Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sebanyak dua desa yang berada di Kecamatan Parigi dan Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terendam banjir, Selasa (27/10/2020).
Erik Wahyono selaku Trc BPBD Kabupaten Pangandaran, mengatakan, banjir yang terjadi tersebut akibat luapan sungai Citonjong. Rupanya sungai tersebut tidak mampu lagi menampung debit air kiriman dari hulu sungai.
“Akibat meluapnya sungai ini, rumah warga saat ini terendam. Kurang lebih ada 200 rumah yang terendam banjir dan ketinggian air di dalam rumah sekitar 40 centimeter,” ujar Erik.
Baca Juga: Innalillahi, 2 Warga Pangandaran Tewas Tertimbun Longsor
Menurut Erik, desa yang kebanjiran di antaranya di Desa Bojong, Kecamatan Parigi dan Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih.
“Untuk itu petugas BPBD pun dikirim ke dua lokasi banjir tersebut untuk membantu warga,” katanya.
Erik juga mengatakan, banjir kali ini bukan hanya merendam rumah saja. Melainkan sekolah pun terendam banjir.
Baca Juga: Hujan Deras: Tiang PLN Roboh, Puluhan Rumah Mati Listrik di Pangandaran
Sementara itu, Kosar warga Desa Cikalong, mengatakan banjir yang terjadi saat ini akibat sungai Citonjong meluap.
“Warga sibuk menyelamatkan barang-barang berharga agar tidak terendam air,” kata Kosar.
Meskipun begitu, lanjut Kosar, warga masih tetap bertahan di rumah, tidak ada yang mengungsi. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun, saat ini warga membutuhkan makanan mengingat saat ini warga kesulitan memasak,” terang Kosar.
Kosar berharap warga korban banjir segera mendapat bantuan berupa bahan makanan. “Saya harap adanya bantuan untuk makan warga yang kebanjiran,” katanya. (Entang/R7/HR-Online)
Editor: Ndu