Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita TerbaruPenyakit Steven Johnson Sindrom, Gejala, Penyebab dan Mengobatinya

Penyakit Steven Johnson Sindrom, Gejala, Penyebab dan Mengobatinya

Mendengar nama penyakit Steven Johnson mungkin banyak yang masih asing dan belum mengetahuinya. Steven Johnson sindrom bukanlah nama orang terkenal yang menderita suatu penyakit, melainkan jenis penyakit yang sangat langka.

Penyakit dengan ciri kulit yang mengelupas atau melepuh memang amat jarang terjadi di Indonesia. Penanganan terhadap penyakit ini juga perlu cepat mendapat tindakan medis. Sebab jika terlambat dapat berkembang menjadi kronis yang berisiko pada kematian.

Meskipun kasus penyakit ini jarang terjadi, namun tak ada salahnya mengenal gangguan kesehatan yang satu ini. Baik menyangkut gejala yang ada maupun cara penanganannya.

Penyakit Steven Johnson populer juga dengan sebutan Stevens Johnson syndrome (SJS) atau sindrom Stevens Johnson. Menurut Wikipedia, gangguan ini dalam dunia medis mendapat sebutan nekrolisis epidermal toksik atau toxic epidermal necrolysis (TEN).

SJS merupakan sejenis penyakit kulit yang terjadi akibat adanya suatu infeksi atau alergi. Kalangan medis memandang sindrom ini sebagai hipersensitivitas kompleks yang terjadi pada lapisan kulit maupun selaput lendir.

Sindrom ini menyerang sel-sel kulit yang dapat menyebabkan sel kulit mengalami kematian. Sel kulit yang mati ini kemudian akan mengelupas pada berbagai tubuh sehingga terlihat agak menakutkan bagi yang melihatnya.

Penyebab Penyakit Steven Johnson

Penyakit Steven Johnson merupakan kelainan kronis yang memiliki tanda terganggunya selaput lendir dan kulit. Penyakit ini jarang terjadi. Bahkan dari satu juta orang hanya satu atau dua orang saja yang menderita penyakit ini pada setiap tahunnya.

Baca juga: Penyebab dan Gejala Sindrom Iritasi Usus Besar yang Wajib Anda Tahu

Seperti ulasan sebelumnya bahwa penyebab Steven Johnson syndrome belum bisa diketahui secara pasti. Namun sejumlah faktor bisa menjadi pemicu dan meningkatkan risiko terkena gangguan kulit yang satu ini.

Secara garis besar ada dua faktor yang bisa menyebabkan Steven Johnson sindrom, yaitu akibat reaksi dari penggunaan obat-obatan maupun karena faktor infeksi. Berikut ini ulasan selengkapnya.

Faktor Penggunaan Obat

Pemakaian atau penggunaan obat-obatan tertentu bisa menimbulkan reaksi terhadap sel-sel kulit tubuh. Reaksi obat ini dapat muncul pada hari pertama sampai dua minggu berikutnya. Berikut ini jenis obat yang bisa memicu penyakit Steven Johnson.

  • Antibiotik, seperti contohnya Penisilin
  • Pereda sakit, seperti Ibuprofen, Acetaminophen, naproxen sodium dan lain-lain.
  • Obat antipsikotik dan antikonvulsan yang umumnya untuk mengobati penyakit mental dan kejang.
  • Obat antiasam urat, seperti misalkan Allopurinol.

Itulah berbagai jenis obat yang bisa meningkatkan risiko mengalami Steven Johnson sindrom. Karena itu sangat penting berhati-hati sebelum minum obat. Jika perlu berkonsultasi dahulu dengan dokter.

Faktor Infeksi

Selain karena pemakaian obat-obatan tertentu, Steven Johnson syndrome juga bisa akibat dari infeksi. Berikut ini beberapa infeksi bakteri atau virus yang dapat meningkatkan risiko dan menyebabkan penyakit Steven Johnson.

  • Hepatitis A
  • HIV
  • Pneumonia
  • Virus herpes zoster atau simpleks

Selain akibat pemakaian obat tertentu maupun karena infeksi, Steven Johnson sindrom juga bisa karena akibat faktor imunitas tubuh yang lemah atau sedang menderita lupus maupun karena faktor genetik atau keturunan.

Baca juga: Gusi Bengkak Bernanah? Segera Atasi dengan Cara Ini Sebelum Terlambat!

Jika ada salah satu anggota keluarga yang mempunyai riwayat sindrom Steven Johnson, maka Anda memiliki risiko lebih besar terkena penyakit ini.

Komplikasi Penyakit Steven Johnson

Orang yang terindikasi menderita sindrom Steven Johnson mesti segera mendapat penanganan ke rumah sakit terdekat untuk memperoleh perawatan intensif. Jangan sampai terlambat yang bisa mengakibatkan terjadinya komplikasi kronis hingga berujung kematian.

Apabila penyakit Steven Johnson tidak segera mendapat penanganan dengan baik dan cepat, maka berpotensi menimbulkan beberapa komplikasi. Berikut ini sejumlah komplikasi yang bisa muncul dari penyakit yang sangat langka ini.

  1. Terjadinya selulitis atau infeksi pada kulit sekunder. Komplikasi ini cukup berbahaya karena bisa mengakibatkan kematian.
  2. Kulit mengalami kerusakan secara permanen. Pada saat kulit mengelupas tidak semua sel kulit bisa tumbuh yang baru. Ada sebagian jaringan kulit yang tidak bisa utuh lagi seperti sedia kala. Hal ini bisa munculkan bekas luka.
  3. Rambut rontok. Penyakit langka ini bisa membuat rambut penderitanya menjadi mudah rontok.
  4. Pertumbuhan kuku jari kaki dan tangan menjadi tidak normal.
  5. Terjadinya gagal paru-paru yang mengakibatkan sulit bernafas.
  6. Mata mengalami radang. Kondisi ini bisa berlanjut pada mata kering dan iritasi. Paling parah lagi bisa mengakibatkan kebutaan.

Cara Mencegah Penyakit Steven Johnson

Mencegah tentunya jauh lebih baik daripada mengobati. Apalagi sindrome Steven Johnson tidak bisa dipandang sebelah mata. Gangguan ini memiliki ciri mengelupas pada kulit yang berbarengan dengan rasa gatal.

Baca juga: Kebiasaan Nyimpan Dompet di Saku Celana Belakang Bahayakan Kesehatan

Untuk menghindari penyakit Steven Johnson sebenarnya tidak sulit. Salah satunya dengan menghindari faktor pemicu atau penyebabnya. Berikut ini beberapa cara untuk mencegah penyakit ini.

  1. Melaksanakan tes keturunan sebelum minum obat-obatan tertentu. Misalkan obat carbamzepine. Hal ini untuk melihat apakah Anda mempunyai riwayat sindrome Steven Johnson atau tidak.
  2. Apabila Anda mempunyai riwayat penyakit langka ini bisa berkonsultasi dengan dokter sebelum minum obat tertentu. Ini penting untuk mencegah terkena sindrom Steven Johnson.
  3. Jauhkan diri dari minum obat-obatan yang menjadi pencetus kambuhnya sindrom Steven Johnson. Terlebih apabila Anda pernah menderita penyakit langka ini.

Cara Mengobati Penyakit Steven Johnson

Cara mengobati penyakit Steven Johnson hanya bisa dengan tindakan medis oleh dokter. Namun sebagai manusia tentunya Anda juga perlu mendukungnya dengan berdoa karena kesembuhan hanya terjadi karena Tuhan.

Tatkala kita atau anggota keluarga ada yang mengalami atau menderita sakit Steven Johnson sebaiknya jangan panik. Berikut ini beberapa tahapan langkah untuk mengatasi penyakit ini.

Langkah pertama adalah berhenti untuk makan obat yang membuat seseorang alergi dan terkena sindrom Steven Johnson.

Baca juga: Awas! Pengguna Komputer Terancam Penyakit Ini

Setelah itu segera larikan penderita ke rumah sakit supaya memperoleh penanganan yang tepat dan cepat serta perawatan intensif dari pihak rumah sakit dan dokter. Umumnya dokter akan memberikan dua jenis obat, yaitu:

Obat Anti Alergi

Pemberian obat antihistamin atau anti alergi ini untuk menghilangkan gejala penyakit langka ini.

Obat Kortikosteroid

Obat jenis ini berguna untuk mengontrol dan mencegah terjadinya radang apabila gejalanya semakin kronis.

Selain pemberian obat, penanganan penyakit Steven Johnson juga perlu dengan rehidrasi atau penggantian cairan tubuh menggunakan infus. Apabila ada luka, sel kulit yang mati juga mesti dibersihkan dan diperban agar tidak mengalami infeksi. (R11/HR-Online)

Tarian Bagi-bagi THR

Viral Tarian Bagi-bagi THR Mirip Tarian Bangsa Yahudi, Begini Asal Usulnya!

Salah satu tradisi masyarakat muslim di Indonesia yang tak bisa dihilangkan saat momen Idul Fitri yakni bagi-bagi tunjangan hari raya atau THR. Pada Lebaran...
Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier melamar Luna Maya belum lama ini. Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti ternama Tanah Air. Maxime Bouttier resmi melamar kekasihnya, Luna Maya,...
Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

harapanrakyat.com,- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ciamis, Jawa Barat, memberlakukan penutupan operasional pelayanan. Baik itu pelayanan...
Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

harapanrakyat.com,- Dalam rangka operasi ketupat Lodaya tahun 2025, Polres Ciamis, Jabar, berlakukan sistem one way parsial di Simpang Tiga Sindangkasih Kabupaten Ciamis, pada Jumat...
Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

harapanrakyat.com,- Lonjakan penumpang di terminal pemberangkatan bus Guntur Garut, Jawa Barat, mulai terlihat sejak Sabtu (5/4/2025) pagi. Hingga H plus 3. Petugas mencatat sudah...
Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Telegram adalah salah satu aplikasi perpesanan instan yang populer dengan berbagai fitur canggih. Namun, terkadang pengguna mengalami masalah kehilangan chat secara tidak sengaja. Jika...