Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita CiamisPalsukan Dokumen, 22 CPNS K2 di Ciamis Terancam Dicoret

Palsukan Dokumen, 22 CPNS K2 di Ciamis Terancam Dicoret

Foto: Ilustrasi

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Ciamis menemukan 22 Honorer Kategori (K) 2 yang lulus CPNS, diduga memalsukan dokumen persyaratan. Pemalsuan itu ditemukan pada berkas pengesahan masa kerja, dimana tandatangan kepala UPTD bukan aslinya, melainkan discan komputer.

Kepala BKDD Kabupaten Ciamis Deden Wahidin, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, 22 honorer yang diduga memalsukan tandatangan itu seluruhnya dari kalangan guru. “Hari Senin (14/04/2014), kami akan melakukan verifikasi ulang terkait dugaan pemalsuan yang dilakukan 22 honorer tersebut,” katanya, kepada HR, Jum’at (11/04/2014).

Deden menjelaskan, dugaan pemalsuan dokumen ini ditemukan saat petugas melakukan pemeriksaan berkas persyaratan CPNS yang lulus tes beberapa waktu lalu.

“Ditambah pula ada laporan dari masyarakat terkait dugaan pemalsuan dokumen tersebut. Awalnya, laporan dari masyarakat hanya tertuju kepada beberapa orang saja, tetapi setelah diperiksa seluruhnya, ternyata kita menemukan 22 CPNS K2 yang diduga memalsukan persyaratan,” terangnya.

Selain tandatangan hasil scan, lanjut Deden, pihaknya pun menemukan kejanggalan lain. Kejanggalan itu ditemukan pada Nomor Induk Pegawai (NIP) Kepala UPTD yang mengesahkan berkas persyaratan.

“Pada berkas pengesahan tersebut tertanggal sebelum tahun 2004 dan ditandatangani oleh Kepala UPTD berikut tertera NIP-nya,” ujarnya.

Padahal, tegas Deden, NIP Kepala UPTD tersebut baru berlaku sejak tahun 2010. “Seharusnya tertera NIP lama, tetapi ini aneh malah yang baru. Dengan adanya temuan ini kita akan memanggil pihak-pihak yang terkait untuk dimintai keterangannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepegawaian dan Mutasi BKDD Kabupaten Ciamis, Ahmad Yani, menambahkan, apabila 22 CPNS K2 tersebut terbukti melakukan pemalsuan dokumen persyaratan, maka sanksinya akan dicoret dari daftar kelulusan CPNS K2.

“Sedangkan terkait pidananya, itu merupakan ranah kepolisian yang menindaklanjutinya,” ungkapnya.

Menurut Ahmad, 22 CPNS K2 yang berkas persyaratannya diduga palsu tersebut masing-masing 11 guru SD, 4 guru SMP, 6 guru SMA dan 1 staf UPTD Pendidikan. (Her/R2/HR-Online)

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...