Fungsi vakuola pada sel hewan akan berperan untuk keberlangsungan hidup pada binatang tersebut. Pada sel hewan terdapat vakuola yang memiliki fungsi penting. Hewan merupakan salah satu makhluk hidup yang tubuhnya terdiri dari berbagai sel-sel pendukung.
Baca Juga: Fungsi Sitoplasma pada Sel Hewan dan Organel Sel yang Bekerja
Dengan adanya sel-sel pendukung pada hewan, maka berbagai fungsi organ mampu berjalan dengan baik. Salah satu bagian yang berfungsi penting dalam sel hewan yaitu vakuola. Vakuola memang terdapat pada bagian-bagian sel baik tumbuhan atau hewan.
Fungsi Vakuola pada Sel Hewan Memiliki Peranan Penting dalam Kehidupan
Sebagai makhluk hidup, hewan memiliki berbagai sel-sel pendukung yang akan mendukung kelangsungan fungsi organ-organ pada hewan itu sendiri. Salah satu bagian yang terdapat pada sel hewan yaitu vakuola.
Vakuola ini merupakan sebuah membran yang terdapat di dalam sel hewan. Vakuola tersebut memiliki batas lapis membran dan berisi cairan sel.
Organel vakuola pada sel hewan dan sel tumbuhan memang sedikit berbeda. Vakuola pada sel hewan akan memiliki bentuk yang lebih kecil daripada sel tumbuhan. Nah, bentuk dari vakuola apabila dilihat dari mikroskop maka akan menyerupai ruang kosong atau tembus pandang.
Bentuk dari organel ini yaitu berongga yang terbungkus oleh tonoplas atau membran selaput tipis. Sedangkan bagian dalam rongga akan terdiri dari cairan berwarna bening. Vakuola pada sel hewan sendiri banyak memiliki peran penting untuk keberlangsungan hidup hewan tersebut.
Berbagai Jenis Vakuola
Sebelum mengetahui fungsi vakuola pada sel hewan, sebaiknya Anda mengetahui berbagai jenis vakuola terlebih dahulu. Terdapat dua jenis vakuola yang ada pada sel.
Jenis vakuola yang pertama yaitu vakuola kontraktil. Sedangkan jenis yang kedua ialah vakuola nonkontraktil. Vakuola kontraktil atau vakuola denyut memiliki fungsi penting untuk osmoregulator.
Jenis vakuola kontraktil mempunyai peranan untuk mengatur nilai osmotik di dalam sel. Sementara itu, jenis selanjutnya ialah vakuola nonkontraktil atau vakuola makanan.
Vakuola nonkontraktil tersebut berfungsi sebagai penyebar dan pengolah hasil pencernaan makanan. Makanan yang telah tercerna, nantinya akan beralih ke sitosol dan digunakan. Sedangkan pada zat yang tidak dapat tercerna nantinya makanan akan masuk dalam proses sekresi dari sel.
Vakuola Hanya Terdapat pada Sel Hewan Uniseluler
Vakuola memang hanya terdapat pada hewan uniseluler saja. Hewan uniseluler atau yang memiliki jumlah sel satu memiliki vakuola pada bagian selnya.
Baca Juga: Fungsi Sentrosom pada Sel Hewan dan Perannya dalam Pembelahan
Hewan uniseluler memiliki cara hidup berkelompok, namun terdapat beberapa yang hidup menyendiri. Contoh dari hewan uniseluler yaitu seperti amoeba, bakteri, atau protozoa. Hewan uniseluler mampu bertahan hidup walaupun hanya memiliki satu sel saja.
Cara hewan uniseluler bertahan hidup dengan satu sel tersebut yaitu dengan banyaknya fungsi vakuola. Pada hewan uniseluler bisa bekerja seperti sistem pencernaan sampai sistem saraf. Maka dari itu, walaupun hanya memiliki satu sel saja, hewan uniseluler mampu bertahan hidup sebagaimana hewan yang bersel ganda.
Fungsi Vakuola Sel Hewan
Terdapat berbagai fungsi vakuola pada sel hewan yang penting untuk Anda ketahui. Pertama, vakuola berperan dalam penyimpanan zat-zat dalam sel.
Mereka berfungsi sebagai ruang penyimpanan untuk air, garam, nutrisi, dan molekul lain yang penting bagi kehidupan sel. Vakuola juga dapat mengatur konsentrasi ion dan zat-zat terlarut di dalam sel, menjaga keseimbangan osmotik yang diperlukan untuk fungsi seluler yang normal.
Selanjutnya, vakuola juga berfungsi sebagai tempat penguraian limbah seluler. Mereka mengandung enzim pencernaan yang membantu dalam pemecahan dan pengeluaran zat-zat sisa, termasuk produk metabolisme yang tidak diperlukan dan toksin. Proses ini penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan sel, serta membuang limbah yang dapat merusak sel jika dibiarkan menumpuk.
Selain itu, vakuola pada sel hewan berperan dalam regulasi tekanan osmotik. Mereka dapat mengatur jumlah air dalam sel, mengikuti prinsip osmosis, untuk menjaga keseimbangan tekanan osmotik yang diperlukan. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan sel dan mencegah kerusakan sel akibat perubahan tekanan.
Baca Juga: Fungsi Retikulum Endoplasma pada Hewan dan Tumbuhan
Terakhir, vakuola pada sel hewan juga memberikan dukungan mekanis. Meskipun ukurannya lebih kecil dan jumlahnya lebih sedikit daripada pada sel tumbuhan, vakuola tetap berperan dalam memberikan kekuatan dan stabilitas struktural pada sel. Mereka membantu menjaga bentuk dan keutuhan sel serta mencegah deformasi dan kerusakan fisik.
Secara keseluruhan, vakuola pada sel hewan memiliki fungsi penting dalam penyimpanan zat-zat sel, penguraian limbah, regulasi tekanan osmotik, dan memberikan dukungan mekanis. Fungsi vakuola pada sel hewan ini berperan dalam menjaga keseimbangan internal sel, membuang limbah, serta menjaga kestabilan dan keutuhan struktur sel hewan. (R10/HR-Online)