Senin, April 7, 2025
BerandaBerita TerbaruSejarah Kecerdasan Buatan, Perkembangan dan Pengertiannya

Sejarah Kecerdasan Buatan, Perkembangan dan Pengertiannya

Sejarah kecerdasan buatan mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Kecerdasan buatan atau yang juga terkenal dengan sebutan artificial intelligence (AI) memang memiliki sejarah tersendiri. Karena pemanfaatannya sudah sangat kompleks saat ini, maka Anda jangan sampai lewatkan pembahasan seputar kecerdasan buatan berikut.

Sejarah Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

Artificial intelligence bisa terlacak sejak zaman Mesir Kuno. Kendati demikian, awal dari sejarah keberadaan kecerdasan buatan karena kemunculan komputer sekitar tahun 1940-an.

Di masa tersebut, fokus masyarakat tersita pada kemampuan komputer yang canggih. Komputer bisa melakukan berbagai hal sebagaimana manusia.

Sejak saat itu, ilmuwan terus melakukan penelitian dari masa ke masa sampai akhirnya menemukan artificial intelligence. Misalnya saja pada tahun 1951.

Baca Juga: Teknologi AI yang Terus Mendunia

Dalam sejarah kecerdasan buatan, ada mesin Ferranti Mark 1 yang memanfaatkan konsep dari teknologi tersebut. Mesin ini muncul dalam University of Manchester.

Selang beberapa tahun kemudian, konsep teknologi artificial intelligence juga ada dalam permainan catur. Adapun ahli yang mengembangkannya ialah Christopher Strachey.

Dalam pengembangan konsepnya, bidak catur bisa berjalan bahkan bermain melawan manusia secara otomatis. Karena kecanggihan tersebut, konsep catur dari ahli ini memperoleh sambutan yang baik.

Penemuan Artificial Intelligence 

Lebih lanjut, penemuan artificial intelligence yang sesungguhnya pertama kali terungkap pada tahun 1956 di Konferensi Dartmouth. Perihal sosok yang menemukan kecerdasan buatan dalam sejarah ini, ternyata ia adalah John McCarthy.

Ia merupakan penemu sekaligus pelopor dari artificial intelligence. Bukan hanya itu saja, John McCarthy juga jadi orang yang melahirkan istilah artificial intelligence.

Dari sejarah inilah yang membuatnya mendapatkan julukan sebagai Bapak Kecerdasan Buatan. Ia juga menciptakan program bernama With Common Sense dan bahasa pemrograman tingkat tinggi LISP.

Berbicara mengenai sang penemu, John McCarthy ternyata adalah ilmuwan komputer AS (Amerika Serikat). Ia lahir pada tanggal 4 September 1927 di Boston, Massachusetts.

Sejarah kecerdasan buatan beralih ke tahun 1959. Di masa itu, ada Nathaniel Rochester dan sejumlah mahasiswanya dari IBM yang turut menciptakan program artificial intelligence. Program tersebut bernama Geometry Theorem Prover.

Bukan tanpa alasan kenapa menciptakan program tersebut. Hal ini karena programnya memiliki tujuan untuk menghadirkan teorema menggunakan data maupun pernyataan yang tersedia.

Seiring berjalannya waktu, teknologi artificial intelligence menyebar ke berbagai negara yang ada di seluruh penjuru dunia ini. Meski sempat mengalami kendala seperti minim pengetahuan subjek, pemaksaan penyelesaian masalah, dan lain sebagainya, namun nyatanya artificial intelligence bisa semakin sempurna.

Perkembangan AI di Indonesia

Kecanggihan teknologi artificial intelligence juga masuk ke negara Indonesia. Sejarah kecerdasan buatan masuk ke Indonesia ternyata sejak tahun 1980-an.

Sejarah awal keberadaan kecerdasan buatan saat itu terbilang terbatas. Penggunaannya hanya pada penerbangan dan logistik sampai dengan perusahaan minyak dan gas.

Walau demikian, dampak dari penggunaan artificial intelligence saat ini sudah merambah ke berbagai bidang lainnya. Bahkan artificial intelligence jadi pembangkit ekonomi dunia, tak terkecuali Indonesia.

Indonesia yang kerap mendorong transformasi digital menilai AI sebagai solusi memulihkan pertumbuhan bangsa secara masif. Dalam sepanjang sejarah kecerdasan buatan, saat ini tercatat sudah ada 196,7 juta pengguna yang mengakses internet di kuartal II/2023.

Baca Juga: Manfaat Kecerdasan Buatan Sangat Beragam

Angka tersebut setara dengan lebih dari 70% populasi yang ada di Indonesia. Banyaknya pengguna artificial intelligence di Indonesia membuat teknologi ini semakin berkembang.

Saat ini Indonesia memanfaatkan teknologi artificial intelligence untuk mendukung perusahaan startup atau rintisan. Sejarah perkembangan kecerdasan buatan memang memberikan kemudahan dalam memproses jumlah data yang besar karena memang membutuhkan kapasitas ataupun computing power memadai.

Pengertian Kecerdasan Buatan Menurut Para Ahli

Setelah mengetahui bagaimana sejarah kecerdasan buatan lengkap dengan perkembangannya di Indonesia, tak kalah penting pula untuk memahami bagaimana pengertiannya. Pengertian artificial intelligence ini sendiri terungkap melalui paparan sejumlah ahli.

Lantas siapa sajakah ahli yang mengemukakan definisi artificial intelligence? Untuk mengetahuinya, Anda cermati saja uraian di bawah ini.

Peter Norvig dan Stuart J. Russell

Peter Norvig dan Stuart J. Russell mengemukakan bahwa artificial intelligence merupakan perangkat komputer yang bisa memahami lingkungannya dengan baik. Menurut mereka, artificial intelligence juga bisa bertindak semaksimal mungkin dalam meningkatkan peluang keberhasilan di lingkungannya untuk mencapai sejumlah tujuan.

Kusumadewi

Dalam sejarah kecerdasan buatan, ada ahli lainnya yang juga berpendapat soal pengertiannya. Ia ialah Kusumadewi.

Menurutnya, artificial intelligence jadi studi yang membuat perangkat komputer bisa lakukan berbagai hal sebagaimana manusia. Karena bisa melakukan hal itu, maka dapat menggantikan manusia.

Encyclopedia Britannica

Dalam Encyclopedia Britannica, terpapar bahwa artificial intelligence adalah kemampuan komputer digital. Bisa juga robot yang komputer kendalikan untuk menjalankan berbagai tugas.

Tugas-tugas tersebut berkaitan dengan makhluk cerdas. Adanya pengertian dari ahli ini bisa menambah sejarah sekaligus wawasan soal kecerdasan buatan.

Gaskin

Gaskin juga menyampaikan pendapatnya mengenai definisi artificial intelligence. Sesuai dengan pendapatnya, ia meyakini bahwa artificial intelligence merupakan kecerdasan dari suatu entitas buatan.

Baca Juga: Cara Menggunakan ChatGPT yang Kini Sedang Viral

Kecerdasan ini sengaja diciptakan dan dimasukkan ke program komputer. Dengan adanya kecerdasan tersebut, maka komputer bisa bekerja sebagaimana kinerja manusia pada umumnya.

H. A. Simon

Sesuai dengan pendapat H. A. Simon, artificial intelligence merupakan daerah penelitian. Hal ini turut mencangkup Aplikasi maupun instruksi yang berkaitan dengan pemrograman di perangkat komputer.

Dengan adanya artificial intelligence, maka komputer bisa melakukan sesuatu hal yang jika di dalam pandangan hidup kita itu termasuk manusia cerdas. Dari sejarah dan definisi ini, memperlihatkan betapa canggihnya kecerdasan buatan.

Kristianto

Definisi artificial intelligence juga bisa Anda tahu dari pendapat Kristianto. Menurutnya, artificial intelligence merupakan salah satu bagian yang berasal dari ilmu pengetahuan komputer.

Artificial intelligence ini dibuat secara khusus. Pembuatannya untuk perancangan otomatisasi dalam sistem kecerdasan yang ada di perangkat komputer dan berkaitan dengan tingkah laku cerdas.

Minsky

Minsky berpendapat bahwa artificial intelligence merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana cara menciptakan sekaligus membuat perangkat komputer. Dengan begitu, komputer tersebut bisa melakukan berbagai hal seperti halnya manusia.

John McCarthy

Sebagaimana yang sudah kita bahas tadi dalam sejarah di masa lampau bahwa John McCarthy jadi penemu kecerdasan buatan. Rupanya ia juga memiliki pendapat tersendiri soal definisi artificial intelligence.

Sang penemu berpendapat bahwa teknologi artificial intelligence jadi teknologi atau kegiatan memodelkan suatu proses berpikir pada manusia. Teknologi ini juga mendesain mesin agar bisa meniru perilaku manusia.

Michael Haenlein dan Andreas Kaplan

Teknologi artificial intelligence sesuai pandangan Michael Haenlein dan Andreas Kaplan merupakan kemampuan sistem dalam menafsirkan data-data eksternal secara tepat. Berkat kemampuan tersebut, maka bisa jadi sarana mempelajari datanya.

Baca Juga: Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence

Pembelajaran ini bisa bermanfaat dalam mencapai tujuan dan tugas tertentu. Hal ini lewat adaptasi yang fleksibel.

Rich dan Knight

Dalam sejarah hingga pengertian kecerdasan buatan, Rich dan Knight menyebutkan bahwa artificial intelligence adalah studi mengenai bagaimana proses membuat komputer bisa melakukan berbagai hal seperti manusia.

Schell dan Mc Leod

Artificial intelligence juga memiliki pengertian tersendiri sesuai dengan pendapat Schell dan Mc Leod. Menurut mereka, artificial intelligence merupakan aktivitas penyediaan mesin.

Mesin tersebut misalnya komputer. Komputer ini memiliki kemampuan menunjukkan perilaku yang dianggap sama pintarnya dengan kemampuan manusia. Dari pendapat mereka, artificial intelligence memang termasuk teknik mutakhir.

Rolston

Melihat sejarah kecerdasan buatan, Rolston juga memiliki pandangan tersendiri dalam berpendapat mengenai definisi artificial intelligence. Sesuai dengan pendapatnya, artificial intelligence ialah solusi dengan basis komputer dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Penyelesaian masalah tersebut menggunakan aplikasi mirip proses berpikir manusia.

Setiawan

Setiawan berpendapat bahwa artificial intelligence adalah cabang ilmu komputer. Teknologi ini mempelajari mengenai otomatisasi tingkah laku cerdas.

Setelah mengetahui berbagai pengertian artificial intelligence dari sejumlah ahli, bisa kita tarik kesimpulan bahwa teknologi ini merupakan kecerdasan suatu entitas ilmiah. Kecerdasan ini melengkapi mesin atau komputer.

Baca Juga: AI dan Machine Learning, Apa Perannya di Dunia Bisnis?

Dengan adanya kecerdasan buatan, maka mesin atau komputer tersebut bisa melakukan pekerjaan sebagaimana manusia. Misalnya saja pengendalian, perencanaan, penjadwalan, dan lain sebagainya.

Dari uraian di atas, Anda bisa tahu bagaimana sejarah kecerdasan buatan yang membantu kinerja manusia saat ini. Selain itu, Anda juga bisa memahami perkembangan sampai dengan pengertian artificial intelligence menurut para ahli. Dengan mempelajarinya, Anda bisa mengenal lebih dekat teknologi AI. (R10/HR-Online)

Arus balik di Jalur Selatan Garut

Arus Balik di Jalur Selatan Garut Minggu Malam Mulai Lancar, Volume Kendaraan Mengarah ke Bandung Berkurang

harapanrakyat.com,- Volume kendaraan arus balik lebaran 2025 yang melintas di jalur selatan Garut, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025) malam, sudah mulai menurun. Meski masih...
Remaja terseret ombak Pantai Karang Papak Garut

4 Remaja Terseret Ombak Pantai Karang Papak Garut, 1 Orang Tewas 

harapanrakyat.com,- Niat wisata malah jadi malapetaka, empat orang remaja asal Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat terseret ombak pantai Karang Papak Kecamatan Cikelet pada...
Lucky Hakim liburan ke Jepang

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang: Bilang Dulu Ya!

harapanrakyat.com,-  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyentil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang liburan ke Jepang saat momen libur lebaran. Tak tanggung-tanggung Dedi Mulyadi mengunggah...
Pemudik arus balik

Potret Lonjakan Pemudik Saat Puncak Arus Balik di Terminal Tipe A Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Memasuki H+6 lebaran Idul Fitri 1446 H ratusan pemudik memadati Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, saat puncak arus balik pemudik pada...
Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...