Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarAnggaran Honor Penggali Kubur Jenazah Covid-19 Kota Banjar Ditambah

Anggaran Honor Penggali Kubur Jenazah Covid-19 Kota Banjar Ditambah

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Anggaran honor penggali kubur jenazah pasien Covid-19 di Kota Banjar, Jawa Barat, ditambah. Hal itu seiring dengan meningkatnya angka kematian akibat terpapar virus Corona.

Dinas Kesehatan Kota Banjar memastikan anggaran untuk upah tim petugas penggali dan pengubur jenazah Covid-19 saat ini berjalan lancar. Tidak mengalami tunggakan pembayaran seperti beberapa bulan sebelumnya.

Kepastian pembayaran tersebut mengingat kasus kematian pasien positif Covid-19 yang terjadi di Kota Banjar akhir-akhir ini terus mengalami peningkatan cukup signifikan.

Sekretaris Dinkes Kota Banjar, Budi Hendrawan, mengatakan, pihaknya saat ini sudah mengajukan tambahan anggaran dalam APBD perubahan sebesar Rp 500 juta. Anggaran itu untuk honor tim petugas penggali dan pengubur jenazah Covid-19.

Pengajuan anggaran sebesar itu mengingat anggaran yang tersedia untuk honor petugas tersebut sebelumnya hanya sebesar Rp 300 juta dalam APBD murni. Sehingga tidak mencukupi untuk membiayai upah para penggali kubur.

Baca Juga : Dinkes Kota Banjar: Anggaran HIV/AIDS Cair Bulan Depan

“Kami sudah mengajukan dalam APBD perubahan sebesar kurang lebih 500 juta rupiah. Sehingga total anggaran tersebut untuk tahun ini menjadi 800 juta rupiah,” kata Budi Hendrawan kepada HR Online, Selasa (29/06/2021).

Ia menyebutkan, penambahan anggaran sebesar Rp 500 juta itu dengan estimasi kebutuhan untuk pasien meninggal sebanyak 100 orang, anggaran honor petugas penggali kubur sebesar Rp 1,4 juta per tim untuk satu liang lahat.

Sedangkan, untuk tim petugas pengubur sebesar Rp 3,5 juta per team. Petugas pengubur nominalnya sedikit lebih besar karena jumlah petugasnya lebih banyak (sampai tiga tim). Kemudian, untuk angaran peti jenazah Rp 90 juta.

Lebih lanjut Budi menyebutkan, total anggaran tersebut merupakan anggaran yang direncanakan pada tahun ini. Estimasi kebutuhannya untuk 100 orang.

Karena menurutnya, apabila angka kematian terus meningkat tentunya perlu penambahan anggaran lagi. Sebab anggaran yang direncanakan akan defisit.

“Kalau angka kematian terus meningkat tentu perlu carikan anggaran lagi. Semoga saja penambahan kasusnya bisa melandai. Serta penyebaran virus Corona ini bisa terkendalikan,” harap Budi. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut, Polisi Olah TKP

harapanrakyat.com,- Seorang wisatawan kolam renang di Cipanas Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas tenggelam saat rekreasi, Minggu (6/4/2025). Petugas kepolisian dari Polsek Tarogong Kaler bersama...
Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...