Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita CiamisPemudik Ciamis Tak Dikarantina di Satu Tempat, Bupati: Bisa Stress

Pemudik Ciamis Tak Dikarantina di Satu Tempat, Bupati: Bisa Stress

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Pemudik Ciamis, Jawa Barat tidak akan dikarantina di satu tempat khusus. Meskipun begitu, para pemudik yang nekat pulang dari zona merah tetap akan diberlakukan isolasi mandiri. Pemberlakuan isolasi ini akan diawasi aparat Pemerintah Desa.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menilai, karantina pemudik di satu tempat khusus malah meningkatkan risiko penularan Covid-19, apalagi jika ada salah satu pemudik yang terpapar Corona.

“Ciamis tidak akan mengkarantina pemudik khusus di satu tempat di setiap desa. Hasil kajian menunjukkan hal itu justru rentan dalam penyebaran virus jika ada satu saja pemudik terkena,” ujar Herdiat, saat Rapat Persiapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di ruang Oproom Setda Ciamis, Selasa (5/5/2020) malam.

Pemkab Ciamis dalam hal ini memilih untuk melakukan karantina secara mandiri bagi pemudik di rumahnya masing-masing. Namun, tetap ada pengawasan dari Pemdes maupun masyarakat setempat. Hal tersebut dinilai lebih efektif daripada karantina di satu tempat khusus.

“Dari segi protokol kesehatan juga kita belum siap apabila harus memusatkan karantina di satu tempat. Khawatirnya dari segi psikologisnya juga warga yang dikarantina stress dan ini justru dapat menurunkan imunitas tubuh,” paparnya.

Bagi para pemudik yang datang dari zona merah, di beberapa desa sudah dilaksanakan penandaan sebagai orang dalam pemantauan.

Baca Juga: Pemudik yang Nekat Pulang Kampung ke Ciamis Diusulkan Rumahnya Ditandai dan Diawasi

“Ini merupakan salah satu shock therapy yang diperuntukkan bagi para pemudik, juga sebagai penekanan agar para pemudik tidak mudik terlebih dahulu pada masa pandmik Covid-19,” jelas Herdiat.

PSBB di Ciamis Fokus Mengendalikan Migrasi Pemudik Ciamis

Sementara itu, PSBB yang berlaku mulai hari ini, Rabu (6/5/2020) di tingkat Provinisi Jawa Barat, termasuk Kabupaten Ciamis difokuskan pada pengendalian migrasi penduduk yang datang ke Ciamis.

Sosialisasi pun sudah dilaksanakan kepada para Camat dan Kepala Desa agar disampaikan kepada setiap warga di Kabupaten Ciamis. Rencananya PSBB di Jawa Barat ini akan berakhir pada 19 Mei 2020 mendatang.

“PSBB harus dilaksanakan secara bersama-sama dari mulai tingkat Kabupaten sampai Desa, diharapkan Kebersamaan tim secara internal dan eksternal,” terangnya.

Selain itu, selama PSBB kerumunan warga di tempat hiburan maupun saat ngabuburit mesti diwaspadai, termasuk kerumunan di rumah makan, kafe, dan kantin.

“Diharapkan ada pengetatan di daerah-daerah perbatasan masuk Ciamis maupun keluar Ciamis, kita laksanakan kebersamaan dengan membuat posko-posko di tingkat kecamatan terutama perbatasan dengan jawa tengah ataupun Kabupaten kota tetangga Jawa Barat,” imbuhnya. (Ndu/R7/HR-Online)

Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier melamar Luna Maya belum lama ini. Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti ternama Tanah Air. Maxime Bouttier resmi melamar kekasihnya, Luna Maya,...
Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

harapanrakyat.com,- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ciamis, Jawa Barat, memberlakukan penutupan operasional pelayanan. Baik itu pelayanan...
Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

harapanrakyat.com,- Dalam rangka operasi ketupat Lodaya tahun 2025, Polres Ciamis, Jabar, berlakukan sistem one way parsial di Simpang Tiga Sindangkasih Kabupaten Ciamis, pada Jumat...
Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

harapanrakyat.com,- Lonjakan penumpang di terminal pemberangkatan bus Guntur Garut, Jawa Barat, mulai terlihat sejak Sabtu (5/4/2025) pagi. Hingga H plus 3. Petugas mencatat sudah...
Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Telegram adalah salah satu aplikasi perpesanan instan yang populer dengan berbagai fitur canggih. Namun, terkadang pengguna mengalami masalah kehilangan chat secara tidak sengaja. Jika...
Warga di Kota Banjar Keluhkan Tanah Bekas Galian Pipa Pertamina, Minta Segera Diperbaiki

Warga di Kota Banjar Keluhkan Tanah Bekas Galian Pipa Pertamina, Minta Segera Diperbaiki

harapanrakyat.com,- Warga di Kota Banjar, Jawa Barat, mengeluhkan bekas galian pemasangan pipa Pertamina di wilayah Sukarame, Kelurahan Mekarsari tepatnya di Jalan Kapten Jamhur sebelum...