Senin, April 7, 2025
BerandaBerita CiamisLeuwi Biuk di Ciamis Terus Alami Pendangkalan, Ini Penyebabnya

Leuwi Biuk di Ciamis Terus Alami Pendangkalan, Ini Penyebabnya

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Kondisi Leuwi Biuk yang berada di Lingkungan Lebak, Kelurahan Ciamis, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dari tahun ke tahun terus mengalami pendangkalan. Hal tersebut akibat dampak dari sampah plastik yang terus memenuhi sungai Cileueur.

Aji Rauf, warga sekitar ketika ditemui HR Online menuturkan, kondisi sungai maupun leuwi tersebut dulunya sangat bagus. Bahkan, tidak sedikit warga yang memanfaatkan air sungai untuk mandi.

“Sekitar tahun 70-an, kondisi sungai sangat bagus terutama Leuwi Biuk ini. Setiap hari banyak warga memancing ikan,” tuturnya Minggu (20/6/2021).

Akan tetapi, sambungnya, seiring perkembangan pembangunan, maka terjadi perubahan kondisi pada sungai. Bahkan, saat ini sungai dan leuwi banyak dipenuhi oleh sampah.

“Bisa kita lihat perubahannya sekarang. Setelah banyak pembangunan rumah sekitar bantaran sungai, secara otomatis menghasilkan sampah rumah tangga. Baik sengaja atau tidak, warga malah membuang sampah ke sungai,” tukasnya.

Menurutnya, dengan banyaknya pendirian rumah sekitar bantaran sungai Cileueur tersebut, khususnya terjadi dari mulai hulu hingga hilir, tentunya banyak menghasilkan sampah.

“Mudah-mudahan dengan kejadian ini, pihak pemerintah bisa membuat aturan atau larangan terkait buang sampah sembarangan ke sungai. Sebab, akibatnya bisa merusak ekosistem lingkungan,” harapnya.

Karena menurut Aji, keberadaan sungai sangat dibutuhkan bagi manusia. Namun kalau sudah terjadi pencemaran seperti adanya sampah plastik sudah pertanda tidak baik. Sehingga sungai maupun Leuwi Biuk menjadi rusak.

Padahal, lanjutnya, sungai Cileueur yang membentang di wilayah Ciamis ini, menjadi mata air untuk pengairan, baik sawah maupun kolam milik warga. Maka ia meminta warga sekitar untuk menjaga kebersihan sungai.

“Stop membuang sampah plastik ke sungai, demi mencegah pencemaran lingkungan, dan juga menjaga ekosistem sungai. Sehingga, mata air dan keindahan sungai Cileueur dan Leuwi Biuk tetap terjaga,” pungkasnya. (Es/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

Arus balik di Jalur Selatan Garut

Arus Balik di Jalur Selatan Garut Minggu Malam Mulai Lancar, Volume Kendaraan Mengarah ke Bandung Berkurang

harapanrakyat.com,- Volume kendaraan arus balik lebaran 2025 yang melintas di jalur selatan Garut, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025) malam, sudah mulai menurun. Meski masih...
Remaja terseret ombak Pantai Karang Papak Garut

4 Remaja Terseret Ombak Pantai Karang Papak Garut, 1 Orang Tewas 

harapanrakyat.com,- Niat wisata malah jadi malapetaka, empat orang remaja asal Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat terseret ombak pantai Karang Papak Kecamatan Cikelet pada...
Lucky Hakim liburan ke Jepang

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang: Bilang Dulu Ya!

harapanrakyat.com,-  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyentil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang liburan ke Jepang saat momen libur lebaran. Tak tanggung-tanggung Dedi Mulyadi mengunggah...
Pemudik arus balik

Potret Lonjakan Pemudik Saat Puncak Arus Balik di Terminal Tipe A Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Memasuki H+6 lebaran Idul Fitri 1446 H ratusan pemudik memadati Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, saat puncak arus balik pemudik pada...
Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...