Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Pilkades serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2019 usai dilaksanakan pada Sabtu, 30 November 2019 lalu. Dari 239 calon Kades yang bertarung, 4 diantaranya dikenal sebagai mantan anggota DPRD Pangandaran.
“Jumlah peserta Pilkades yang mencapai 239 orang ini, 4 diantaranya itu mantan anggota DPRD Pangandaran. Keempatnya itu kemudian terpilih sebagai Kades di desanya,” ujar Dani Hamdani selaku Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran, kepada HR Online, Selasa (3/12/2019).
Keempat mantan anggota DPRD Pangandaran yang mendapat suara terbanyak di masing-masing desanya itu adalah Imang Wardiman, Yusuf Tajiri, Ruspandi dan Syarif Kahirul Anwar.
Selain itu, Pilkades serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2019 ini juga banyak diikuti oleh Kades petahana. Namun, perjalanan kades petahana tersebut tidak semuanya mulus. 18 orang diantaranya terpaksa harus menelan kekalahan.
Data Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran mencatat 68 desa yang tersebar di 10 kecamatan mengggelar Pilkades serentak.
Sebanyak 33 calon Kades yang bertarung di 68 desa tersebut merupakan petahana, yakni calon yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Desa.
Dari 33 calon kades petahana tersebut, hanya 15 calon Kades petahana yang kemudian terpilih kembali sebagai Kades di Desanya masing-masing.
Itu berarti, ada 53 Kepala Desa baru yang terpilih dalam gelaran Pilkades serentak di Kabupaten Pangandaran.
Dani Hamdani, mengatakan, calon Kepala Desa yang bertarung sebagai peserta Pilkades berasal dari berbagai kalangan. Termasuk salah satunya para mantan anggota DPRD Kabupaten Pangandaran.
“Awalnya, Pilkades di Kabupaten Pangandaran ini diikuti sebanyak 244 bakal calon Kepala Desa,” tuturnya.
Namun, lanjut Dani, sebanyak 244 bakal calon Kades yang kemudian diverifikasi, hanya menghasilkan 239 bakal calon Kades. Hal ini terjadi, lantaran ada 3 bakal calon Kepala Desa yang tidak memenuhi syarat sehingga dinyatakan gugur.
“Ya ke-171 peserta yang kalah dalam Pilkades, mereka semua menerima hasilnya, sehingga situasi Pilkades Pangandaran ini aman dan kondusif,” katanya.
Meskipun demikian, Dani mengatakan belum tahu apakah akan ada yang menggugat hasil dari Pilkades serentak Kabupaten Pangandaran ini.
“Usai pelaksanaan Pilkades, kami belum mendapat informasi terkait gugatan dari yang kalah, mudah-mudahan situasinya tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (Ceng2/R7/HR-Online)