Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Pentas kreatifitas panggung gembira santri Pondok Pesantren Darul Huda, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, yang digelar Sabtu (14/09/2019) malam, berlangsung meriah.
Sejumlah aksi treatrikal, seni tari, parodi santri, drama Arabic yang dipentaskan dengan apik oleh para santri membuat penonton terkagum, dan tak henti-hentinya memberikan aplaus meriah dalam momen panggung gembira tersebut.
Tak hanya hanya itu, dalam beberapa adegan pementasan pun mengenalkan tokoh-tokoh pejuang dan pemikir Islam terkemuka, seperti Ibnu Batutah, Ir. Soekarno, dan pejuang Islam dari Jawa Barat, Kiyai Zaenal Mustofa.
Kepala MA Darul Huda, Nur Afifudin, mengatakan, digelarnya agenda tahunan Khutbatul Arsy ini bertujuan agar peserta didik dapat mengembangkan bakat dan potensi yang dimilikinya. Selain itu, juga untuk mengukur serta memotivasi kesungguhan peserta didik dalam belajar.
“Yang paling penting dari agenda tahunan ini anak-anak punya kesunguhan dalam belajar. Semua ini dalam rangka pendidikan,” katanya, kepada HR Online, saat dijumpai di sela-sela acara.
Afifudin juga menjelaskan, agenda panggung gembira merupakan bagian dari pendidikan yang ditugaskan kepada anak-anak kelas III MA Darul Huda Kota Banjar. Semua konsep dan kreatifitas kegiatan dilakukan oleh para siswa, sedangkan tenaga pendidik/guru hanya mengarahkan dan memberi pengawasan saja.
Ajang panggung gembira sebagai bagian dalam mengembangkan potensi-potensi pendidikan yang ada di pesantren. Selain ketangkasan, skil, juga konsen pada pendidikan pengembangan bahasa Arab dan bahasa Inggris.
“Jadi, tidak hanya bekal pendidikan keagamaaan saja, tapi juga bekal kemampuan skil. Semoga menjadi anak-anak yang soleh dan bermanfaat dunia akhirat,” pungkasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online)