Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dampak banjir yang melanda Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tidak hanya merendam ratusan rumah dan fasilitas umum. Namun juga merusak bangunan rumah warga Desa Sindangrasa.
Kepala Desa Sindangrasa, Egi Suprayoga Samsu, mengatakan, saat ini ada 2.200 jiwa yang terkena dampak banjir luapan sungai Ciputrahaji.
Berita Terkait : Ribuan Korban Banjir di Banjarsari dan Banjaranyar Ciamis Kelaparan
“Selain itu ada lima rumah warga yang jebol dan tujuh pagar rumah ambruk akibat banjir. Bukan hanya itu, 1 sekolah dasar, 2 paud dan 3 madrasah ikut terendam dalam kejadian banjir saat ini,” katanya kepada HR Online, Selasa (27/10/2020).
Akibat banjir ini, kata Egi, membuat ratusan warga Desa Sindangrasa kini mengungsi. Selain itu, pihaknya bersama relawan Tagana sejak pagi tadi terus melakukan evakuasi terhadap korban banjir.
“Dampak banjir yang paling parah terjadi di Dusun Pongporang. Hampir 90 persen rumah terendam banjir, akibat luapan Sungai Ciputrahaji,” terangnya.
Egi menambahkan, untuk saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan dan imbauan kepada warga, terkait kewaspadaan banjir kembali terjadi.
“Mengingat intensitas hujan kembali turun. Kami tetap mengimbau kepada semua warga agar tetap waspada. Jangan sampai banjir susulan datang, lalu menimbulkan korban jiwa,” pungkasnya. (Suherman/R5/HR-Online)
Editor : Adi Karyanto