Makanan penyebab keputihan perlu wanita ketahui. Itu karena makanan yang menjadi penyebab keputihan bisa memperparah kondisinya. Jika terus mengonsumsi makanan pantangan tersebut, maka pastinya Anda juga tidak akan nyaman.
Sebab, keputihan memang menjadi momok mengerikan untuk para wanita. Keputihan selalu menciptakan rasa yang tidak nyaman di organ intim.
Oleh karena itu, memang sebisa mungkin wanita harus menghindari keputihan terjadi, salah satunya dengan memperhatikan pasokan makanan sehari-hari.
Baca Juga: Makanan Penyebab Kista Ovarium, Ini 10 yang Jadi Favorit!
Berbagai Makanan Penyebab Keputihan
Tahukan Anda bahwa wanita memiliki masalah kewanitaan yang sangat mengganggu, yaitu keputihan. Sebenarnya ini merupakan reaksi alami tubuh wanita.
Namun demikian, tetap saja keputihan bisa terjadi karena beberapa hal, misalnya mengonsumsi makanan tertentu. Kondisi keputihan ini sangatlah mengganggu karena akan membuat area vagina menjadi lembab.
Apalagi keputihan juga bisa terjadi karena infeksi ringan yang bisa menyebabkan perubahan pH atau keasaman pada vagina.
Dalam kasus tertentu bahkan keputihan ini mengeluarkan bau yang tidak sedap dan menimbulkan rasa gatal sehingga sangat tidak nyaman.
Apa Penyebab Keputihan pada Wanita?
Keputihan seringkali dianggap sebagai tanda jadwal menstruasi yang semakin dekat. Akan tetapi, keputihan juga bisa terjadi karena beberapa hal lainnya.
Pengertian dari keputihan sendiri merupakan keluarnya cairan atau lendir dari vagina dan leher rahim.
Kondisi ini bisa menyerang wanita di segala usia, mulai dari remaja hingga dewasa. Cairan lendir yang keluar sebenarnya untuk menjaga vagina agar tetap bersih dan lembab.
Beberapa penyebab keputihan adalah seperti infeksi ringan, kelelahan, dan perubahan hormon. Ada juga beberapa makanan yang menjadi pemicu keputihan yang bisa menjadi pemicu.
Baca Juga: Makanan yang Harus Dihindari Saat Promil Agar Cepat Dapat Momongan!
Makanan yang Menyebabkan Keputihan
Ada beberapa makanan yang bisa menjadi penyebab keputihan pada organ intim wanita. Makanan tersebut akan mempengaruhi pH pada mrs V dan menimbulkan bau tidak sedap.
Berikut ini 10 makanan yang bisa menyebabkan keputihan:
- Mentimun. Sayuran yang biasa menjadi lalapan ini bisa meningkatkan produksi hormon estrogen sehingga menyebabkan keputihan.
- Udang. Bagi Anda pecinta kuliner yang mengandung seafood sepertinya harus membatasi konsumsi udang agar tidak merasakan keputihan.
- Telur. Sumber protein hewani paling umum ini bisa menyebabkan tubuh mengeluarkan lendir keputihan pada vagina wanita.
- Pasta tomat yang biasanya ada di spaghetti atau pasta ini melalui proses fermentasi yang ternyata bisa menimbulkan keputihan jika mengonsumsinya terlalu banyak.
- Keju. Produk olahan susu terpopuler ini ternyata merupakan makanan penyebab keputihan jika terlalu banyak mengonsumsinya.
- Makanan manis seperti permen bisa menyebabkan keputihan karena mengandung campuran bahan pengawet di dalamnya. Gula juga bisa menyebabkan infeksi jamur pada vagina.
- Nanas. Selain dilarang untuk ibu hamil, nanas juga tidak baik untuk wanita karena bisa menyebabkan keputihan.
- Tape singkong. Pengolahannya dengan ragi dan cara fermentasi bisa mengganggu hormon dan menyebabkan keluarnya lendir dari organ intim.
- Makanan pedas seperti cabai mengandung zat capsium yang bisa meningkatkan pertumbuhan bakteri penyebab keputihan.
- Makanan goreng-gorengan yang mengandung banyak minyak tidak sehat dan bisa menyebabkan kolesterol serta diabetes juga bisa memunculkan keputihan.
Berbagai makanan penyebab keputihan tersebut bahkan juga tidak baik untuk tubuh jika Anda konsumsi terlalu banyak.
Baca Juga: Bahaya Makan Gorengan, Waspadai Bahaya yang Mengintai!
Apa yang Terjadi Jika Keputihan Banyak?
Keputihan memang tidak selalu buruk. Itu karena pada dasarnya keputihan merupakan respon alamiah pada tubuh.
Namun, terkadang keputihan bisa berada dalam skala abnormal atau berlebihan. Biasanya keputihan dalam jumlah yang terlalu banyak seperti ini menjadi sebuah gejala dari penyakit reproduksi.
Biasanya keputihan seperti ini juga memiliki ciri-ciri tersendiri. Dari mulai teksturnya, keputihan akibat adanya infeksi akan menggumpal.
Kondisi ini bernama Vaginosis Bakteri. Penyakit ini terjadi akibat infeksi Gardnerella vaginalis yang ada terlalu banyak di vagina.
Selain jumlahnya, Anda juga bisa memperhatikan warna dari keputihan tersebut. Keputihan yang normal adalah tidak berwarna atau transparan, tidak berbau atau mengeluarkan bau menyengat, dan juga memiliki tekstur cair seperti air atau sedikit lengket.
Ketika Anda mengalami keputihan yang berbeda, maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Adapun Anda bisa menghindari makanan penyebab keputihan yang ada di atas terlebih dahulu agar keadaan bisa mereda. (R10/HR-Online)