Gejala masuk angin bisa jadi merupakan gangguan kesehatan yang paling sering dialami manusia. Meskipun relatif mudah penanganannya, namun masuk angin sebaiknya tidak dianggap sebagai hal yang sepele.
Kebanyakan kita menganggap gangguan masuk angin tidak berbeda dengan perut kembung. Masuk angin itu sendiri merupakan kondisi tubuh akibat berkumpulnya atau menumpuknya gas di dalam tubuh.
Meskipun gangguan ini merupakan penyakit, namun seperti dikutip Wikipedia, kalangan medis tidak menganggapnya sebagai penyakit. Apalagi penyebab dan gejala masuk angin mirip dengan penyakit influenza.
Meskipun begitu saat Anda merasakan adanya tanda-tanda masuk angin perlu segera ditangani dengan baik. Sebab jika tidak hilang dalam beberapa hari ada kemungkinan akibat penyakit lain, seperti typhus dan DBD (demam berdarah dengue).
Gejala Masuk Angin yang Umum Terjadi
Gangguan masuk angin sering ditandai dengan sejumlah tanda yang sering terjadi. Di bawah ini berbagai gejala masuk angin yang umum terjadi dan dialami banyak orang.
Tanda awal yang umumnya dirasakan tubuh adalah perut terasa kembung dan sering mengalami cegukan atau bersendawa. Perut yang tidak nyaman ini sering diikuti buang gas atau kentut yang berulang kali.
Gejala masuk angin lainnya adalah tubuh biasanya akan menggigil dan tidak nyaman, tubuh juga terasa kedinginan, khususnya pada jari kaki dan tangan. Kadang juga diikuti dengan kondisi tubuh yang terasa demam maupun pilek.
Selain itu perut terasa mual, terjadi diare berulang kali, kadang disertai muntah, keluar keringat dingin, kepala terasa sakit, dan nyeri otot. Kurangnya nafsu makan juga menyebabkan tubuh gampang lelah, lemas, dan mudah mengantuk.
Selain banyak dialami orang dewasa, masuk angin juga bisa mengenai anak-anak. Seperti pada orang dewasa, gejala masuk angin pada anak juga sama. Hanya saja, nafsu makan yang menurunkan akan menurunkan pula imunitas tubuhnya.
Penyebab Masuk Angin yang Wajib Diketahui
Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab masuk angin. Selain karena faktor adanya penyakit lain, penyebab ini lebih dikarenakan aktivitas yang kurang memperhatikan kesehatan lingkungan.
Paparan udara dingin yang berlangsung terus menerus juga bisa memicu masuk angin. Seperti ruangan AC yang terlalu dingin, kipas angin saat tidur yang terlalu keras, ataupun arah angin ke punggung yang berlangsung lama.
Selain itu tubuh kehujanan juga bisa menyebabkan masuk angin. Apalagi berlangsung lama. Termasuk mengenakan baju basah yang terlalu lama dan tidak segera dilepas juga bisa membuat tubuh masuk angin.
Penyebab lainnya karena salah makan, perubahan cuaca, maupun cuaca yang dingin. Udara malam yang dingin juga dicurigai penyebab masuk angin. Karena itu orang yang sering begadang dan nongkrong malam hari mudah terserang masuk angin.
Penanganan dan Cara Mencegah Masuk Angin
Setelah mengenali penyebab maupun gejala masuk angin, lantas bagaimana penanganan yang efektif maupun cara mencegah masuk angin? Mencegah masuknya angin ke dalam tubuh tentu bisa dilakukan dengan banyak hal.
Anda bisa mengenakan pakaian hangat saat cuaca sedang ekstrem dan tidak menentu. Menggunakan pakaian hangat juga penting saat keluar malam atau saat berkendara motor.
Selain itu masuk angin bisa dicegah dengan meningkatkan imunitas tubuh. Diantaranya dengan banyak minum air hangat dan mengurangi minum air dingin, dan makan makanan yang bergizi.
Yang tak kalah penting adalah tidur dan istirahat yang cukup dan tetap rajin melakukan olahraga. Hindari telat makan dan kalau perlu konsumsi juga multivitamin.
Itulah berbagai penyebab maupun gejala masuk angin yang sebaiknya dikenali. Mencegah lebih baik daripada mengobati karena itu segera obati jika terkena masuk angin. Namun jika tak kunjung hilang setelah dua hari segera ke dokter. (R9/HR Online)