Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Harga cabai merah dari petani dalam sepekan terakhir melemah. Para petani Dusun Cogreg, Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, mengeluh.
Pasalnya, harga jual yang awalnya Rp. 20.000 per kilogram menjadi Rp 15.000 per kilogramnya.
Ohim, salah seorang petani cabai, mengatakan, penurunan sekitar 25 persen tersebut meski tidak begitu merugikan, namun menurutnya tidak sebanding dengan waktu dan tenaga mereka.
“Saat produksi menurun semestinya harganya menjadi naik. Namun entah apa penyebabnya justru malah menurun,” katanya kepada HR Online, Rabu (7/10/2020).
Padahal, kata ia, kalau melihat harga jual pada pasar pasar tradisional bisa mencapai Rp 30.000 per kilogramnya, bahkan terkadang bisa lebih.
baca juga: Lapas Kelas II B Ciamis Latih Warga Binaan Budidaya Cabai Rawit
Anda, salah satu warga, menyebut, menurunnya harga jual dari petani ini karena banyak faktor, seperti banyaknya pasokan dari luar ataupun karena masalah kualitas.
“Juga tidak menutup kemungkinan melemahnya ini karena ulah pengepul, apalagi kalau di pasaran harganya mahal,” katanya.
Meskipun pengepul harus mengeluarkan biaya transportasi, kata Anda, namun tidak seharusnya harga pada petani tidak terlalu rendah. (Eji/R6/HR-Online)