Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita PangandaranProdusen Tempe Tahu di Pangandaran Tak Mau Pakai Kedelai Lokal

Produsen Tempe Tahu di Pangandaran Tak Mau Pakai Kedelai Lokal

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Sebagian besar produsen tempe tahu di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tidak mau memakai kedelai lokal sebagai bahan baku.

Mereka lebih memilih kedelai impor dari Amerika. Akibatnya para petani kedelai kesulitan memasarkan hasil panennya di pasaran.

Sementara produktivitas kedelai di Kabupaten Pangandaran sendiri cukup baik. Selain itu juga tingkat kesuburannya maksimal.

Lantas apa alasan produsen tempe tahu di Pangandaran lebih suka menggunakan kedelai impor dibanding kedelai lokal?

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura di Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Aep Haris menjelaskan, para produsen tempe tahu menilai kedelai lokal memiliki beberapa kelemahan.

“Katanya, kedelai lokal itu ukurannya kecil atau tidak seragam,” kata Aep, Senin (31/5/2021).

Alasan Produsen Tempe Tahu Tak Menggunakan Kedelai Lokal

Selain itu, kelemahan lainnya dari kedelai lokal menurut para produsen tempe tahu adalah kedelai lokal kurang bersih. Sehingga pada saat proses pencucian kulit ari kacang sulit terkelupas. Akibatnya proses peragian pun memakan waktu lama.

“Kalau dilihat dari nilai gizi sebenarnya kedelai lokal ini lebih unggul daripada kedelai impor yang sudah melalui perlakuan rekayasa saat penanaman,” jelas Aep.

Harga kedelai impor juga lebih murah dibanding harga kedelai lokal. Hal inilah yang membuat produsen tempe tahu di Pangandaran lebih memilih kedelai impor.

Bukan hanya di Pangandaran, fenomena ini juga terjadi di tingkat nasional. Hal ini terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan impor kedelai ke Indonesia sepanjang semester 2020 mencapai 1,27 juta ton.

“Pernah Guru Besar Bidang Pangan, Gizi, dan Kesehatan IPB memberikan pernyataan produktivitas kedelai di Indonesia hanya setengahnya dari produktivitas kedelai di Amerika,” jelasnya.

Sementara data secara nasional menunjukkan tingkat produksi kedelai di Indonesia sekitar 2 ton per hektar. Jauh berbeda apabila dibandingkan dengan tingkat produksi di AS yang mencapai 4 ton per hektar.

“Impor kedelai dari Amerika 2 juta ton itu, 70 persen dialokasikan untuk produksi tempe. Sementara 25 persen untuk produksi tahu,” jelasnya.

Saat ini produksi kedelai lokal secara nasional menyusut drastis hingga di bawah 800.000 ton per tahun. Hal ini berbanding terbalik dengan kebutuhan nasional yang mencapai 2,5 juta ton.

“Ini juga yang menjadi kesulitan petani kedelai lokal di Pangandaran. Hasil produksinya belum bisa bersaing di pasaran,” tandas Aep. (Ceng2/R7/HR-Online)

Editor: Ndu

Tarian Bagi-bagi THR

Viral Tarian Bagi-bagi THR Mirip Tarian Bangsa Yahudi, Begini Asal Usulnya!

Salah satu tradisi masyarakat muslim di Indonesia yang tak bisa dihilangkan saat momen Idul Fitri yakni bagi-bagi tunjangan hari raya atau THR. Pada Lebaran...
Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier melamar Luna Maya belum lama ini. Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti ternama Tanah Air. Maxime Bouttier resmi melamar kekasihnya, Luna Maya,...
Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

harapanrakyat.com,- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ciamis, Jawa Barat, memberlakukan penutupan operasional pelayanan. Baik itu pelayanan...
Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

harapanrakyat.com,- Dalam rangka operasi ketupat Lodaya tahun 2025, Polres Ciamis, Jabar, berlakukan sistem one way parsial di Simpang Tiga Sindangkasih Kabupaten Ciamis, pada Jumat...
Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

harapanrakyat.com,- Lonjakan penumpang di terminal pemberangkatan bus Guntur Garut, Jawa Barat, mulai terlihat sejak Sabtu (5/4/2025) pagi. Hingga H plus 3. Petugas mencatat sudah...
Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Telegram adalah salah satu aplikasi perpesanan instan yang populer dengan berbagai fitur canggih. Namun, terkadang pengguna mengalami masalah kehilangan chat secara tidak sengaja. Jika...