Malam Mulai Lancar, Volume Kendaraan Mengarah ke Bandung Berkurang

harapanrakyat.com,- Volume kendaraan arus balik lebaran 2025 yang melintas di jalur selatan Garut, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025) malam, sudah mulai menurun. Meski masih...
Remaja terseret ombak Pantai Karang Papak Garut

4 Remaja Terseret Ombak Pantai Karang Papak Garut, 1 Orang Tewas 

harapanrakyat.com,- Niat wisata malah jadi malapetaka, empat orang remaja asal Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat terseret ombak pantai Karang Papak Kecamatan Cikelet pada...
Lucky Hakim liburan ke Jepang

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang: Bilang Dulu Ya!

harapanrakyat.com,-  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyentil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang liburan ke Jepang saat momen libur lebaran. Tak tanggung-tanggung Dedi Mulyadi mengunggah...
Pemudik arus balik

Potret Lonjakan Pemudik Saat Puncak Arus Balik di Terminal Tipe A Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Memasuki H+6 lebaran Idul Fitri 1446 H ratusan pemudik memadati Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, saat puncak arus balik pemudik pada...
Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...