Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Kepala Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Banjar, Jawa Barat, Ninding, membenarkan adanya beberapa fasilitas pertamanan, termasuk pot tanaman yang sudah rusak.
Namun, pemeliharaan yang dilakukan oleh pihaknya sementara ini hanya berupa perawatan non-fisik, sedangkan untuk pemeliharaan fisik ataupun pembangunan, pihaknya masih mengupayakan.
“Sementara ini perawatan masih dilakukan, seperti pemangkasan rumput dan perawatan tanaman-tanaman yang ada. Untuk di bagian fisiknya seperti fasilitas, kita belum ada anggarannya. Mudah-mudahan tahun 2020 ini bisa dianggarkan,” katanya.
Baca Berita Terkait: Warga Kota Banjar Soroti Fasilitas Sejumlah Taman yang Rusak
Kemudian, mengenai banyaknya pot yang rusak, lanjut Ninding, akan dilakukan perbaikan pada tahun ini. Meskipun pihaknya belum bisa menentukan waktu tepatnya pot tersebut akan diperbaiki, karena masih menunggu RUP (Rencana Umun Pengadaan), sebelum kemudian dilelangkan.
“Tapi memang direncanakan tahun ini akan direvitalisasi. Sementara, untuk mengantisipasi pohon tumbang kembali karena pot yang sudah rusak, kami telah melakukan beberapa upaya, diantaranya melakukan pemangkasan dahan pada pohon-pohon yang dianggap berpotensi akan tumbang ketika diterjang angin kencang,” terangnya.
Nindang menambahkan, jika ukuran pohonnya besar, maka pihaknya melakukan pemangkasan dahan/ranting.
Tapi, untuk pohon yang ukuran masih terbilang kecil hanya akan diperbaiki potnya. Sedangkan, untuk perbaikan penanaman pohon belum ada rencana, karena keterbatasan anggaran. (Rizki/R3/HR-Online)