Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita JabarAsal Penularan Virus Corona di Jabar, 5 Klaster dan Transmisi Lokal

Asal Penularan Virus Corona di Jabar, 5 Klaster dan Transmisi Lokal

Berita Jabar, (harapanrakyat.com),- Asal penularan virus Corona di Jabar yang telah dilakukan tracing berasal dari 5 klaster dan transmisi lokal. Selain itu juga beberapa imported case atau kasus impor dari luar Jawa Barat. Namun, imported case saat ini bisa ditekan.

Berli Hamdani, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, sekaligus Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jabar, mengatakan, imported case berkurang setelah PSBB. Hal ini karena PSBB berhasil mengurangi pergerakan masyarakat hingga di bawah angka 30 persen.

Selain itu, imported case juga bisa ditekan karena adanya larangan mudik.Sehingga yang tersisa saat ini penularanan virus Corona di Jabar tinggal kasus penularan lokal atau transmisi lokal. Hal itu didapatkan setelah penelusuran kontak kepada pasien-pasien terjangkit virus Corona.

“Karena itu, tadi pagi rakor dengan Dinkes Banten dan DKI memutuskan pengendalian mudik akan ditingkatkan. Pengendalian pemudik akan dimulai dari daerah perantauan, misalnya Jakarta dan sekitarnya. Kalau dari wilayah Jabar itu Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi,” kata Berli saat konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (11/5/2020).

Saat ini, kata Berli, tidak ada klaster lain selain lima klaster di Jabar yang jadi awal penularan virus Corona. Klaster tersebut, dua di Bogor, satu di Sukabumi, satu di Karawang, dan satu lagi di Lembang. Kelima klaster tersebut awal dari penemuan adanya virus Corona di Jabar.

Dari lima klaster tersebut, semua kontak sudah ditelusuri dan diperiksa, bahkan sudah dilakukan rapid test. Tes cepat itu dilakukan kepada 105.500 orang. Hasilnya, sebanyak 2.088 terindikasi positif Corona.

Rapid test tersebut ditindaklanjuti dengan swab test melalui metode PCR. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan data akurat pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Dari sekitar 2.000 orang yang reaktif berdasarkan rapid test, sebanyak 200 orang dinyatakan positif berdasarkan swab test atau PCR.

“Mereka yang PCR-nya positif juga sudah ditindaklanjuti dengan isolasi mandiri oleh Gugus Tugas dari Kabupaten/Kota maupun oleh Gugus Tugas Pemprov Jabar di BPSDM,” katanya. (Ndu/R7/HR-Online)

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut, Polisi Olah TKP

harapanrakyat.com,- Seorang wisatawan kolam renang di Cipanas Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas tenggelam saat rekreasi, Minggu (6/4/2025). Petugas kepolisian dari Polsek Tarogong Kaler bersama...
Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...