Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita PangandaranUdang Melimpah di Pangandaran, Sekali Ekspor Mencapai 40 Ton

Udang Melimpah di Pangandaran, Sekali Ekspor Mencapai 40 Ton

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com)– Udang melimpah di Pangandaran, tak heran jika satu kali ekspor ke luar negeri bisa mencapai 40 ton udang.

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Minasari yang berada di kawasan Pantai Timur menjadi saksi melimpahnya udang di Pangandaran.

TPI Minasari selalu saja dipadati orang, baik nelayan yang hendak melelang berbagai macam ikan, termasuk udang, maupun pembeli dari beberapa restoran dan hotel. Termasuk karyawan dari perusahaan udang.

Agus salah seorang petugas di TPI Minasari, menuturkan, udang di TPI Minasari biasanya dibeli oleh para pengusaha restoran dan hotel di Pangandaran. Selain itu, paling banyak udang dibeli oleh perusahaan untuk diekspor.

“Setiap malam mulai pukul 18.30 WIB tempat pelelangan ini selalu dipenuhi orang-orang serta petugas TPI Minasari. Satu-satu udang hasil tangkapan nelayan dikilo untuk selanjutnya dilelang oleh petugas,” katanya kepada HR Online, Kamis (23/7/2020).

Menurut Agus, waktu lelang tidak membutuhkan lama, maksimal 2 jam saja udang yang dilelang di TPI Minasari sudah ludes terjual.

“Kadang bisa kurang dari dua jam, udang yang kita lelang dari para nelayan sudah habis terjual,” terang Agus.

Terkait pembayaran uang kepada nelayan, nantinya mereka akan diberi kupon yang bisa ditukarkan kepada bendahara TPI Minasari untuk menerima pembayaran sesuai kiloan udang yang dijualnya.

Udang Melimpah di Pangandaran, Diburu Para Eksportir

Jaja, salah seorang karyawan dari perusahaan udang di Pangandaran, mengatakan, perusahaannya selalu memilih udang yang bagus di TPI Minasari.

“Biasanya yang kita cari itu udah jenis tiger, tapi kita juga membeli udang lainnya,” katanya.

Setiap malam, selalu ada karyawan dari perusahaannya yang berada di TPI Minasari. “Kita selalu membutuhkan udang, makanya setiap malam kita selalu ke TPI untuk berburu membeli udang yang bagus,” terangnya.

Udang yang dibeli dari TPI Minasari kemudian dikemas untuk dijual kembali ke kota-kota besar maupun untuk diekspor ke luar negeri.

“Kalau ekspor udang biasanya ke Jepang, Singapura, dan negara-negara lain, sesuai permintaan dari eksportirnya,” ungkapnya.

Jaja menerangkan, udang yang diekspor ke luar negeri minimalnya satu kontener. Dalam satu kontener tersebut diisi dengan 40 ton udang.

“Tapi sering juga lebih dari 40 ton udang, kalau 40 ton itu minimalnya. Kita biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan untuk mengumpulkan udang yang akan diekspor,” katanya.

Saat ini udang melimpah di Pangandaran, sehingga Jaja mengaku tidak kesulitan untuk membeli udang yang akan diekspor.

“Allhamdulillah setiap malam juga kita selalu mendapatkan udang. Kadang udangnya banyak, terkadang juga minim. Tapi kita setiap hari tetap mencari dan membeli udang di TPI Minasari,” pungkasnya. (Entang/R7/HR-Online)

Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

harapanrakyat.com,- Tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis yang terletak di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Jawa Barat, terlihat tidak terawat. Rerumputan dan ilalang tumbuh liar,...
Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang terjadi pada Rabu (2/4/2025) sore hingga malam hari mengakibatkan longsor di beberapa titik di Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar,...
Jalur selatan Garut padat sejak pagi

Jalur Selatan Garut Padat Sejak Pagi, Arus Wisata dan Arus Balik Mendominasi

harapanrakyat.com,- Jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali padat oleh kendaraan sejak pagi, Kamis (3/4/2025). Kendaraan yang mengarah ke arus wisata dan sebagian arus balik...
anak disabilitas tertinggal di Sumedang

Orang Tuanya Panik Kejar Tas dalam Bus, Anak Disabilitas Tertinggal di Sumedang

harapanrakyat.com,- Seorang anak perempuan penyandang disabilitas bernama Alula Wafa Salsabila (8) tertinggal orang tuanya usai turun dari bus angkutan balik lebaran di Bundaran Binokasih,...
Wisatawan asal Bandung yang hilang di Pantai Pangandaran ditemukan meninggal dunia

Wisatawan Asal Bandung yang Hilang di Pantai Pangandaran Ditemukan Meninggal

harapanrakyat.com - Wisatawan asal Bandung yang hilang di pos 4 Pantai Barat Pangandaran bernama Suhendar, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Kamis (3/4/2025). Tim...
Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...