KPUD Ciamis saat menggelar pertemuan dengan relawan demokrasi, belum lama ini. Photo : Dian Sholeh/HR
Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ciamis membentuk relawan demokrasi sebagai mitra lembaga dalam kegiatan sosialisasi. Hal itu untuk meminimalisir angka golput dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg), yang akan berlangsung 09 April 2014.
Ketua KPUD Ciamis, Kikim Tarkim, melalui Divisi Sosialisasi, Ade Lesmana, Senin (30/12), di ruang kerjanya, mengatakan, tujuan dibentuknya relawan demokrasi, yakni untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2014.
Ade menuturkan, anggota dari relawan demokrasi 25 orang, terdiri dari lima segmen, pemilih pemula, perempuan, tokoh agama, difabel dan marginal. “Dalam prakteknya nanti, mereka akan turun ke segmennya masing-masing,” ujarnya.
Ke 25 relawan demokrasi tersebut, bertugas melakkan sosialisasi, agar masyarakat tidak golput dan menggunakan hak pilihnya. Dan targetnya, sesuai dengan targetan KPU pusat, minimal mencapai 75 persen.
”Melalui pembekelan, kami berharap partisipasi masyarakat Kabupaten Ciamis khususnya, bisa meningkat, dan bisa lebih meningkatkan pemahaman kepada masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Hilman al Hakim, mengatakan, tugas pertama yang akan dijalankannya, yaitu berbentuk sosialisasi ke masyarakat dalam memberikan pemahaman. ”Saya kebetulan di tugaskan di zona 2. Selain sosialisasi, saya juga akan turun langsung ke masyarakat untuk melihat langkah apa yang nantinya bisa dibawa dalam sosialisasi, memberikan pemahaman kepada masyarakat,“ ujarnya
Hal itu dilakukan agar lebih mudah masuk ke masyarakat, dalam memberikan sosialisasi. ”Apakah itu masuk melalui acara yang berbentuk olahraga, ataupun yang berbentuk seni dan budaya,” pungkasnya. (DSW/Koran-HR)