Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita BanjarFSB Kota Banjar Minta Presiden Keluarkan Perpu Batalkan Omnibus Law

FSB Kota Banjar Minta Presiden Keluarkan Perpu Batalkan Omnibus Law

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Forum Solidaritas Buruh atau FSB Banjar bersama LSM GMBI meminta pemerintah pusat agar mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu) untuk mengganti undang-undang Cipta Kerja.

Tuntutan tersebut mereka sampaikan saat melakukan aksi penolakan pengesahan Omnibus Law di Gedung DPRD Kota Banjar, Selasa (13/10/2020).

Koordinator aksi, Toni Rustaman, mengatakan, aksi penolakan ini FSB dan GMBI selain untuk menekan pihak pemerintah supaya membatalkan Omnibus law juga agar para anggota DPR meningkatkan kinerjanya.

Menurutnya, undang-undang tersebut hanya merugikan dan merampas hak-hak kaum buruh.

Selain itu, cermin kebijakan yang dibuat oleh DPR tersebut tidak mendukung upaya kesejahteraan masyarakat dan kaum buruh.

“Kami menolak undang-undang Cipta Kerja serta meminta pemerintah pusat segera menerbitkan Perpu,” ujar Toni kepada awak media.

Seharusnya, lanjut Toni, sebelum mengesahkan undang-undang tersebut DPR harus mempertimbangkan dampak buruk yang diterima oleh kaum pekerja atau buruh biar ada keadilan.

Bukan berdasarkan pertimbangan sepihak saja.

Ia membandingkan, agar ada keadilan pihak buruh juga meminta agar DPR menerbitkan undang-undang serupa yang berlaku juga untuk DPR.

Misalnya, gaji DPR setara UMK, tidak ada cuti dan perjalanan Dinas untuk anggota DPR.

Apabila tidak mengikuti rapat harus di PHK.

“Kalau tidak dibatalkan kami juga meminta agar ada undang-undang Cipta Kerja yang berlaku untuk DPR,” ujar Toni.

Baca Juga: Mahasiswa dan Buruh di Banjar Kembali Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law

Bentuk Solidaritas

Ketua GMBI Kota Banjar, Nesa Hadi, menambahkan, aksi penolakan pengesahan Omnibus Law bersama buruh tersebut merupakan bentuk solidaritas.

Pasalnya, ada teman-teman GMBI yang menjadi buruh dan merasa haknya harus diperjuangkan.

“Kami juga ingin memperjuangkan agar kesejahteraan masyarakat bisa terjamin dan terlindungi dengan baik,” imbuh Nesa.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang R Kalyubi memberikan apresiasi kepada FSB dan GMBI atas penyampaian aspirasi yang berjalan damai tersebut.

Dadang mengatakan, sebagai wakil rakyat pihak DPRD bersama pemerintah sudah barang tentu ikut berusaha memfasilitasi apa yang menjadi aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Pihak DPRD bersama pemerintah secara tegas menolak Omnibus Law undang-undang Cipta Kerja.

“Kami sudah mengambil sikap dan intinya  sepakat menolak undang-undang Cipta Kerja itu. Nanti kami juga akan koordinasi dengan Disnaker,” katanya. (Muhlisin/R8/HR Online)

Editor: Jujang

Naik Sepeda

Pemudik Asal Kuningan Pilih Naik Sepeda ke Bandung saat Arus Balik Lebaran

harapanrakyat.com,- Di tengah lonjakan kendaraan yang menghiasi arus mudik lebaran, Nurdin Yusuf (31), seorang pria asal Kuningan Jawa Barat, memilih jalur yang berbeda. Ia...
Aset Pemkab

Warga Bersihkan Aset Pemkab Ciamis yang Terlantar di Cipaku, Begini Respons BPKD

harapanrakyat.com,- Pemkab Ciamis melalui BPKD mengapresiasi inisiatif warga yang membersihkan aset pemerintah di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku. Apalagi sebelumnya lokasi tersebut banyak rumput liarnya.  Kabid...
Kisah Polisi Jujur di Garut, Kembalikan Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Milik Pemudik

Kisah Polisi Jujur di Garut, Kembalikan Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Milik Pemudik

harapanrakyat.com,- Sikap jujur Ipda Hadiansyah, salah seorang perwira polisi dari Polres Garut, Jawa Barat, patut diapresiasi. Pasalnya, Hadiansyah mengembalikan uang pemudik yang hilang di...
Atap Ruang Kelas MI di Sukanagara Ciamis Ambruk Usai Hujan Deras

Atap Ruang Kelas MI di Sukanagara Ciamis Ambruk Usai Hujan Deras

harapanrakyat.com,- Atap ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk pada Kamis (3/4/2025) sekitar  pukul 17.45 WIB....
Banjir Lumpur Terjang Pemukiman Warga di Sumedang

Banjir Lumpur Terjang Pemukiman Warga di Sumedang, 22 Rumah Terdampak

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Jawa Barat, pada Kamis (3/4/2025) petang kemarin, memicu terjadinya banjir lumpur. Bencana alam tersebut melanda pemukiman warga...
Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran

Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran, Ini Kondisinya

harapanrakyat.com,- Tim SAR akhirnya menemukan wisatawan asal Kabupaten Garut yang hilang terseret arus Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Setelah dilakukan pencarian dalam kurun...