Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 4 sekolah di Kota Banjar dari satuan pendidikan tingkat dasar, diusulkan maju dalam ajang perlombaan calon Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2021.
Saat ini, tim petugas dari Provinsi Jawa Barat tengah melakukan verifikasi lapangan terhadap sekolah yang akan maju dalam lomba calon Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi.
Kepala Dinas Kebersihan Kota Banjar, Sri Sobariah mengatakan, pada tahun ini ada 4 sekolah di Kota Banjar yang diusulkan dalam perlombaan calon Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi.
Keempat sekolah tersebut yaitu SDN 2 Banjar, SDN 2 Hegarsari, SDN 1 Karyamukti, dan SMPN 9 Banjar.
Kemudian, untuk peserta yang pihaknya usulkan mengikuti calon Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional yaitu SMPN 1 Banjar, SMPN 7 Banjar, SMPN 3 Banjar, dan SDN 3 Banjar.
Adapun yang menjadi kriteria penilaian calon Sekolah Adiwiyata, lanjut Sri Sobariah, ada tiga komponen persyaratan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Namun yang menjadi fokus utamanya adalah komitmen dan edukasi kepada warga sekolah agar berwawasan lingkungan.
Baca Juga : DPRKPLH Ciamis Lakukan Penilaian Calon Sekolah Adiwiyata
“Ada 4 sekolah di Kota Banjar yang kami usulkan menjadi calon Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Barat. Target kami nantinya dapat menggerakkan sekolah berbudaya dan peduli terhadap lingkungan,” terang Sri Sobariah, Jumat (03/09/2021).
Tim Verifikasi Tinjau 4 Sekolah di Kota Banjar
Sementara itu, tim verifikasi Provinsi Jawa Barat, Agus Karyatna mengatakan, verifikasi lapangan tersebut guna sinkronisasi antara data administrasi yang sudah diajukan sebagai persyaratan, dengan fakta yang ada di lapangan.
Misalnya kesesuaian data administrasi dengan tujuan pelaksanaan Sekolah Adiwiyata. yakni membangun gerakan peduli berbudaya lingkungan di sekolah sebagai edukasi kepada warga sekolah.
Kemudian, sarana dan prasarana penunjang seperti adanya pengelolaan dan pemanfaatan bank sampah dalam lingkungan sekolah. Dengan manajemen pengelolaan yang baik, dan termasuk juga pemanfaatan lingkungan sekolah melalui media tanam.
“Administrasi sudah kami terima dari jauh hari. Sekarang kita tinjauan lapangan untuk melihat sesuai tidaknya dengan administrasinya. Yang kita harapkan edukasinya bisa berjalan agar warga sekolah menjadi sadar lingkungan,” jelas Agus Karyatna.
Ketua Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia Kota Banjar, Dudu Nurzaman menambahkan, sebelumnya pihaknya sudah memberikan pendampingan kepada peserta calon Sekolah Adiwiyata. Baik dari pendampingan administrasi maupun kelengkapan sarana dan prasarana.
Pihaknya berharap nantinya semua sekolah di Kota Banjar dapat menerapkan gerakan peduli berbudaya lingkungan di sekolah. Sehingga nantinya bisa mewujudkan pendidikan karakter dan warga sekolah lebih peduli terhadap lingkungannya.
“Kami memberikan dukungan dan apresiasi verifikasi sejumlah sekolah yang sudah kami usulkan ke provinsi. Kami harap semua sekolah nantinya menerapkan gerakan sadar lingkungan untuk mewujudkan pendidikan karakter,” pungkas Dudu. (Muhlisin/R3/HR-Online)