Properti perumahan terendam banjir di awal tahun 2020 ini memang sudah biasa. Terutama untuk properti yang berada di kawasan Jabodetabek.
Banyak properti yang dibangun di kawasan tersebut. Tidak heran jika sebagian properti harus terkena dampak banjir.
Meskipun tidak sampai menggenang tinggi, namun banjir tetap harus diwaspadai. Rata-rata banjir hanya berada pada ketinggian 1 sampai 2 meter.
Properti Perumahan Terendam Banjir Kawasan Jabodetabek
Kawasan Jabodetabek memang sudah menjadi langganan banjir. Terutama saat musim hujan dan sungai meluap.
Beberapa daerah juga telah terendam banjir dan perlu diwaspadai. Ketinggian banjir yang terendah adalah 20 cm. Meskipun tergolong rendah, namun perlu diwaspadai. Ada beberapa properti perumahan yang terendam banjir di kawasan Jabodetabek.
Properti perumahan terendam banjir tersebut memang sangat merugikan beberapa orang. Barang-barang harus dilindungi agar tidak terbawa arus banjir. Hal ini membuat banyak orang khawatir dan dirugikan.
Musibah banjir ini memang sering terjadi saat musim hujan. Namun hal tersebut tidak bisa dicegah begitu saja.
Mengingat kawasan ibu kota sudah terbiasa dengan banjir. Terkadang banjir juga datang secara tiba-tiba.
Inilah Properti Perumahan Terendam Banjir
Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa ada beberapa properti yang terendam banjir. Setiap properti tersebut berada di daerah yang berbeda-beda, namun dalam kawasan Jabodetabek.
Berikut ini beberapa perumahan terendam banjir di kawasan Jabodetabek.
1. Perumahan Villa Kartini Bekasi
Kawasan Jabodetabek yang terendam banjir adalah Bekasi. Meskipun di daerah Bekasi, namun ada perumahan yang sudah terendam banjir.
Salah satunya adalah Perumahan Villa Kartini. Perumahan ini terkena dampak banjir di Jabodetabek.
Banyak warga yang mengeluh karena kejadian ini. Alasannya adalah ketinggian banjir mencapai 1,4 meter.
Tidak heran jika banyak orang mengeluh dengan keadaan ini karena tingginya banjir. Hal ini dirasa berbeda dengan banjir yang terjadi sebelumnya.
Banyak penghuni yang mulai mengatakan bahwa banjir kali ini berbeda dengan sebelumnya. Banjir awal tahun ini lebih parah dari yang sebelumnya.
Properti perumahan terendam banjir menjadi masalah utama. Khususnya untuk Perumahan Villa Kartini yang terkena dampak banjir.
Tidak hanya perumahannya saja yang terendam banjir, tetapi juga masjidnya. Salah satu masjid yang terendam banjir adalah Masjid Baiturrahim.
2. Perumahan Serpong Park
Tidak hanya Bekasi saja yang terendam banjir, tetapi kawasan lain. Salah satunya adalah Tangerang Selatan.
Kemudian properti yang menjadi korban adalah Perumahan Serpong Park. Perumahan ini terendam banjir sejak pukul setengah tujuh pagi.
Ketinggian banjir yang melanda perumahan ini mencapai 70 cm. Penghuni perumahan tersebut mengaku bahwa banjir tersebut baru pertama kali terjadi.
Sebelumnya banjir ini belum pernah terjadi. Apalagi sampai pada ketinggian 70 cm. Banjir yang terjadi pada perumahan ini membuat lalu lintas terhambat. Properti perumahan terendam banjir menjadi masalah yang harus diselesaikan.
Hal ini dikarenakan banyak penghuni yang tidak nyaman. Aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.
Dampak banjir ini sangat mengganggu para masyarakat penghuni perumahan. Aktivitas semakin sulit dilakukan.
Bahkan yang lebih parah adalah kendaraan yang terendam hingga setengah tubuh. Hal ini membuat khawatir masyarakat sekitar.
3. Perumahan Villa Mutiara Gading
Perumahan selanjutnya yang terendam banjir adalah kawasan Bekasi Timur. Kawasan ini memang rawan banjir.
Hujan yang begitu deras dan tidak berhenti membuat kawasan ini harus terendam banjir. Ketinggiannya mencapai 2 meter.
Kondisi ini dinilai cukup parah. Karena properti perumahan terendam banjir dalam waktu yang cukup lama.
Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat air semakin meluap. Ditambah lagi dengan adanya kiriman air dari Bogor. Kiriman air tersebut berasal dari Sungai Cikeas dan Cileungsi.
Hal ini semakin membuat banjir menjadi parah. Para penghuni harus menyelamatkan diri masing-masing.
Beberapa kawasan diatas memang sangat rawan terkena banjir. Meskipun salah satu wilayah belum pernah sama sekali terendam banjir.
Banyak kemungkinan yang terjadi meskipun daerah tersebut tidak pernah dilanda banjir. Karena banjir datang secara tiba-tiba dan tidak bisa diprediksi.
Hal ini membuat semua orang harus waspada dan berhati-hati. Karena banjir susulan bisa jadi datang kapan saja.
Properti perumahan terendam banjir memang bukan hal yang baru. Namun keadaan ini merugikan banyak pihak termasuk penghuni. (R10/HR-Online)