Rabu, April 2, 2025
BerandaBerita TerbaruSejarah Hindu Budha, Warisannya Berupa Sistem Kasta

Sejarah Hindu Budha, Warisannya Berupa Sistem Kasta

Apakah kamu tahu, ternyata dalam sejarah Hindu Budha, terdapat struktur sosial bernama kasta. Struktur sosial ini bertujuan untuk membedakan kedudukan sosial dalam masyarakat Hindu.

Namun, karena banyak mengalami perkembangan zaman, sistem kasta sosial yang cenderung membeda-bedakan ini telah pudar, dan kini hanya sebagai warisan peninggalan umat Hindu.

Baca juga: Sejarah AURI, Percobaan Pembunuhan Soekarno oleh Pilot Kebanggaan Indonesia

Namun apa jadinya jika sistem kasta sosial Hindu, jika hingga saaat ini masih ada. Apakah dampak yang paling terlihat jika ini diterapkan pada kehidupan masyarakat milenial?. Tentu tidak akan cocok. Mungkin yang ada bisa berisiko menciptakan konflik sosial dalam masyarakat.

Beberapa Warisan Sosial Peninggalan Sejarah Hindu Budha

Nah pada artikel kali ini akan membahas bagaimana perkembangan struktur sosial dengan sistem kasta dari waktu ke waktu. Apa saja kisah unik di balik sejarah yang terus berjalan ini?

Sistem Kasta Sosial

Sejarah sistem kasta merupakan warisan tatanan hidup bagi masyarakat yang berasal dari zaman Hindu Budha.

Adapun sistem kasta yang pada saat itu berkembang dalam struktur sosial masyrakat Hindu, antara lain terdiri dari Kaum Brahmana (Pendeta/Pemuka Agama), Ksatria (Pejabat Pemerintahan), Waisya (Kaum Pedagang dan Petani), dan Sudra (Kaum Kawula/Budak).

Dari keempat kasta ini, masyarakat pada zaman Hindu memiliki prestis tersendiri. Meskipun demikian, bukan berarti pada zaman itu masyarakatnya cenderung individual.

Baca juga: Sejarah Perang Pattimura, Perjuangan Rakyat Maluku Melawan Penjajah

Buktinya, beberapa catatan peninggalan sejarah menyebut jika masa era Hindu-Budha, masyarakat cenderung sering bergotong royong untuk menyelesaikan satu permasalahan yang ada dalam negerinya.

Tugas Brahmana Mirip Tokoh Agama

Brahmana adalah salah satu kasta tertinggi di dalam agama Hindu. Bagaimana tidak, pengertian Brahmana menurut struktur masyarakat Hindu adalah seorang pendeta yang memiliki sifat kebenaran.  Barangkali untuk saat ini anda bisa menyamakannya dengan tokoh agama.

Masih soal sejarah Hindu Budha, secara praktiknya kaum Brahmana memiliki enam tugas (Dharma), di antaranya melakukan persajian untuk dirinya sendiri, melakukan persajian untuk orang lain, memberikan pengajaran, menekuni pelajaran (belajar), membagi dan menerima sedekah.

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh sejarawati, Ririn Darini dalam buku berjudul “Sejarah Kebudayaan Indonesia Masa Hindu Buddha”, (2013:49).

Tugas Ksatria Melindungi Negara dalam Sejarah Hindu Budha

Selanjutnya, Ksatria atau saat ini  seperti seorang prajurit, atau pejabat negara. Secara praktis, tugasnya adalah melindungi negaranya dari segala macam ancaman yang berisiko membahayakan negara.

Tugas ini merupakan dharma utama dari seorang ksatria. Sebab hal ini sesuai dengan sumpah dan janjinya saat menjadi Ksatria.

Ia berjanji sesuai dengan peraturan Weda (kitab suci umat Hindu), yang mengatakan bahwa kaum Ksatria harus siap dan sigap bersedia melindungi negara, dalam keadaan dan situasi apapun.

Tugas Sudra hanya Patuh Pada Perintah Brahmana

Kaum Sudra/Kawula memiliki dharma Hindu yang begitu sederhana dari kasta-kasta di atas. Sebab, mereka hanya memiliki tugas sebagai pelayan para petinggi kasta, tak terkecuali Brahmana.

Brahmana sebagai pemuka agama yang bisa memperdayakan kaum Sudra secara baik, benar, dan tepat.

Sehingga, tugas dari seorang Sudra tidak lain adalah mematuhi perintah Brahmana. Sebab, apapun yang Brahmana katakan adalah pitutur kebenaran bagi jalan hidup seseorang yang berkasta Sudra.

Kaum Sudra Terbagi Empat Golongan

Sebagaimana penjelasan sejarah Hindu Budha di awal, kaum Sudra ternyata merupakan golongan umat Hindu yang menduduki kasta sosial yang paling rendah diantara semuanya.

Bahkan menurut catatan peninggalan Hindu, menyebutkan jika kaum Sudra terbagi lagi ke dalam 4 golongan, antara:

  1. Dwajaherta, seseorang hamba yang kehilangan atas kebebasannya, hal ini disebabkan karena Sudra dalam kategori ini menjadi seorang tawanan perang.
  2. Grehaja, yaitu seorang hamba (Sudra) yang kehilangan kebebasannya akibat kelahirannya.
  3. Bhaktadasa, yaitu seorang Sudra yang menghamba dan menjadi budak, karena menurut makan pada seseorang.
  4. Dandadasa, terakhir yaitu seorang Sudra yang menghamba dan menjadi budak kaum lain (berasal dari kasta atas). Oleh sebab itu Sudra kategori ini harus membayar utang dan denda dengan mengabdikan dirinya pada seseorang.

Nah inilah beberapa kisah menarik dari sejarah Hindu Budha. Dari kisah klasik ini kita bisa mengetahui bagaimana proses perkembangan struktur sosial masyarakat dari waktu ke waktu. (Erik/R6/HR-Online)

Microsoft Surface Pro 11, Keyboard Fleksibel & Baterai Setara Mac

Microsoft Surface Pro 11, Keyboard Fleksibel dan Baterai Setara Mac

Microsoft Surface Pro 11 membawa gebrakan baru. Ini merupakan laptop Microsoft terbaru. Kehadiran perangkat terbaru ini menarik perhatian banyak orang. Microsoft kini semakin baik...
Sejarah Siger Sunda, Mahkota untuk Pengantin Wanita

Sejarah Siger Sunda, Mahkota untuk Pengantin Wanita

Sejarah Siger Sunda cukup menarik untuk kita telisik lebih lanjut. Ya, Siger Sunda adalah hiasan kepala berbentuk mahkota yang dikenakan oleh pengantin wanita dalam...
Kandang ayam terbakar

Sebuah Kandang Ayam di Ciamis Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya

harapanrakyat.com,- Sebuah kandang ayam milik warga di Desa Maparah, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Dugaan peristiwa kebakaran tersebut akibat alat oven...
Fitur Motion Photos Whatsapp, Apa Fungsinya?

Fitur Motion Photos Whatsapp, Apa Fungsinya?

WhatsApp kembali berinovasi dengan menghadirkan fitur baru bernama Motion Photos WhatsApp. Fitur Motion Photos WhatsApp ini memungkinkan pengguna untuk berbagi foto bergerak dalam obrolan...
Kandungan Surat Al Qiyamah, Dahsyatnya Hari Kiamat

Kandungan Surat Al Qiyamah, Dahsyatnya Hari Kiamat

Memahami pokok isi kandungan surat Al Qiyamah sudah semestinya dilakukan oleh umat muslim. Hal ini karena memahami kandungannya bisa membantu umat muslim untuk meningkatkan...
Cara Membuka File RAW di HP dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuka File RAW di HP dengan Mudah dan Praktis

Cara membuka file RAW di HP menjadi pertanyaan banyak pengguna yang gemar fotografi. Format RAW menyimpan lebih banyak detail daripada JPEG, sehingga sering digunakan...