Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Seorang pemuda yang mengaku santri asal Purwakarta, membawa kabur sepeda motor milik warga sekitaran pondok pesantren di Dusun Sindangjaya, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020).
Perangkat Desa Ciakar, Aris Hadiana membenarkan adanya kejadian tersebut. Kata dia, pelaku membawa sepeda motor milik warga setelah satu minggu tinggal di Pondok Pesantren di Dusun Sindangjaya, Desa Ciakar.
Awalnya pelaku ini datang ke pesantren dengan penampilan layaknya santri. Pelaku mengaku bernama Ipung asal Purwakarta. “Katanya dia ingin belajar mengaji di pesantren,” ujar Aris.
Saat berada di pondok, pelaku tidak memperlihatkan gerak gerik mencurigakan. Bahkan pelaku mudah bergaul dengan santri lainnya, dan melakukan aktivitas layaknya santri. Siapapun yang melihat tentu tidak akan curiga sebab, pelaku ini betul-betul mirip sekali dengan santri.
“Namun sayangnya, dia ternyata hanya seorang pencuri yang melakukan modus dengan cara berpura-pura menjadi santri,” katanya.
Lanjut Aris, sebelumnya, guru ngaji di pesantren tersebut sempat menanyakan identias pelaku berupa KTP. Namun pelaku berdalih, KTP nya ketinggalan.
“Karena berpenampilan seorang santri dan mengaku ingin belajar mengaji, makanya tidak ada kecurigaan berlebihan dari pengurus pesantren, hingga pada akhirnya malah kabur membawa motor warga,” ungkap Aris.
Dengan adanya kejadian tersebut, Aris mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan jangan mudah percaya begitu saja kepada orang yang baru dikenal. Meski orang tersebut mengaku-ngaku sebagai santri atau ingin mesantren.
“Saat ini akal busuk kejahatan dari para pelaku untuk mengelabui korban bisa dilakukannya berbagai cara. Makanya harus selalu waspada,” pungkasnya. (Edji/R8/HR Online)