Senin, April 7, 2025
BerandaBerita PangandaranWayang Golek Kurang Diminati Masyarakat Pangandaran

Wayang Golek Kurang Diminati Masyarakat Pangandaran

Ketua Dewan Kesenian Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, sekaligus dalang yang tinggal di Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Rojikin Supriadi Putra, didampingi seorang aparat pemerintahan Kecamatan Parigi, tengah menunjukan wayang golek hasil buatannya. Fhoto : Entang Saeful Rachman/HR.

Parigi, (harapanrakyat.com)

Seiring dengan perkembangan teknologi modern saat ini, kesenian tradisional wayang golek menjadi kurang diminati masyarakat, khususnya di Pangandaran. Hal itu diakui Rojikin Supriadi Putra, Ketua Dewan Kesenian Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, sekaligus dalang yang tinggal di Desa Cibenda, Kecamatan Parigi.

Menurut Rojikin, seni budaya leluhur itu sudah ada sejak jaman dulu, dan digunakan sebagai alat dalam penyebaran agama Islam oleh para kyai di sebuah mesjid. Kisah ini didapat dari orang tuanya yang juga seorang dalang pada saat dirinya masih duduk dibangku Sekolah Dasar.

“Saat saya masih kecil, saya sudah menggeluti seni wayang golek, mulai dari cara membuat wayangnya sekaligus cara berdalang,” kata Rojikin, ketika ditemui HR, Senin (13/02/2014).

Namun, lanjut dia, ketika usianya sudah mulai beranjak dewasa, tepatnya pada tahun 1996, Rojikin mulai memberanikan diri untuk belajar dalang ke salah satu dalang ternama di Karawang, Jawa Barat.

Sejak saat itu Rojikin sering ikut tampil sebagai dalang wayang golek disetiap pertunjukan. Bahkan, tahun 2008 dirinya sudah mengantongi akta pendirian dan ijin operasional untuk membuka usahanya sebagai group wayang golek di Cibenda, Kecamatan Parigi.

“Saya pun pernah menjuarai dibeberapa perlombaan antar dalang se-Jawa Barat bertempat di Bandung. Bahkan sampai di acara festival Binojakrama Padalangan Jabar pada tahun 2010 di Pangandaran, 2012 di Bandung, dan tahun ini akan dilaksanakan di Karawang,” pungkasnya. (Ntang/R3/HR-Online)

Arus balik di Jalur Selatan Garut

Arus Balik di Jalur Selatan Garut Minggu Malam Mulai Lancar, Volume Kendaraan Mengarah ke Bandung Berkurang

harapanrakyat.com,- Volume kendaraan arus balik lebaran 2025 yang melintas di jalur selatan Garut, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025) malam, sudah mulai menurun. Meski masih...
Remaja terseret ombak Pantai Karang Papak Garut

4 Remaja Terseret Ombak Pantai Karang Papak Garut, 1 Orang Tewas 

harapanrakyat.com,- Niat wisata malah jadi malapetaka, empat orang remaja asal Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat terseret ombak pantai Karang Papak Kecamatan Cikelet pada...
Lucky Hakim liburan ke Jepang

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang: Bilang Dulu Ya!

harapanrakyat.com,-  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyentil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang liburan ke Jepang saat momen libur lebaran. Tak tanggung-tanggung Dedi Mulyadi mengunggah...
Pemudik arus balik

Potret Lonjakan Pemudik Saat Puncak Arus Balik di Terminal Tipe A Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Memasuki H+6 lebaran Idul Fitri 1446 H ratusan pemudik memadati Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, saat puncak arus balik pemudik pada...
Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...