Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita TerbaruFakta Hujan Meteor Arietid, Fenomena Alam Langka

Fakta Hujan Meteor Arietid, Fenomena Alam Langka

Fakta hujan meteor Arietid terjadi minggu ini pada siang hari. Sehingga menyebabkan ping radar meteor di Kanada. Kemungkinan akan menghasilkan beberapa meteor malam hari juga. 

Puncak hujan meteor ini akan terjadi pada pagi harinya. Ya, ini adalah hujan Arietid yang memancar dari arah konstelasi Aries.

Untuk sekarang ini dekat dengan Matahari sebelum fajar. Kemudian melintasi langit dengan Matahari di siang hari. Oleh sebab itu, menjadi meteor di siang hari.

Simak Fakta Hujan Meteor Arietid Paling Intens Sepanjang Tahun

Melansir science.nasa.gov, selama pekan ini akan ada ribuan meteor melesat melintasi langit. Tapi jangan berharap akan dapat melihatnya. Mereka adalah Arietid, hujan meteor siang hari paling intens sepanjang tahun.

Setiap tahun di awal Juni, Bumi melewati bagian yang terpadat dari dua aliran meteorit antar planet. Kemungkinan terdiri dari puing-puing dari asteroid Icarus. Sehingga menghasilkan sekitar 60 bintang jatuh tiap jamnya dari arah konstelasi Aries. 

Kemudian aliran puing lainnya menghasilkan hingga 40 meter per jam dari konstelasi Perseus. Namun sayangnya bagi pengamat bintang, kedua rasi ini sangat dekat dengan Matahari. Fakta hujan meteor Arietid mencapai aktivitas maksimal. 

Baca Juga: Hujan Meteor Quadrantid, Simak Kapan Terjadi dan Bagaimana Melihatnya

Lokasi Hujan Meteor Arietid

Terdapat gambar fantastis yang dihasilkan oleh Duane Hilton, menunjukkan meteor terang melesat melintasi langit siang hari di atas Twin Lakes, CA. Meteor itu sangat berbeda dengan bola api Yukon Januari 2000. Dihasilkan oleh asteroid 200 metrik ton, Arietid, dan Zeta.

Fakta hujan meteor Arietid dari pancaran yang terletak di Aries timur. Sekitar 10 derajat barat Pleiades. Hal tersebut menurut penjelasan dari Robert Lunsford, Sekretaris Jenderal Masyarakat Meteor Internasional. 

Letaknya 32 derajat timur Matahari, sehingga aktivitas hanya terlihat sesaat sebelum fajar. Kemungkinan aktivitas apapun akan muncul sebagai Earth Grazers. Meteor panjang yang berlangsung beberapa detik setelah melesat ke atas dari cakrawala.

Waktu yang paling baik untuk mengamati Arietids adalah sebelum matahari terbit. Pasalnya, meteor ini sulit ditangkap, kecepatan sebelum fajar biasanya tidak lebih dari sari satu atau dua meteor tiap jam.

Akan tetapi, para pengamat mengatakan jika layak melihat fakta hujan meteor Arietid. Karena Earth Grazers bergerak lambat dan cerah sangat indah. 

Bahkan bila tidak dapat melihat meteor apapun, tetap tampak dua planet terang yakni Jupiter dan Saturnus. Namun sayangnya jarak kurang dari 2 derajat naik di atas ufuk timur. 

Terlihat dari bagian bintang, penampakan langit timur dari situs pengamatan garis lintang tengah utara. Pancaran fakta hujan meteor Arietid berada 15 derajat di atas cakrawala. 

Baca Juga: Fenomena Hujan Meteor Camelopardalid, Lambat dan Berkilauan

Suara Meteor Terdengar

Meskipun meteor tidak terlihat, bukan berarti keberadaannya tidak ada. Sebagai bukti, Anda bisa mendengarkan pancuran memakai peralatan radio ham sederhana.

Fakta hujan meteor Arietid dan Zeta Perseids menghantam atmosfer Bumi. Kecepatannya sekitar 75.000 mph. Saat meteor-meteor itu bergerak cepat di udara, terdapat bintik debu ruang angkasa. Kemudian memanaskan dan mengionisasi gas di sekitarnya.

Sinyal radio dari stasiun TV, fasilitas RADAR, dan pemancar AM/FM terus-menerus memantul dari jejak meteor berumur pendek ini. Hal tersebut terjadi selama hujan meteor besar seperti Arietid dan Zeta Perseids. 

Setiap kali meteor melintas di atas kepala dengan geometri benar, pendengar radio dapat mendengar blip singkat. Sinyal pantul dari pemancar jauh pada pengeras suara penerima.

Stan Nelson mengarahkan antena radio ham-nya ke pemancar Pengawasan Antariksa Angkatan Laut di Texas. Kemudian mendengarkan meteor radio, tidak membutuhkan peralatan canggih.

Sebagai contoh, meteor eta Aquarid pada 217 MHz saat merekam refleksi ini. Stasiun pendengarnya terdiri dari penerima ham VHF umum dan antena yang murah. 

Rekaman audio Nelson berisikan tentang dua suara. Pertama merupakan ping staccato yang ditimbulkan satelit yang mengorbit Bumi. Lalu berpacu di atas fasilitas radar NAVSPASUR.

Dua detik kemudian blip lebih panjang, merupakan pantulan sinyal radar dari jejak meteorit terionisasi. Hal itu hanya dua contoh dari ratusan pantulan yang telah direkamnya di sekitar puncak hujan meteor eta Aquarid bulan Mei. 

Zeta Perseids

Pancaran Zeta Perseids tingginya kurang dari 4 derajat. Meskipun meteor yang satu ini melesat jauh dari pancarannya. Akan sulit melihat banyak bintang jatuh, saat pancarannya rendah. Baik untuk laju meteor Arietid atau Perseids.

Secara substansial meningkat di kemudian hari ketika pancaran bergerak di atas kepala. Untuk Zeta perseids akan mencapai puncaknya pada 13 Juni. Bahkan meteor ini lebih sulit dikenali daripada Arietid.

Pancaran pancuran hanya 16 derajat dari Matahari. Kemudian kurang dari 5 derajat di atas cakrawala. Saat Matahari terbit pada hari pancuran maksimal sesuai harapan. 

Silau Matahari membuat sebagian besar fakta hujan meteor Arietid dan zeta Perseids tidak terlihat dengan telanjang mata. Namun, ada beberapa yang benar-benar layak untuk dilihat. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...