Senin, April 7, 2025
BerandaBerita PangandaranPelaku Pembunuhan di Pangandaran Dibekuk Polisi, Masalahnya Korban Enggan Berhenti Jadi PSK

Pelaku Pembunuhan di Pangandaran Dibekuk Polisi, Masalahnya Korban Enggan Berhenti Jadi PSK

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kasus pembunuhan di Pangandaran dengan korban Dede Trisna Juwita (36), warga Dusun Golempang RT 01/02 Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, atau tepatnya di kawasan objek wisata Pantai Batu Hiu, pada pada Rabu (18/09/2019) lalu, ternyata bukan murni bermotif perampokan, namun di balik itu ada motif asmara yang dimana pelaku mengaku sebagai pacar korban.

Hal itu terungkap setelah Satreskrim Polres Ciamis berhasil menangkap pelaku dalam pelariannya. Pelaku berinisial TR (27), warga Dusun Cipangasih RT 25/ RW 10 Desa Kertaharja Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran ini dibekuk polisi di daerah Tengerang Banten.

Berita Terkait: Seorang Ibu Muda di Pangandaran Tewas Dibunuh Rampok

Setelah membunuh korban, pelaku membawa kabur motor Honda Beat milik korban. Kemudian motor korban dijual kepada tersangka K, warga Dusun Sukamenak RT 02/ RW 01 Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Uang dari hasil penjualan motor itu digunakan oleh pelaku untuk bekal dalam pelariannya.

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, saat menggelar konferensi pers terkait kasus pembunuhan di Pangandaran, di Mapolres Ciamis, Selasa (15/10/2019), mengatakan, tersangka adalah pacar korban atau bukan pelaku kejahatan yang sengaja melakukan perampokan. Awal dari kasus ini, kata dia, ketika tersangka kesal terhadap korban yang tidak mau menuruti permintaannya.

“Saat pertemuan pada dini hari itu pelaku meminta kepada korban untuk berhenti menjual diri atau sebagai PSK (pekerja seks komersil). Kemudian pelaku mengajak kepada korban untuk membina hubungan serius. Namun korban menolak permintaan pelaku,” katanya.

Karena pelaku kesal, lanjut Bismo, kemudian mencekik leher korban sampai akhirnya korban meninggal dunia. Ketika korban meninggal, pelaku pun panik dan berpikir untuk melarikan diri dari kejaran polisi.

“Ketika berpikir untuk kabur, pelaku langsung mengambil motor korban. Setelah itu motor tersebut dijual kepada tersangka K,” ujarnya.

Menurut Bismo, pelaku mengaku baru dua kali bertemu dengan korban. Pada pertemuan pertama, pelaku mengunjungi warung milik korban dan melakukan perkenalan antara keduanya.

“Saat pertemuan pertama itu, keduanya saling bertukar nomor ponsel. Kemudian berlanjut berkomunikasi via media sosial. Dari komunikasi itulah pelaku mengaku berpacaran dengan korban,” ujarnya.

Pada malam tragedi yang berujung maut itu, pelaku datang ke rumah korban. Pada saat itu pelaku mengungkapkan keseriusannya ingin menikahi korban dan akhirnya terjadi pembunuhan.

“Selain berjualan warung kecil-kecilan, korban pun berprofesi sebagai PSK di kawasan objek wisata Batu Hitu,” ungkapnya.

Setelah dilakukan penangkapan, lanjut Bismo, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat dan dua buah handphone yang diketahui milik korban yang dibawa kabur oleh pelaku.

“Pria berinisial K yang menadah atau membeli motor hasil curian pelaku pun kami tetapkan sebagai tersangka. Namun, dengan tuduhan yang berbeda,” ujarnya.

Untuk pria berinisial TR atau pelaku pembunuhan di Pangandaran, kata Bismo, akan dikenakan pasal 338 Jo Pasal 365 Ayat 1 ke 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sementara untuk tersangka K, sebagai penadah motor curian, dikenakan pasal 480 KHUPidana. (Fahmi/R2/HR-Online)

Cara Mengaktifkan dan Menggunakan Visual Intelligence di iPhone

Cara Mengaktifkan dan Menggunakan Visual Intelligence di iPhone

Visual Intelligence di iPhone merupakan fitur baru dalam pembaruan sistem operasi iOS 18.4. Sebagai fitur baru, tentu saja inovasi ini mampu menggebrak pasar gadget...
Pergeseran tanah panawangan

Pergeseran Tanah di Panawangan, Bupati Ciamis Tinjau Ratusan Pengungsi

harapanrakyat.com,- Ratusan warga di Desa Mekarbuana dan Desa Sadapaingan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, mengungsi akibat bencana pergeseran tanah, Senin (7/4/2025) dini hari. Mendapati laporan tersebut,...
Arus balik di Jalur Selatan Garut

Arus Balik di Jalur Selatan Garut Minggu Malam Mulai Lancar, Volume Kendaraan Mengarah ke Bandung Berkurang

harapanrakyat.com,- Volume kendaraan arus balik lebaran 2025 yang melintas di jalur selatan Garut, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025) malam, sudah mulai menurun. Meski masih...
Remaja terseret ombak Pantai Karang Papak Garut

4 Remaja Terseret Ombak Pantai Karang Papak Garut, 1 Orang Tewas 

harapanrakyat.com,- Niat wisata malah jadi malapetaka, empat orang remaja asal Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat terseret ombak pantai Karang Papak Kecamatan Cikelet pada...
Lucky Hakim liburan ke Jepang

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang: Bilang Dulu Ya!

harapanrakyat.com,-  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyentil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang liburan ke Jepang saat momen libur lebaran. Tak tanggung-tanggung Dedi Mulyadi mengunggah...
Pemudik arus balik

Potret Lonjakan Pemudik Saat Puncak Arus Balik di Terminal Tipe A Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Memasuki H+6 lebaran Idul Fitri 1446 H ratusan pemudik memadati Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, saat puncak arus balik pemudik pada...