Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Sensus penduduk online BPS (Badan Pusat Statistik) Kota Banjar, Jawa Barat, berakhir. Hingga batas waktu yang ditentukan 29 Mei 2020, BPS mencatat baru sekitar 22,33 persen (41.550) penduduk yang telah mendaftar sensus penduduk secara online.
Kepala Seksi Integrasi dan Pengolahan Diseminasi Statistik BPS Kota Banjar, Ahmad Taufik Habibie, mengatakan, jumlah tersebut masih di bawah target awal yang ditentukan BPS sebelumnya. Yakni sekitar 41 persen dari jumlah total penduduk Kota Banjar.
Ia juga menjelaskan, belum tercapainya target tersebut secara maksimal karena belum adanya partisipasi penuh dari masyarakat, dalam melakukan pendaftaran sensus penduduk.
Padahal, saat ini dunia digital sudah memudahkan dan cukup membantu ketika akan mendaftar sensus penduduk secara online.
“Sensus online sifatnya pendataan mandiri yang menuntut partisipasi. Seharusnya masyarakat bisa mengisi quesioner yang sudah disediakan secara digital,” kata Ahmad Taufik,” Kamis (04/06/2020).
Sensus Penduduk Secara Manual
Meski demikian, lanjut Ahmad Taufik, untuk mengejar target, nanti akan dimaksimalkan pada saat pelaksanaan pendataan sensus penduduk secara manual atau offline.
Adapun terkait petugas dan tekhnis pendataan di lapangan sampai saat ini baru dipersiapkan. Karena ada perubahan dari rencana semula terkait penghematan seluruh satker untuk penanganan pandemi corona.
“Nanti kita mulai pelaksanaan di bulan September. Sekarang ini baru mulai tahap persiapan,” jelasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online)