Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Mapolres Kota Banjar disemprot fogging dalam rangka pencegahan penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti, Senin (24/5/2021).
Pelaksanaan kegiatan fogging urusan kesehatan tersebut dilakukan oleh Polres Banjar yang juga bekerjasama dengan bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Jawa Barat.
Kapolres Banjar AKBP. Melda Yanny, melalui Paur Subbag Humas, Bripka. Nandi Darmawan, mengatakan, kegiatan penyemprotan atau Fogging Urkes tersebut dalam rangka mencegah berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti di lingkungan Polres Banjar.
Adapun fasilitas yang disemprot fogging di antaranya meliputi lingkungan Mapolres Banjar, Rumah dinas Kapolres dan Wakapolres Banjar. Lalu Asrama Polsek Banjar dan Asrama Polsek Pataruman juga disemprot fogging.
“Fogging ini sebagai bentuk pencegahan perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti penyebab demam berdarah di lingkungan Mapolres Banjar,” kata Bripka Nandi Darmawan.
Sementara itu, secara terpisah Petugas Pelaksana Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit P2P Dinas Kesehatan Kota Banjar, Acep Iwan Sofyan, mengatakan, berdasarkan data laporan yang ada sejak bulan Januari sampai bulan Mei ini jumlah kasus warga terserang penyakit DBD di Kota Banjar mencapai 14 kasus.
Rinciannya untuk bulan Januari sebanyak 2 kasus. Lalu pada Februari 4 kasus, Maret 3 kasus, dan April 3 kasus. Sementara itu, pada bulan Mei sebanyak 2 kasus. Adapun jumlah kasus tertinggi yaitu bulan Februari dengan jumlah 4 kasus.
“Berdasarkan data per tanggal 19 Mei 2021 kasus DBD sudah mencapai 14 kasus. Titik persebarannya merata di empat Kecamatan yang ada di Banjar,” kata Acep belum lama ini. (Muhlisin/R7/HR-Online)
Editor: Ndu