Taman vertikal lahan sempit menjadi salah satu ide kreasi yang bisa diterapkan bagi anda yang mempunyai taman rumah dengan lahan terbatas.
Konsep taman vertikal atau vertical garden ini merupakan taman yang dibangun tegak lurus dan biasanya menempel di dinding.
Baca juga: Desain Taman Vertikal Minimalis dan Indah untuk Hunian Minimalis
Bukan hanya pada bagian dinding luar rumah saja. Taman vertikal juga dapat diterapkan di atap gedung, pagar atau bahkan di dalam ruangan rumah anda.
Taman vertikal dapat dibuat dengan berbagai material. Seperti rak, pipa paralon, batu bata, kantong, modul, panel dan lain sebagainya. Penggunaan berbagai macam material tersebut bertujuan untuk meminimalisir penggunaan lahan.
Cara Membuat Taman Vertikal Lahan Sempit
Sebenarnya metode taman vertikal sudah ada sejak dulu. Di era modern seperti saat ini, taman vertikal berkembang dan sudah diberi berbagai macam sentuhan populer. Sehingga banyak orang yang tertarik untuk menjadikannya sebuah dekorasi rumah.
Meski demikian, banyak yang mengira untuk membuat taman vertikal merupakan pekerjaan yang sulit. Padahal untuk membuat taman vertikal caranya sangat mudah.
Jika dibandingkan dengan yang lain, cara yang disarankan tersebut bisa membuat seseorang pemula cepat menguasai ilmunya.
Bila anda tidak percaya, anda dapat mencoba untuk mempraktekkannya langsung dan mengikuti berbagai macam panduan cara membuat taman vertikal lahan sempit berikut ini.
Memilih Area Dinding
Karena namanya taman vertikal, maka anda bisa memilih area dinding yang tepat untuk menjadi lahan taman vertikal anda.
Bila ditanya seperti apa karakteristik dinding yang baik itu, maka dinding yang kondisinya sudah rusak atau tidak baik adalah pilihan yang paling tepat.
Baca juga: Desain Taman Gaya Jepang untuk Tampilan Halaman Lebih Cozy
Bila di sekitar rumah anda ada dinding yang kondisinya sudah lapuk atau lembab dan rusak, area tersebut dapat menjadi lahan taman vertikal. Tetapi bila tidak ada, maka kualitas dari jenis apapun juga bisa digunakan.
Media Tanam
Karena tanaman akan ditanam di bidang vertikal, maka media tanam yang sering digunakan untuk taman vertikal seperti sekam, cocopeat, pumice, rumput laut dan perlite. Media tanam yang ringan untuk taman vertikal lahan sempit menjadi pilihan paling tepat.
Karena nantinya tidak membebani struktur dinding seperti cocopeat dan campuran peat moss atau gambut. Gambut memiliki nutrisi untuk pertumbuhan, sementara cocopeat sangat baik untuk menyimpan air.
Memilih Jenis dan Komposisi Tanaman
Supaya terlihat cantik, maka taman vertikal bisa menggunakan satu atau lebih jenis tanaman. Biasanya tanaman yang banyak dipilih adalah tanaman yang bisa merambat atau tanaman yang tumbuh menjuntai ke bawah.
Seperti lili paris, adiantum (suplir), phytonia, kadaka, bromelia, tanduk menjangan, pakis boston, sirih gading, dan lain sebagainya.
Baca juga: Desain Taman dalam Rumah yang Menyejukkan Ruangan
Sementara itu, anda juga bisa menyesuaikan komposisi dan juga warna tanaman yang beragam. Tanaman harus disesuaikan dengan penempatan apakah akan ditempatkan di area outdoor atau indoor.
Jika diaplikasikan di dalam ruangan, taman vertikal lahan sempit ini harus dibantu dengan lampu artificial yang berfungsi sebagai sumber cahaya untuk fotosintesis.
Mengelola Sistem Irigasinya
Jika taman vertikal tidak terlalu tinggi, maka penyiramannya bisa dilakukan secara manual dengan selang. Sementara pemupukan bisa menggunakan penyemprotan.
Bila ukuran taman besar, maka harus menggunakan sistem penyiraman mekanis menggunakan pompa. Sementara itu, pemupukannya dilakukan dengan doss unit atau infus.
Supaya tidak merepotkan, anda juga dapat menggunakan timer yang bisa mengatur waktu penyiraman dan juga pemupukan secara otomatis.
Supaya tanaman yang ada di taman vertikal lahan sempit milik anda bisa bertahan hidup, pasokan air yang diberikan haruslah cukup. Sehingga anda harus memasang sistem irigasi yang baik.
Sistem irigasi yang baik artinya sistem tersebut mempunyai pengairan yang baik yang bisa membuat tanaman anda selalu lembab. Anda bisa menggunakan pipa paralon atau PVC dengan daya rekat kuat untuk sistem irigasi pada taman vertikal.
Supaya lebih kuat, anda dapat merekatkan pipa PVC atau paralon dengan menggunakan partisi besi pada dinding rumah.
Satu hal yang harus anda ingat, jangan lupa untuk menentukan seperti apa tema dan desain taman vertikal yang ingin anda buat. Sebab, ada berbagai macam pilihan yang bisa disesuaikan dengan desain rumah yang anda huni.
Berbagai macam pilihan tema taman vertikal lahan sempit diantaranya adalah tema klasik, tradisional, modern atau gaya tropis. Hal ini harus diperhatikan ketika membangun sebuah taman vertikal. (R10/HR Online)