Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TasikmalayaKasus Buang Bayi di Tasikmalaya, Kekasih Ibu Bayi Jadi Tersangka

Kasus Buang Bayi di Tasikmalaya, Kekasih Ibu Bayi Jadi Tersangka

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Polres Tasikmalaya kembali menetapkan satu orang tersangka dalam kasus buang bayi.

Sebelumnya, polisi menetapkan AN (20), ibu bayi tersebut sebagai tersangka. Kini, giliran KS (20), teman dekat sang ibu bayi yang ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo Tarigan, mengungkapkan, KS turut serta dalam kasus buang bayi, yang juga merupakan darah dagingnya sendiri.

Berita Terkait: Penemuan Mayat Bayi di Tasikmalaya, Tangan Putus dan Dibawa Anjing

Meski tidak membantu proses persalinan dan pembuangan, pria yang bekerja di pabrik bodrir ini, sempat berupaya menggugurkan kandungan kekasihnya.

“Kita mendalami lagi, ternyata KS mengantar tersangka AN untuk aborsi di dukun beranak. Namun, akibat usia kandungan sudah enam bulan, upaya aborsi urung terjadi,” ungkapnya saat rilis di Polres Tasikmalaya, Rabu (22/7/2020).

Tak hanya itu, lanjut AKP Siswo, pasangan kekasih ini sempat berupaya membeli obat penggugur kandungan melalui situs online. Namun, karena harganya mahal maka pelaku urung membeli obat penggugur kandungan.

“Gak hanya ke dukun beranak, keduanya juga berniat beli obat penggugur kandungan via online. Namun harganya mahal, gak jadi beli. Akhirnya lahirlah bayi tersebut,” katanya.

AKP Siswo menambahkan, akibat perbuatannya, KS terancam hukuman 15 tahun penjara.

Kasus Buang Bayi di Tasikmalaya Gegerkan Warga

Sebelumnya, warga Desa Cibungur, Kec Parungponten, Kabupaten Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan mayat bayi di kawasan hutan, Rabu (15/7/2020).

Saat ditemukan kondisi mayat bayi tersebut cukup mengenaskan. Bagian tangannya terputus, sementara di bagian leher juga terdapat luka gigitan.

Warga menduganya bayi tersebut telah digigit seekor anjing. Bayi itu sendiri ditemukan oleh seorang pemburu, yang kebetulan melintas di kawasan hutan di Desa Cibungur.

Berita Terkait: Motif Pelaku Buang Bayi di Tasikmalaya Terungkap

Pada kasus buang bayi ini, polisi menetapkan ibu kandung sang bayi berinisial AN menjadi tersangka. Adapun motif dari pelaku adalah didasari malu karena memiliki anak hasil hubungan di luar nikah.

“Motif pelaku membuang anak kandungnya sendiri, karena merasa malu hamil hasil hubungan di luar nikah,” ungkap AKBP Hendria, Kamis (16/7/2020).

Sementara dari hasil pendalaman pada kasus buang bayi ini, tersangka melahirkan di toilet tempatnya bekerja.

“Tragisnya lagi, bayi itu kemudian dimasukan ke dalam kantung plastik serta sempat dibalut selimut tipis, sebelum akhirnya dimasukan ke dalam tas kerja,” tuturnya.

Setelah itu, tersangka membawa bayi yang merupakan anaknya itu ke kampung halamannya di Pasangrahan, Desa Bungursari, keesokan harinya.

Kemudian, AN memakamnya anak kandung yang baru dilahirkan itu secara diam-diam. Namun karena saat menguburkan tidak terlalu dalam, akhirnya bayi malang tersebut dimakan oleh anjing.

AKBP Hendria Lesmana menuturkan, pada kasus buang bayi ini, tersangka AN diancam  Undang-Undang Perlindungan Anak, Pasal 80. “Ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tuturnya. (Apip/R5/HR-Online)

Naik Sepeda

Pemudik Asal Kuningan Pilih Naik Sepeda ke Bandung saat Arus Balik Lebaran

harapanrakyat.com,- Di tengah lonjakan kendaraan yang menghiasi arus mudik lebaran, Nurdin Yusuf (31), seorang pria asal Kuningan Jawa Barat, memilih jalur yang berbeda. Ia...
Aset Pemkab

Warga Bersihkan Aset Pemkab Ciamis yang Terlantar di Cipaku, Begini Respons BPKD

harapanrakyat.com,- Pemkab Ciamis melalui BPKD mengapresiasi inisiatif warga yang membersihkan aset pemerintah di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku. Apalagi sebelumnya lokasi tersebut banyak rumput liarnya.  Kabid...
Kisah Polisi Jujur di Garut, Kembalikan Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Milik Pemudik

Kisah Polisi Jujur di Garut, Kembalikan Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Milik Pemudik

harapanrakyat.com,- Sikap jujur Ipda Hadiansyah, salah seorang perwira polisi dari Polres Garut, Jawa Barat, patut diapresiasi. Pasalnya, Hadiansyah mengembalikan uang pemudik yang hilang di...
Atap Ruang Kelas MI di Sukanagara Ciamis Ambruk Usai Hujan Deras

Atap Ruang Kelas MI di Sukanagara Ciamis Ambruk Usai Hujan Deras

harapanrakyat.com,- Atap ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Sukanagara, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk pada Kamis (3/4/2025) sekitar  pukul 17.45 WIB....
Banjir Lumpur Terjang Pemukiman Warga di Sumedang

Banjir Lumpur Terjang Pemukiman Warga di Sumedang, 22 Rumah Terdampak

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Jawa Barat, pada Kamis (3/4/2025) petang kemarin, memicu terjadinya banjir lumpur. Bencana alam tersebut melanda pemukiman warga...
Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran

Tim SAR Temukan Wisatawan Asal Garut Terseret Arus di Pantai Pangandaran, Ini Kondisinya

harapanrakyat.com,- Tim SAR akhirnya menemukan wisatawan asal Kabupaten Garut yang hilang terseret arus Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Setelah dilakukan pencarian dalam kurun...